Long March 7A Meledak 85 Detik, ChinaSat-4B Gagal & Saham Anjlok 6,6%

Roket Long March 7A meledak di Wenchang usai lepas landas bawa ChinaSat-4B. Saham antariksa China anjlok, investigasi Xinhua, dampak Chang'e-7.

Author Image

Adel

Long March 7A Meledak 85 Detik, ChinaSat-4B Gagal & Saham Anjlok 6,6%

Roket Long March 7A China yang mengangkut satelit komunikasi ChinaSat-4B atau Zhongxing-4B hancur di atmosfer rendah hanya sekitar 85 detik setelah lepas landas dari Wenchang, Hainan, Senin malam (10/8/2026). Satelit tidak sempat masuk orbit, saham emiten antariksa sempat anjlok setidaknya 6,6 persen pada Selasa, sementara bayang-bayang jadwal misi bulan Chang’e-7 di situs yang sama masih jadi pertanyaan.

Inti artikel

  • Long March 7A meluncur dari Wenchang Spacecraft Launch Site di Provinsi Hainan pada Senin pukul 20.02 waktu setempat
  • Operator peluncuran adalah China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC)
  • Xinhua menyatakan roket mengalami anomali saat penerbangan dan misi gagal

Optimaise News merangkum laporan multi-sumber, insiden tanpa awak ini dikonfirmasi kantor berita Xinhua sebagai kegagalan misi akibat anomali penerbangan. Investigasi mendalam sedang berjalan.

Kronologi anomali di Wenchang: dari lepas landas hingga bola api

Long March 7A meluncur dari Wenchang Spacecraft Launch Site di Provinsi Hainan pada Senin pukul 20.02 waktu setempat. Operator peluncuran adalah China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC).

Menurut laporan yang dihimpun, roket meledak sekitar 85 detik hingga satu setengah menit setelah lepas landas, membentuk bola api raksasa, asap, dan puing di udara. Ledakan terjadi jauh lebih awal dari pemisahan tahap pertama yang biasanya hampir tiga menit setelah lepas landas, saat mesin utama setinggi sekitar 60 meter masih dalam fase pembakaran awal menembus atmosfer.

Xinhua menyatakan roket mengalami anomali saat penerbangan dan misi gagal. Ini disebut kegagalan pertama Long March 7A sejak penerbangan perdana Maret 2020, sekaligus menjadi peluncuran ke-18 yang berujung gagal setelah belasan misi sukses sebelumnya. Beberapa laporan menyebutnya kegagalan kedua bagi keluarga roket terkait sepanjang tahun ini.

Apa yang hilang: peran ChinaSat-4B/Zhongxing-4B di orbit geostasioner

Guncangan bursa: tiga saham ruang angkasa yang sempat minus tajam
Ilustrasi guncangan bursa: tiga saham ruang angkasa yang sempat minus tajam.

Muatan yang hancur adalah satelit komunikasi Zhongxing-4B atau ChinaSat-4B. Rencananya satelit itu akan ditempatkan di orbit transfer geostasioner untuk layanan telekomunikasi dan internet pita lebar.

Karena hancur pada ketinggian dan kecepatan masih rendah, satelit maupun puing roket sama sekali tidak sempat menyentuh orbit Bumi. Tidak ada manusia di dalam roket tersebut.

Bagi pembaca di Indonesia, apa itu long march dalam konteks misi ini merujuk pada keluarga roket Long March China yang sudah lama menjadi tulang punggung peluncuran satelit, termasuk varian 7A kelas menengah-berat yang dirancang membawa beban hingga sekitar tujuh ton ke orbit transfer geostasioner. Kegagalan long march 7A ini menghancurkan seluruh wahana peluncur beserta muatannya dalam hitungan detik.

Guncangan bursa: tiga saham ruang angkasa yang sempat minus tajam

Efek berantai terasa di pasar pada Selasa (11/8/2026). Saham China Spacesat Co, Hunan Aerospace Huanyu Communication Technology Co, dan China Satellite Communications Co masing-masing sempat turun setidaknya 6,6 persen sebelum memangkas sebagian kerugiannya.

Dalam rangkuman Optimaise News, reaksi pasar mencerminkan sensitivitas investor terhadap setiap kegagalan roket andalan Beijing, apalagi di tengah ambisi menempel ketat industri peluncuran global.

Apakah jadwal Chang’e-7 dan misi Tiangong ikut terancam?

China menargetkan misi Chang’e-7 pada paruh kedua 2026 dari Wenchang. Long March 5 dan wahana terkait sudah berada di lokasi; pengamat memperkirakan jendela akhir Agustus. Kontan mencatat potensi pemeriksaan lanjutan roket China di Wenchang jika masalah terkait komponen, manufaktur, atau operasional.

Insiden juga berpotensi memengaruhi jadwal peluncuran kargo ke stasiun ruang angkasa Tiangong yang memakai varian roket serupa. Namun pakar industri antariksa Blaine Curcio menilai kemunduran bersifat sementara dan misi Chang’e-7 diperkirakan tetap berjalan sesuai jadwal tanpa hambatan berarti.

Sementara itu, peluncuran satelit global lain seperti misi Starlink SpaceX dan peluncuran Jepang tetap berjalan sesuai jadwal pekan itu.

Reaksi internasional: Elon Musk dan penilaian sementara pakar

Elon Musk menanggapi di platform X dengan kalimat “Rockets are insanely hard” serta menyampaikan harapan agar tim antariksa China segera bangkit dan mengevaluasi kegagalan dengan cepat.

Media lokal China relatif sedikit membahas insiden. Xinhua baru mengonfirmasi kegagalan sekitar tiga jam setelah jadwal peluncuran. Peredaran video di platform sosial setempat dilaporkan dibatasi pada konten afiliasi pemerintah.

FAQ
Apakah ada korban manusia?
Tidak. Roket tersebut tidak berawak.
Apakah satelit ChinaSat-4B sempat mencapai orbit?
Tidak. Satelit dan puing hancur di ketinggian serta kecepatan rendah sebelum sempat menyentuh orbit Bumi.
Apa yang sedang diinvestigasi?
Xinhua dan pihak berwenang CASC menyatakan penyebab anomali penerbangan masih dalam penyelidikan mendalam; rincian teknis belum diumumkan.
Long march artinya apa di konteks berita ini?
Long march merujuk pada keluarga roket peluncur China (Long March 7A), bukan istilah pramuka; long march adalah kendaraan utama program satelit dan misi luar angkasa Beijing.
Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.