Jakarta, Optimaise News – PT Pegadaian Galeri Dua Empat atau Galeri 24 merayakan HUT ke-8 pada Senin, 3 Agustus 2026, dengan landasan kinerja yang makin kuat. Laba tahun buku 2025 mencapai Rp1,3 triliun dari sebelumnya Rp377 miliar, sementara realisasi hingga Juni 2026 sudah mendekati Rp1,1 triliun, jadi pijakan target minimal Rp1,3 triliun dan ambisi melampauinya sepanjang tahun.
Inti artikel
- PT Pegadaian Galeri Dua Empat atau Galeri 24 merayakan HUT ke-8 pada Senin, 3 Agustus 2026, dengan landasan kinerja yang makin kuat
- Lonjakan laba hampir tiga kali lipat pada 2025 menandai titik balik operasional Galeri 24
- Dirut Galeri 24 Endah Susiani menilai performa delapan tahun berjalan solid
Dalam rangkuman Optimaise News dari pemberitaan keuangan terkait, jajaran perusahaan menempatkan ekspansi 116 outlet, pabrik merek sendiri, dan rantai pasok ke produk Pegadaian sebagai penopang angka itu. Tema HUT Elevating Value diarahkan untuk pelanggan, karyawan, pemegang saham, serta mitra bisnis.
Lintasan laba 2025, Juni 2026 dan ambisi melampaui Rp1,3 triliun
Lonjakan laba hampir tiga kali lipat pada 2025 menandai titik balik operasional Galeri 24. Angka Rp1,3 triliun di tahun buku itu jauh di atas capaian Rp377 miliar setahun sebelumnya, sehingga basis perbandingan untuk 2026 menjadi lebih tinggi.
Dirut Galeri 24 Endah Susiani menilai performa delapan tahun berjalan solid. Ia menyampaikan target laba 2026 minimal Rp1,3 triliun dengan harapan bisa melampaui angka tersebut, sejalan realisasi sekitar Rp1,1 triliun yang sudah dibukukan sampai Juni 2026.
Sisa jarak ke target full-year relatif tipis bila momentum semester kedua terjaga. Bagi nasabah dan mitra, angka tersebut juga menandakan kapasitas stok dan buyback yang lebih andal di tengah fluktuasi harga emas.
116 outlet, pabrik sendiri, dan rantai pasok ke produk Pegadaian
Hingga Juli 2026, Galeri 24 mengelola 116 outlet di berbagai daerah. Format gerainya mencakup J-Store atau Jewellery Store, Distro di kantor Pegadaian, serta Open Booth Permanen yang menjangkau lalu lintas nasabah harian.
Portofolio produk meliputi emas batangan, perhiasan, berlian, dan emas custom. Pabrik sendiri berlabel Galeri 24 mendukung ketersediaan, sambil perusahaan menjadi pemasok utama emas fisik untuk Tabungan Emas, Cicilan Emas, dan Arisan Emas Pegadaian.
Penjualan B2B juga mengarah ke korporasi, koperasi, dan bank syariah. Model itu memperlebar basis permintaan di luar ritel harian dan menstabilkan volume produksi.
Barcode, uji kadar buyback, dan proteksi emas palsu
Emas batangan dilengkapi barcode yang bisa dipindai untuk verifikasi keaslian. Peralatan uji kadar emas digunakan terutama saat proses buyback, sehingga transaksi balik ke nasabah tetap terkendali.
Endah menekankan standar keamanan yang memastikan batangan yang dijual asli. Klaim brand awareness turut ditopang kadar standar, harga yang kompetitif, dan buyback yang disebut lebih tinggi dibanding merek lain, plus layanan konsinyasi atau titip jual serta kerja sama institusi.
Promo HUT 3, 9 Agustus serta kanal belanja fisik-digital
Promo perayaan dibuka 3, 9 Agustus 2026 dengan potongan Rp20.000 per gram untuk emas batangan semua merek. Berlian mendapat diskon mulai 3,5 persen, sementara perhiasan emas hingga 5 persen.
Endah menyebut momen itu baik untuk belanja karena harga belum di puncak dan stok dari 1 gram sampai 1 kilogram masih lengkap. Kanal pembelian menjangkau outlet fisik, aplikasi G24, mesin ATM Direct Sales Galeri 24, serta produk emas di ekosistem Pegadaian.
Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, kombinasi diskon singkat dan multi-kanal itu menyederhanakan keputusan transaksi bagi nasabah yang sudah merencanakan hedging, bukan sekadar ikut keramaian promo.
Edukasi hedging jangka panjang hingga target LBMA dan top of mind
Endah mengingatkan agar tidak membeli emas hanya karena FOMO. Emas diposisikan untuk jangka panjang sebagai lindung nilai; menjual di hari yang sama berisiko merugikan.
Rencana lanjutan mencakup perluasan kapasitas pabrik, penguatan ekosistem bullion nasional, dan pengejaran sertifikasi LBMA agar produk bisa masuk pasar internasional. Harapan jangka menengah adalah menjadi top of mind untuk emas batangan dan perhiasan di Indonesia sekaligus mampu bersaing global.





