Lamine Yamal Berlutut Syukur, Spanyol Gelar Dunia Kedua 1-0

Lamine Yamal berlutut syukur usai Spanyol kalahkan Argentina 1-0 raih gelar dunia kedua. Gol Ferran Torres, doa di MetLife New Jersey 20 Juli 2026, lalu peluk

Author Image

Nurul

Lamine Yamal Berlutut Syukur, Spanyol Gelar Dunia Kedua 1-0

Spanyol meraih gelar juara dunia kedua sepanjang sejarah setelah menumbangkan Argentina 1-0. Gol penentu Ferran Torres muncul ketika laga memasuki perpanjangan waktu di stadion MetLife yang terletak di New Jersey pada dini hari 20 Juli 2026 WIB.

Selepas peluit panjang, Lamine Yamal (19) memilih diam sejenak di tengah lapangan: berlutut, mengangkat kedua telapak tangan di depan wajah, mengusap wajahnya, lalu menemui Lionel Messi untuk percakapan singkat, jabat tangan, dan pelukan.

Arti Ritual Doa bagi Bintang Muda Keturunan Maroko

Yamal yang muslim keturunan Maroko menjadikan doa sebagai bagian tetap persiapan mentalnya. Ritual itu ia jaga hingga laga penentuan gelar dunia.

Akar kebiasaan tersebut adalah nasihat nenek Fatima. Dalam wawancara di saluran televisi Maroko Le7tv—video YouTube terbit 19 Juli 2024—ia memaparkan doa yang diajarkan sang nenek.

Nilai spiritual itu tampak kontras dengan euforia kolektif di sekelilingnya. Momen pribadi di panggung terbesar justru memperkuat citra pemain remaja yang tetap berpijak pada akar keluarga.

Jalannya Final Menegangkan di New Jersey

Jalannya Final Menegangkan di New Jersey

La Roja dan Albiceleste bertemu di puncak Piala Dunia 2026. Stadion MetLife di New Jersey menjadi saksi skor tipis yang menentukan.

Ferran Torres memecah kebuntuan di babak tambahan. Hasil 1-0 itu mengantar Spanyol mengangkat trofi dunia untuk kali kedua dalam sejarah mereka.

Waktu laga bertepatan dini hari bagi penonton Indonesia. Optimaise News mencatat kemenangan ini sebagai penutup turnamen penuh ketegangan dan emosi.

Dominasi bola dan peluang kedua tim sempat berimbang hingga perpanjangan. Satu momen fatal di ekstra time cukup mengubah segalanya.

Dari Doa Pribadi ke Pelukan dengan Lionel Messi

Dari Doa Pribadi ke Pelukan dengan Lionel Messi

Yamal tidak langsung larut dalam kerumunan selebrasi rekan setim. Ia lebih dulu menunaikan doa dengan posisi berlutut di area tengah rumput.

Baru setelah itu ia menghampiri Messi yang masih berada di lapangan. Keduanya sempat bertukar kata sebentar, saling menjabat tangan, lalu berpelukan erat.

Interaksi singkat lintas generasi itu menjadi gambar penutup yang kuat. Bintang muda Spanyol dan legenda Argentina saling menghormati di atas rumput yang sama.

Optimaise News melihat momen ini sebagai simbol fair play sekaligus sentuhan manusiawi di tengah pesta juara.

Tanya Jawab Seputar Final dan Aksi Yamal

Bagaimana skor akhir final Piala Dunia 2026?
Spanyol menang 1-0 atas Argentina. Gol penentu dicetak Ferran Torres ketika pertandingan memasuki perpanjangan waktu.

Di mana dan kapan final digelar?
Laga puncak berlangsung di stadion MetLife di New Jersey pada dini hari 20 Juli 2026 WIB.

Apa yang dilakukan Lamine Yamal setelah peluit panjang?
Ia berlutut di tengah lapangan, mengangkat kedua telapak tangan di depan wajah, mengusap wajah, kemudian menemui Messi untuk percakapan singkat, jabat tangan, dan pelukan.

Dari mana kebiasaan berdoa Yamal berasal?
Dari nasihat nenek Fatima. Yamal memaparkan doa yang diajarkan itu dalam wawancara di televisi Maroko Le7tv dengan unggahan YouTube 19 Juli 2024.

Momen spiritual di tengah perayaan juara dunia kedua Spanyol memperlihatkan sisi lain seorang pemain 19 tahun. Doa, rasa syukur, dan penghormatan kepada lawan menyatu dalam satu rangkaian singkat setelah final 1-0.

Nurul
Redaktur Teknologi

Nurul adalah redaktur teknologi Optimaise News. Meliput gadget, laptop, handphone, spesifikasi, dan harga perangkat untuk pembaca yang banding-banding sebelum beli. Fokus pada fakta spek, rentang harga, dan konteks pemakaian (kerja, kuliah, gaming ringan).