Sekjen DPP PERBASI Nirmala Dewi meresmikan Mandiri Kejurnas Antarklub U16 & U18 Tahun 2026 Putra dan Putri di Sahabat Arena, Semarang, Sabtu (27/6/2026). Kejurnas Basket U16 & U18 2026 Dimulai! dengan total 56 klub dari empat kategori usia yang bersaing di level nasional.
Acara pembukaan dihadiri Ketua DPD PERBASI Jawa Tengah Bagus Andrian John, Waketum Zona Jawa DPP PERBASI Grace Evi Ekawati, dan Ketua KONI Kota Semarang Arnaz Andrarasmara. Optimaise News merangkum rincian jadwal, pesan pimpinan, serta peta peserta yang digelar di kota itu.
Pesan sportivitas di arena pembukaan
Nirmala menekankan bahwa kemenangan penting, tetapi sikap setelah laga jauh lebih menentukan karakter pemain muda. Ia meminta seluruh kontingen menempatkan hasil pertandingan dalam proporsi yang wajar.
“Memenangkan pertandingan itu penting, namun ingat bahwa menang dan kalah adalah hal biasa dalam pertandingan. Sikapi ini dengan biasa. Jika menang jangan terlalu merayakan berlebihan dan yang kalah juga jangan larut dalam kesedihan,” kata Nirmala dalam rilis PERBASI.
Ia menutup pesan itu dengan ajakan menjaga kompetisi yang sehat di lapangan. “Teruslah memupuk semangat berkompetisi dan bermainlah dengan fair play serta junjung sportivitas,” lanjutnya.
Jadwal U16-U18 dan total 120 pertandingan

Kategori U16 Putra diikuti 24 klub, sementara U16 Putri melibatkan 11 klub. Kedua kategori itu bertanding pada 27 Juni hingga 5 Juli 2026.
U18 Putra diikuti 15 klub dan U18 Putri diikuti enam klub, dengan laga pada 7 hingga 14 Juli 2026. Manager meeting digelar pada 6 Juli 2026 sebagai jembatan antar gelombang kompetisi.
Sahabat Arena menyajikan total 120 pertandingan: 75 laga di kategori U16 dan 55 laga di kategori U18. Struktur itu memberi volume kompetisi yang padat bagi pemain usia muda sepanjang Juni-Juli.
Baca juga: Menpora Kagumi Kompetitifnya IBL: 5 Musim, 5 Juara Berbeda · Bogor Hornbills Juara IBL 2026 Usai Kalahkan Pelita 64-61
Fondasi Timnas lewat panggung usia muda

Nirmala menempatkan Kejurnas sebagai bagian dari arahan Ketum DPP PERBASI Budisatrio Djiwandono soal penguatan fondasi Timnas. Menurutnya, keandalan tim nasional lahir dari kualitas pertandingan di jenjang muda.
“Sesuai arahan Mas Ketum DPP PERBASI Budisatrio Djiwandono, untuk membentuk Timnas yang andal harus menguatkan fondasinya, yaitu pertandingan di usia muda. Kejurnas adalah bagian dari upaya DPP PERBASI dalam memberikan panggung untuk pemain muda mengasah kemampuannya untuk masa depan bola basket Indonesia,” jelas Nirmala.
Sudut itu membedakan ajang ini dari sekadar turnamen antarklub: setiap grup menjadi ruang uji karakter lawan dari luar daerah. Momen pembukaan dan laga awal juga kerap diabadikan lewat foto kejurnas u16 basket yang menyebar di kanal resmi maupun media sosial klub.
Peta grup peserta putra dan putri
U16 Putra terbagi enam grup. Grup A berisi BIFFI Surabaya, Elite Muda Bali, Dewa United Tangerang Banten, dan Airone Jakarta; Grup B diisi Roar Jakarta, Bhinneka Solo, Astro Yogyakarta, dan The Hawk Banten.
Grup C mempertemukan The Patriot Jakarta, GMC Cirebon, Line Spartans Surabaya, dan Rising Star Yogyakarta. Grup D berisi AKJ Semarang, Aras Gading Muda Jakarta, Bina Muda Pekanbaru Riau, dan Hutama Manggala Malang.
Grup E diisi Tangsel Thunder Banten, Spartan Yogyakarta, Tunas Basketball Bandung, serta Merpati Bali. Grup F mempertemukan Raffles Bogor, CLS Surabaya, SSS Yogyakarta, dan tuan rumah Sahabat Semarang.
U16 Putri terbagi dua grup. Grup A: Tangsel Thunder Banten, CLS Surabaya, Garuda Padang, Airone Jakarta, Scorpio Bandung, dan Merpati Bali; Grup B: Roar Jakarta, Sahabat Semarang, Victoria Jakarta, The Lion Surabaya, dan Bimasakti Bandung.
U18 Putra terbagi tiga grup. Grup A: BIFFI Surabaya, Sahabat Semarang, The Hawk Tangsel Banten, Rajawali Makassar, dan Aras Gading Muda Jakarta; Grup B: Airone Jakarta, The Lion Surabaya, AKJ Semarang, Maluku Elite, dan Merpati Bali; Grup C: Warriors Jakarta, Cendrawasih Bandung, Aras Gading Muda Banten, WBS Surabaya, dan Hang Tuah Pekanbaru Riau.
U18 Putri digelar dalam satu grup. Pesertanya The Lion Surabaya, The Hawk Tangsel Banten, Warriors Jakarta, Satria Karadenan Bogor, Sahabat Semarang, dan Sahabat BWX Banyuwangi.
Konsistensi Kejurnas menurut Azrul Ananda
Waketum Bidang Kompetisi dan Pembinaan DPP PERBASI Azrul Ananda menegaskan Kejurnas sebagai bentuk konsistensi memberi ruang asah kemampuan. Melalui ajang ini, pemain muda bertemu klub dengan karakter permainan yang berbeda di seluruh Indonesia.
“Kami konsisten dalam menggelar Kejurnas sebagai panggung bagi pemain muda menunjukkan kemampuannya bermain bola basket. Bentuk konsistensi itu salah satunya diwujudkan dengan penyelenggaraan yang mempertandingkan dua kategori usia, yaitu U16 dan U18 yang berlangsung di bulan Juni-Juli,” terang Azrul.
Ia menambahkan kepastian kalender sebagai janji jangka panjang federasi. “Sebagaimana pelaksanaan tahun lalu, tahun ini dan tahun-tahun berikutnya, konsistensi ini akan terus dijaga untuk memberikan kepastian jadwal bertanding bagi pemain muda kita,” lanjutnya.
Menurut pantauan Optimaise News, rangkaian itu menempatkan Semarang sebagai titik temu talenta antarklub sebelum seleksi jenjang yang lebih tinggi. Bagi penggemar basket muda, peta grup dan volume 120 laga menjadi rujukan utama mengikuti perjalanan kontingen daerah masing-masing.






