laptop Mulai Rp19,8 Juta

ASUS luncurkan laptop ExpertBook P5 G2 mulai Rp19,8 juta. Upgradeable RAM-SSD, NPU 50-55 TOPS, baterai 22,5 jam, aman buat profesional hybrid dan SMB.

Author Image

Nurul

laptop Mulai Rp19,8 Juta

ASUS Indonesia merilis laptop ExpertBook P5 G2 model PM5406 untuk profesional hybrid dan pelaku SMB. Dua varian ritel dipatok Rp19.799.000 (PM5406CKA) dan Rp21.599.000 (PM5406CGA) lengkap garansi tiga tahun plus retensi storage.

Inti artikel

  • ASUS Indonesia merilis laptop ExpertBook P5 G2 model PM5406 untuk profesional hybrid dan pelaku SMB
  • Dua varian ritel dipatok Rp19.799.000 (PM5406CKA) dan Rp21.599.000 (PM5406CGA) lengkap garansi tiga tahun plus retensi storage
  • PM5406CKA dibanderol Rp19.799.000 sementara PM5406CGA di Rp21.599.000

Optimaise News menyoroti sudut investasi jangka panjang, bukan sekadar spek. Laptop AI kelas enterprise ini boleh di-upgrade RAM dan SSD sendiri, ditambah baterai 70Wh klaim 22,5 jam Office yang cocok skenario kerja hybrid tanpa sering cari colokan.

Harga Dua Varian Ritel dan Apa yang Didapat Pembeli

PM5406CKA dibanderol Rp19.799.000 sementara PM5406CGA di Rp21.599.000. Keduanya sudah masuk kategori Windows Copilot+ PC dengan prosesor AMD Ryzen AI siap pakai.

Pembeli langsung dapat laptop asus yang dilengkapi Wi-Fi 7, USB4, HDMI, dan port RJ45. Koneksi kabel kantor jadi praktis tanpa dongle ekstra. Port lengkap ini mempercepat setup di ruang rapat bersama.

Model Harga Keunggulan Utama
PM5406CKA Rp19.799.000 Entry AI enterprise, upgradeable
PM5406CGA Rp21.599.000 Opsi layar premium, daya tahan sama

Checklist worth it buat SMB: harga ini masuk akal jika bisnis butuh kapasitas data naik tanpa ganti unit total. Dual slot upgrade plus klaim baterai panjang menjaga biaya kepemilikan rendah. Garansi tiga tahun dengan storage retention menambah rasa aman saat servis.

NPU AMD Ryzen AI: 50 hingga 55 TOPS untuk Beban Kerja Lokal

NPU AMD Ryzen AI: 50 hingga 55 TOPS untuk Beban Kerja Lokal
Ilustrasi nPU AMD Ryzen AI: 50 hingga 55 TOPS untuk Beban Kerja Lokal.

Varian ritel memakai AMD Ryzen AI 7 445 yang membawa NPU hingga 50 TOPS. Opsi proyek bisa naik ke Ryzen AI 9 HX 470 12-core dengan 55 TOPS. Angka ini mengukur seberapa cepat unit neural memproses tugas AI di perangkat.

Artinya ringkasan rapat, noise cancel video call, dan terjemahan bisa jalan lokal tanpa selalu kirim data ke cloud. Privasi klien terjaga, latensi rendah, dan koneksi internet tidak harus sempurna. Skor NPU setinggi ini jarang ditemui di kelas harga serupa.

Di antara opsi best laptop 2025 untuk profesional, kemampuan AI lokal ini memberi keunggulan nyata saat multitasking analitik sambil rapat daring. Beban kerja hybrid jadi lebih mandiri.

Layar IPS 144Hz vs OLED, Bobot, dan Baterai 70Wh

Layar IPS 144Hz vs OLED, Bobot, dan Baterai 70Wh
Layar IPS 144Hz vs OLED, Bobot, dan Baterai 70Wh.

Layar 14 inci rasio 16:10 tersedia dua pilihan. Ada IPS 2,5K 144Hz 100 persen sRGB atau OLED WUXGA 100 persen DCI-P3. Bobot mulai 1,27 kg sehingga nyaman dibawa seharian.

Baterai 70Wh diklaim bertahan hingga 22,5 jam untuk pekerjaan Office. Panduan singkat: ambil IPS 144Hz bila sering multitasking dan rapat online agar pergerakan mouse serta video mulus. Pilih OLED jika butuh akurasi warna untuk presentasi atau editing ringan.

Kombinasi ringan plus daya tahan panjang cocok skenario hybrid lokal. Analitik data dan video call bisa jalan bersamaan tanpa layar terasa lelah atau baterai cepat drop.

Upgrade RAM-SSD, Pendingin 45W, serta Keamanan Enterprise

Memori DDR5 dual SO-DIMM berkapasitas tinggi dan bisa diganti sendiri. Dual SSD PCIe 4.0 mendukung total hingga 3TB. Saat folder proyek membengkak, cukup pasang modul baru tanpa beli laptop baru.

Sistem pendingin menangani TDP hingga 45W lewat ExpertCool agar beban AI tetap stabil. Kipas tidak bising saat ringkasan dokumen atau render ringan. Keamanan mencakup Secured-core PC, TPM 2.0, sidik jari, MIL-STD-810H, dan update firmware selama lima tahun.

Layanan purna jual menonjol lewat storage retention dan opsi on-site service. Downtime minimal jadi nilai penting buat tim bisnis yang tak boleh berhenti lama. Investasi terasa lebih terlindungi.

Fitur Copilot+ dan Kolaborasi yang Relevan untuk Kerja Hybrid

Sebagai Windows Copilot+ PC, laptop ini mendukung MyExpert, noise cancelling, ringkasan rapat, serta terjemahan. Kolaborasi hybrid berjalan lancar meski koneksi cloud tidak selalu stabil.

Port USB4 dan HDMI memudahkan presentasi ke monitor atau proyektor. Wi-Fi 7 menjaga koneksi kencang di kantor modern. Semua fitur dirancang agar pekerja hybrid tetap produktif di mana saja.

Tanya Jawab ExpertBook P5 G2
Apakah RAM dan storage mudah di-upgrade sendiri?
Ya. Dual SO-DIMM DDR5 dan dual SSD PCIe 4.0 memungkinkan penambahan hingga total 3TB. Data tetap aman berkat storage retention di garansi.
Berapa lama baterai bertahan saat kerja hybrid nyata?
Klaim resmi 22,5 jam pada beban Office. Pemakaian video call plus aplikasi AI mungkin lebih pendek, namun kapasitas 70Wh masih di atas rata-rata kelas enterprise ringan.
Bagaimana cara screenshot di laptop ini untuk dokumentasi rapat?
Windows bawaan sudah mendukung pintasan standar. Fitur AI lokal juga bisa membantu ringkas tangkapan layar tanpa aplikasi tambahan.
Nurul
Redaktur Teknologi

Nurul adalah redaktur teknologi Optimaise News. Meliput gadget, laptop, handphone, spesifikasi, dan harga perangkat untuk pembaca yang banding-banding sebelum beli. Fokus pada fakta spek, rentang harga, dan konteks pemakaian (kerja, kuliah, gaming ringan).