Maldini Bongkar: Guardiola Hampir Terima & Tulis Formasi Italia

Paolo Maldini buka cerita near-miss Pep Guardiola latih Italia: formasi di kertas di Barcelona, gaji bukan soal, tolak karena istirahat sebelum Mancini kembali.

Author Image

Dwi

Maldini Bongkar: Guardiola Hampir Terima & Tulis Formasi Italia

– Paolo Maldini mengungkap Pep Guardiola sempat nyaris setuju melatih timnas Italia. Saat pertemuan di Barcelona, pelatih asal Catalonia itu bahkan mulai mencoret formasi di selembar kertas usai berbincang seharian.

Inti artikel

  • Paolo Maldini mengungkap Pep Guardiola sempat nyaris setuju melatih timnas Italia
  • Saat pertemuan di Barcelona, pelatih asal Catalonia itu bahkan mulai mencoret formasi di selembar kertas usai berbincang seharian
  • Maldini, yang saat itu menjabat Direktur Teknik FIGC, menceritakan kunjungan ke Guardiola di Barcelona

Menurut rangkuman Optimaise News dari wawancara Corriere della Sera, momen itu jadi bukti seberapa dekat tawaran Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) sebelum Guardiola memilih istirahat dan Roberto Mancini akhirnya ditunjuk.

Near-Miss Barcelona: Guardiola Mulai Susun Skema sebelum Mundur

Maldini, yang saat itu menjabat Direktur Teknik FIGC, menceritakan kunjungan ke Guardiola di Barcelona. Mereka makan siang bersama dan berbicara sepanjang hari.

“Dia sempat menyampaikan keinginannya untuk melatih tim nasional kepada beberapa temannya. Kami mengunjunginya di Barcelona, kami makan siang bareng, kami bicara sepanjang hari,” ujar Maldini.

“Dia sangat tertarik. Dia sudah hampir menerimanya. Dia bahkan mulai menulis formasi di selembar kertas.” Detail visual itu menegaskan nego tidak berhenti di tahap sopan santun. Guardiola ikut memikirkan skema line-up Gli Azzurri sebelum keputusan final berubah.

Ancelotti Dulu, Guardiola Kemudian: Urutan Pendekatan FIGC

Ancelotti Dulu, Guardiola Kemudian: Urutan Pendekatan FIGC
Ilustrasi Ancelotti Dulu, Guardiola Kemudian: Urutan Pendekatan FIGC.

Proses rekrutmen tidak langsung ke Guardiola. Maldini dan Leonardo juga mendekati Carlo Ancelotti lebih dulu. Ancelotti menolak karena ingin menghormati kontraknya bersama timnas Brasil.

Baru setelah itu, perhatian beralih ke Guardiola yang baru meninggalkan Manchester City. Pendekatan itu selaras dengan pernyataan Maldini bahwa FIGC ingin memulai dari pelatih terbaik dunia. Guardiola dikabarkan juga bersedia mempertimbangkan gaji setara pelatih sebelumnya sambil memikirkan nama-nama pemain dan susunan tim.

Survei La Gazzetta dello Sport sebelumnya sempat menempatkan Guardiola sebagai favorit pendukung dengan 34 persen suara. Dukungan publik ke penunjukan Maldini sendiri tercatat 61 persen positif, menambah tekanan agar lobi besar itu berhasil.

Uang Bukan Penghalang, Istirahat Keluarga Jadi Alasan Utama

Laporan di Italia sempat menyebut Guardiola meminta bayaran sekitar 20 juta euro per musim. Maldini membantah keras bahwa soal uang yang memutuskan kesepakatan.

“Jelas bukan. Uang tidak pernah jadi masalah. Pep bilang dengan jelas kepada kami: Beri aku satu euro lebih sedikit daripada yang didapat pelatih sebelumnya dan aku tidak masalah,” kata Maldini.

Beberapa hari setelah hampir setuju, Guardiola memutuskan menolak. Alasan utamanya kelelahan setelah lebih dari satu dekade tekanan di City dan keinginan menghabiskan waktu bersama keluarga, termasuk ayahnya yang berusia 95 tahun. Proyek transformasi jangka panjang Azzurri yang ditawarkan Maldini-Leonardo di Barcelona tak cukup menahan keputusan itu.

Dari Kursi Kosong Gattuso ke Mancini: Hasil Akhir Proses

Kursi pelatih Italia kosong setelah Gennaro Gattuso mundur pada April usai gagal lolos ke Piala Dunia 2026. FIGC kemudian menunjuk Roberto Mancini untuk periode keduanya bersama Gli Azzurri.

Setelah near-miss Guardiola, Maldini sempat mengutamakan pelatih muda bersejarah juara dunia 2006. Andrea Pirlo menjadi pilihan utama, diikuti alternatif Daniele De Rossi dan Fabio Grosso. Pencalonan Pirlo akhirnya terhambat isu afiliasi dengan perusahaan taruhan Rusia, sehingga federasi beralih ke Mancini.

Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, Presiden FIGC menyampaikan batasan agar pelatih tidak diambil dari klub Serie A yang sudah memasuki pramusim akhir Juli. Batas gaji internal federasi juga sempat disebut di kisaran 8,5 juta euro, jauh di bawah rumor gaji Guardiola, meski Maldini tetap menekankan uang bukan alasan penolakan Pep.

Apa yang Tersisa dari Lobi Maldini setelah 16 Hari

Maldini dan Leonardo hanya menjabat sekitar 16 hari. Mereka mundur setelah pencalonan Pirlo ditolak dan perbedaan visi dengan pimpinan federasi menguat. Yang tersisa adalah rekaman lobi paling dramatis: formasi di kertas di Barcelona, penolakan Ancelotti karena Brasil, dan klarifikasi gaji yang menyingkap fokus Guardiola pada istirahat.

Mancini kini memegang tongkat komando. Publik Italia melihat sisa near-miss itu sebagai gambaran seberapa ambisius, dan rapuh, upaya regenerasi Azzurri pasca gagal tiga kali berturut ke Piala Dunia.

FAQ
Apa bukti Guardiola hampir menerima tawaran Italia?
Menurut Maldini, Guardiola sangat tertarik, hampir menerima, dan mulai menulis formasi di selembar kertas saat makan siang seharian di Barcelona.
Apakah gaji yang menghambat kesepakatan?
Maldini membantah. Ia mengutip Pep yang bersedia digaji satu euro lebih sedikit dari pelatih sebelumnya. Alasan final adalah keinginan istirahat dan waktu keluarga.
Siapa yang akhirnya melatih Italia?
Roberto Mancini ditunjuk usai Gennaro Gattuso mundur dan setelah lobi Guardiola serta opsi Pirlo-De Rossi-Grosso tidak berlanjut.
Dwi
Redaktur Olahraga

Dwi adalah redaktur olahraga Optimaise News. Meliput sepak bola, basket, dan kompetisi internasional: skor, jadwal siaran, transfer, dan analisis pertandingan untuk pembaca Indonesia. Tulisan mengacu sumber pertandingan dan rilis resmi, disusun agar cepat dibaca di beranda dan Google Discover.