Jakarta, Optimaise News – ASUS resmi meluncurkan ExpertBook P5 G2 model PM5406 di Jakarta lewat bincang media 23 Juli 2026. Laptop bisnis AI ini dirancang khusus untuk profesional dan pelaku usaha Indonesia yang mengutamakan kepemilikan jangka panjang, bukan sekadar spek sesaat.
Inti artikel
- ASUS resmi meluncurkan ExpertBook P5 G2 model PM5406 di Jakarta lewat bincang media 23 Juli 2026
- Prosesor AMD Ryzen AI Series membawa NPU hingga 55 TOPS
- AI ini langsung terasa di kerja kantor tanpa perlu cloud konstan
Perangkat ini menjanjikan upgrade RAM hingga 64 GB, SSD dual M.2 sampai 3 TB, klaim daya tahan 22,5 jam, bobot mulai 1,27 kg, serta dukungan firmware lima tahun. Optimaise News melihatnya sebagai jawaban atas kebutuhan mobile work yang aman dan tahan banting di peta laptop bisnis 2026, di antara ikon bekas ThinkPad yang masih laku dan edisi premium kolaborasi olahraga.
NPU 55 TOPS dan Platform MyExpert: AI untuk Rapat hingga Terjemahan Real-Time
Prosesor AMD Ryzen AI Series membawa NPU hingga 55 TOPS. Fitur ini menggerakkan platform MyExpert untuk peringkasan rapat otomatis, noise cancellation, dan dukungan penuh Windows Copilot+ PC.
Di skenario harian profesional Indonesia, pengguna bisa mencari dokumen lewat perintah suara, menerjemahkan percakapan real-time, atau meredam kebisingan saat hybrid meeting. AI ini langsung terasa di kerja kantor tanpa perlu cloud konstan.
Kehadiran NPU membuat laptop asus ini relevan untuk multitasking berat. Banyak yang membandingkannya dengan kandidat best laptop 2025 di segmen bisnis karena respons cepatnya.
Dua Jalur Layar 14 Inci: IPS 2,5K 144Hz atau OLED WUXGA 100% DCI-P3

Pembeli memilih antara panel IPS 2,5K 144Hz atau OLED WUXGA dengan cakupan warna DCI-P3 100 persen. Opsi IPS cocok untuk gerakan mulus saat presentasi atau scrolling dokumen panjang.
OLED memberi akurasi warna lebih tinggi untuk desain ringan atau review visual. Kedua layar 14 inci menyeimbangkan portabilitas dan kenyamanan mata seharian.
Pilihan sadar ini membedakan ExpertBook P5 G2 dari laptop bisnis generik. Pengguna hybrid bisa sesuaikan dengan frekuensi tampilan warna atau refresh rate tinggi.
Upgrade Path Besar: RAM 64 GB, Dual M.2 hingga 3 TB, Pendingin ExpertCool

RAM dapat dinaikkan hingga 64 GB. Dua slot M.2 PCIe 4.0 mendukung total SSD 3 TB. Jalur upgrade ini memperpanjang umur perangkat jauh melampaui spek pabrik.
Sistem pendingin ExpertCool menjaga suhu dan kebisingan rendah meski beban AI atau multitasking tinggi. Stabilitas ini krusial di ruang rapat atau coworking yang menuntut keheningan.
Gabungan upgrade besar plus firmware lima tahun memberi nilai kepemilikan jangka panjang. Pelaku usaha bisa menunda ganti unit baru sambil menyesuaikan kapasitas seiring pertumbuhan data.
Keamanan Secured-core, MIL-STD-810H, dan Dukungan Firmware Lima Tahun
ExpertBook P5 G2 dilengkapi TPM 2.0, sensor sidik jari, penutup fisik webcam, dan status Windows 11 Secured-core PC. Update firmware dijanjikan hingga lima tahun untuk menutup celah keamanan.
Sertifikasi MIL-STD-810H memastikan ketahanan terhadap guncangan, debu, dan suhu ekstrem. Bobot 1,27 kg plus baterai 70Wh klaim 22,5 jam kerja kantor membuatnya andal untuk pekerja mobile.
Bagi pelaku usaha, kombinasi ini mengurangi risiko data bocor dan biaya downtime. Fitur kamera hingga 5 MP serta Wi-Fi 7 melengkapi konektivitas modern.
Harga Varian PM5406CKA vs PM5406CGA di Indonesia
Varian PM5406CKA dibanderol mulai Rp19.799.000. PM5406CGA berada di Rp21.599.000. Perbedaan utama biasanya terletak pada konfigurasi layar dan spek awal, sementara jalur upgrade sama-sama terbuka lebar.
Satu gambaran utuh: pilih CKA jika butuh entry AI bisnis hemat, atau CGA untuk opsi OLED dan spek lebih tinggi dari awal. Keduanya tetap buka jalan ke RAM 64 GB dan SSD 3 TB.
Optimaise News mencatat posisi ini menarik di antara laptop bisnis 2026. Daya tahan firmware dan upgrade menjadikannya investasi, bukan konsumsi cepat.







