Jakarta, Optimaise News – Laptop Avita Admiror, flagship merek asal Amerika Serikat, diluncurkan di Jakarta bersama model kedua merek itu. Posisinya jelas: bodi ultra-ramping 9 mm, bobot 1,23 kg, dan pre-sale mulai Rp4 jutaan untuk pengguna yang mengutamakan gaya serta mobilitas.
Inti artikel
- Laptop Avita Admiror, flagship merek asal Amerika Serikat, diluncurkan di Jakarta bersama model kedua merek itu
- Sales and Business Development Director ASEAN Avita, Norman Ng, menekankan desain artistik yang digabung teknologi canggih
- Ia menempatkan Admiror sebagai pilihan identitas bagi kaum milenial, bukan sekadar perangkat kerja biasa
Sales and Business Development Director ASEAN Avita, Norman Ng, menekankan desain artistik yang digabung teknologi canggih. Ia menempatkan Admiror sebagai pilihan identitas bagi kaum milenial, bukan sekadar perangkat kerja biasa.
Spesifikasi inti Avita Admiror yang ditawarkan di Indonesia
Admiror memakai prosesor Intel Core i5-8265U hingga i7-8565U generasi ke-8. RAM-nya 8 GB DDR4, konfigurasi yang pada masanya memadai untuk dokumen, browser, dan presentasi ringan.
Menurut pantauan Optimaise News, spek gen-8 plus 8 GB RAM masih sebanding dengan banyak unit bekas bisnis yang kini dijual di kisaran Rp3, 3,9 juta. Untuk editing berat atau game, kapasitas itu cepat terasa sempit dibanding laptop tipis modern dengan opsi Ryzen lebih baru.
Desain gotik ultra-ramping dan bobot ringan

Inspirasi arsitektur gotik digabung garis modern menjadi ciri visual Admiror. Engsel tersembunyi antara layar dan keyboard memberi kesan ramping saat ditutup, detail yang jarang di kelas harga pre-sale tersebut.
Bobot 1,23 kg dan ketebalan 9 mm membuat laptop ini mudah masuk tas kerja atau kampus. Norman Ng menyebut penampilan superior itu membantu pengguna menonjolkan identitas personal di ruang formal maupun kreatif.
Pilihan layar 14 inci vs 15,6 inci sentuh
Varian 14 inci memakai panel FHD IPS 1920×1080 piksel. Area kerja cukup lega untuk multitasking ringan tanpa membebani portabilitas.
Varian 15,6 inci menambah layar sentuh. Opsi ini cocok bila kamu sering menandai dokumen atau presentasi interaktif, meski bodi sedikit lebih besar dari saudara 14 inci-nya.
Harga pre-sale dan periode penawaran awal
Dua model Avita diluncurkan di Jakarta pada Selasa, 17 Desember 2019. Program pre-sale Admiror berjalan 17, 31 Desember 2019 dengan harga mulai Rp4 jutaan.
Angka itu, pada konteks peluncuran, menempatkan flagship tipis AS di bawah banyak ultrabook premium sezaman. Catatan Optimaise News menempatkan angka pre-sale itu berdampingan dengan opsi 2026: Infinix XBOOK 15 di Rp7, 8 jutaan (aluminium 17,95 mm, 1,70 kg, Ryzen 3/5/7 plus RAM 8 GB) dan laptop bekas enterprise Rp3, 3,9 juta seperti ThinkPad T480, Dell Latitude 5490, serta HP EliteBook 840 G5 berbekal Core i5 gen-8 atau Ryzen 5, RAM 8 GB, SSD 256 GB.
| Perangkat | Bobot / tebal | Prosesor (contoh) | Kisaran harga |
|---|---|---|---|
| Avita Admiror | 1,23 kg / 9 mm | Core i5, i7 gen-8 | Pre-sale mulai Rp4 jutaan |
| Infinix XBOOK 15 | 1,70 kg / 17,95 mm | Ryzen 3/5/7 U-series | Rp7, 8 jutaan |
| Bekas bisnis (T480 dkk.) | Variatif, kelas enterprise | i5 gen-8 / Ryzen 5 | Rp3, 3,9 juta |
Siapa yang cocok memakai laptop Avita ini
Admiror cocok untuk milenial dan profesional yang mementingkan penampilan, portabilitas ekstrem, serta pekerjaan kantor atau kuliah ringan. Engsel tersembunyi dan dua opsi ukuran layar memberi fleksibilitas gaya kerja.
Jika anggaran ketat dan butuh daya tahan chassis bisnis, unit bekas ThinkPad/Latitude/EliteBook di Rp3 jutaan sering lebih rasional untuk produktivitas harian. Bila ingin garansi baru, port lengkap, dan upgrade SSD mudah di kelas menengah, XBOOK 15 menjadi pembanding modern meski lebih tebal dan mahal dari pre-sale Admiror dulu.
Konfigurasi i5/i7 gen-8 plus 8 GB RAM Admiror masih relevan untuk mahasiswa dan pekerja ringan, asalkan ekspektasi tidak digeser ke rendering berat. Pilih berdasarkan anggaran, kebutuhan stylus atau 2-in-1, dan seberapa penting bobot di bawah 1,3 kg.





