Luis Enrique Bawa 2-1

PSG menang 2-1 atas Aston Villa di Salzburg. Enrique kumpulkan 13 gelar dalam tiga musim, termasuk dua Liga Champions dan dua Piala Super Eropa.

Author Image

Dwi

Luis Enrique Bawa 2-1

– Paris Saint-Germain menang 2-1 atas Aston Villa di Red Bull Arena, Salzburg, pada Kamis 13 Agustus 2026 dini hari WIB. Gelar Piala Super Eropa itu mengunci angka 13 bagi pelatih Spanyol yang memimpin klub Prancis sejak 2023.

Inti artikel

  • Paris Saint-Germain menang 2-1 atas Aston Villa di Red Bull Arena, Salzburg, pada Kamis 13 Agustus 2026 dini hari WIB
  • Gelar Piala Super Eropa itu mengunci angka 13 bagi pelatih Spanyol yang memimpin klub Prancis sejak 2023
  • Khvicha Kvaratskhelia dan Desire Doue masing-masing mencetak satu gol; Villa membalas lewat Brian Madjo

Khvicha Kvaratskhelia dan Desire Doue masing-masing mencetak satu gol; Villa membalas lewat Brian Madjo. Dalam rangkuman Optimaise News, koleksi itu memuat delapan gelar dalam negeri, dua Liga Champions, dua Piala Super Eropa, plus satu Intercontinental.

Rekor kerja Luis Enrique di PSG yang mengubah kompleks besar Prancis

Luis Enrique dan PSG Terbukti Pasangan yang Sempurna ketika tiga musim mengubah status klub dari juara lokal menjadi pemain tetap papan atas Eropa. Ia tiba pada 2023, saat banyak pihak menilai skuad terlalu muda untuk beban ambisi Parc des Princes.

Luis Enrique kini meraih trofi ke-13 bersama PSG. Angka itu merangkum kerja domestik dan Eropa, bukan satu kompetisi saja. Enrique dan PSG membangun ritme juara yang jarang dimiliki klub Prancis di era modern.

Unai Emery menempatkan rekan senegaranya di jajaran pelatih papan atas dunia, sejajar dengan Pep Guardiola. Rivalitas profesional keduanya berjalan sejak 2013, dengan rasa hormat yang tetap tinggi di tepi lapangan.

Kontribusi domestik PSG di bawah Enrique dengan 3 gelar Ligue 1

Delapan trofi di Prancis menjadi fondasi. Tiga kali Ligue 1 menandai kendali liga yang berulang, bukan satu musim keemasan.

Basis itu memungkinkan fokus Eropa tanpa merelakan kedaulatan di rumah. Setelah Salzburg, agenda berikutnya adalah pembuka Ligue 1 lawan Rennes pada 23 Agustus.

Persiapan pramusim sempat goyah. Tanpa sejumlah pemain yang baru kembali dari Piala Dunia 2026, PSG kalah 0-3 dari Mallorca, lalu imbang 1-1 lawan Manchester United.

Dua Champions League untuk bangun lima besar Eropa

Dua gelar Liga Champions menandai lompatan status. Final 2026 berakhir 1-1 lawan Arsenal sebelum PSG unggul lewat adu penalti.

Di jalur menuju gelar, Les Parisiens menyingkirkan Villa dengan agregat 5-4 pada perempat final. Duel itu menambah lapisan sejarah sebelum keduanya bertemu lagi di Austria.

Enrique menekankan mentalitas juara. Ia menolak puas diri dan menargetkan Liga Champions ketiga beruntun, sambil mengakui masih ada kelemahan yang harus diperbaiki.

Trofi Eropa lainnya yang membuktikan inovasi pelatih Spanyol

Piala Super Eropa 2026 adalah gelar kedua beruntun di ajang itu setelah 2025. Satu Intercontinental melengkapi etalase global di bawah pelatih yang sama.

Duel ke-13 Enrique versus Emery di Salzburg merujuk data UEFA: delapan kemenangan untuk Enrique, tiga untuk Emery, satu imbang dari 12 pertemuan sebelumnya. Pada Super Cup 2015, Barcelona asuhan Enrique menang 5-4 atas Sevilla di Tbilisi.

Drama 2017 tetap jadi rujukan: Villa (saat itu di sisi lain) dan publik Eropa ingat 4-0 PSG di Paris lalu kebangkitan 6-1 di Camp Nou. Enrique memuji Emery sebagai ahli memaksimalkan pemain, sementara Villa sendiri baru juara Liga Europa usai mengalahkan Freiburg di Istanbul.

Enrique target dominasi tiga berturut-turut di Liga Champions

Usai laga, ia bilang tidak terkejut karena mengenal skuadnya. Dibanding drama adu penalti lawan Tottenham setahun sebelumnya, ia menilai tim lebih mengontrol permainan meski latihan singkat.

Kutipan yang dihimpun Optimaise News dari laman UEFA: “Saya tahu betapa sulitnya membawa pulang trofi, terutama di klub yang memiliki ambisi besar. Tiga tahun lalu semua orang mengatakan tim saya terlalu muda, dan kami telah membuktikan sebaliknya.” Ia menambahkan keinginan memperbaiki kelemahan dan menjaga mentalitas baik.

Catatan ofensif 28 laga kompetitif beruntun selalu mencetak gol sejak kalah derby lawan Paris FC pada Januari. Villa datang dengan reputasi juara Liga Europa, tetapi Emery belum pernah juara Super Cup dalam tiga percobaan sebelumnya.

Tanya jawab
Berapa total gelar Enrique bersama PSG?
Tiga belas sejak 2023: delapan domestik termasuk tiga Ligue 1, dua Liga Champions, dua Piala Super Eropa, dan satu Intercontinental.
Bagaimana skor Super Cup 2026?
PSG menang 2-1 di Salzburg pada 13 Agustus 2026. Gol dicetak Kvaratskhelia dan Doue; Madjo membalas untuk Villa.
Apa target berikutnya?
Fokus ke Liga Champions ketiga beruntun dan pembuka Ligue 1 lawan Rennes pada 23 Agustus.
Dwi
Redaktur Olahraga

Dwi adalah redaktur olahraga Optimaise News. Meliput sepak bola, basket, dan kompetisi internasional: skor, jadwal siaran, transfer, dan analisis pertandingan untuk pembaca Indonesia. Tulisan mengacu sumber pertandingan dan rilis resmi, disusun agar cepat dibaca di beranda dan Google Discover.