WIFI Tambah KBLI Konstruksi Sentral Telekomunikasi untuk Layani

Rencana Besar Solusi Sinergi Digital (WIFI) target tambah 5 juta pelanggan dengan ekspansi FTTH/FWA dan kemitraan Qualcomm. Ketahui detail rencana konstruksi.

Author Image

Dyah

WIFI Tambah KBLI Konstruksi Sentral Telekomunikasi untuk Layani

– PT Solusi Sinergi Digital Tbk, yang dikenal sebagai Solusi Sinergi Digital (WIFI), bakal menambah kegiatan usahanya di bidang konstruksi sentral telekomunikasi lewat kode KBLI 42206. Rencana besar ini bertujuan memperluas ruang lingkup kegiatan usaha serta memperkuat posisi perseroan dalam sektor telekomunikasi dan infrastruktur digital Indonesia.

Inti artikel

  • Rencana penambahan usaha ini memerlukan persetujuan dari RUPS berdasarkan POJK 17/2020
  • Pengumuman rapat umum pemegang saham luar biasa atau RUPSLB telah dilaksanakan pada 20 Agustus 2026
  • Saat ini perseroan telah mencatat pendapatan Semester I 2026 mencapai Rp1,57 triliun

Dari Optimaise News, kami lihat bahwa perusahaan ini saat ini sudah aktif di bidang periklanan, perusahaan induk, perdagangan besar peralatan telekomunikasi, aktivitas telekomunikasi tanpa kabel, penyewaan mesin berwujud, produk dan layanan digital serta jaringan serat optik melalui anak usahanya. Penambahan ini direncanakan agar bisa memberikan layanan yang lebih terintegrasi dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi.

Persiapan Persetujuan dan Pengumuman Rencana

Rencana penambahan usaha ini memerlukan persetujuan dari RUPS berdasarkan POJK 17/2020. Perseroan juga akan mengumumkan rencana tersebut secara terbuka melalui situs resmi dan Bursa Efek Indonesia untuk menjaga keterbukaan informasi kepada investor dan pemegang saham.

Pengumuman rapat umum pemegang saham luar biasa atau RUPSLB telah dilaksanakan pada 20 Agustus 2026. Menurut fakta yang beredar, pendirian rencana besar ini didasarkan pada prospek pertumbuhan industri konstruksi sentral telekomunikasi yang mendukung kebutuhan pembangunan infrastruktur telekomunikasi serta jangkaran jaringan serat optik.

Target Ekspansi Home Connect FTTH dan FWA

Saat ini perseroan telah mencatat pendapatan Semester I 2026 mencapai Rp1,57 triliun. Kontributor utama masih berasal dari segmen telekomunikasi. Ketika ekspansi home connect FTTH dan FWA berjalan, perseroan berhasil menambah pelanggan secara signifikan. Target yang ditetapkan adalah 5 juta home passed pada Juni 2026.

Nilai target ini menjadi salah satu payoff utama dari rencana besar tersebut. Dengan mengembangkan jaringan koneksi rumah yang lebih luas, perusahaan berharap bisa mendukung pertumbuhan layanan digital di Indonesia yang sedang berkembang pesat.

Manfaat Pasar Konstruksi Sentral Telekomunikasi

Pasar konstruksi sentral telekomunikasi tidak hanya meliputi pembangunan menara saja. Ia juga mencakup berbagai infrastruktur jaringan pendukung layanan telekomunikasi secara menyeluruh. Perseroan menargetkan perluasan pasar ini agar bisa memberikan layanan yang lebih terintegrasi dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi.

Dampaknya, rencana ini akan memberi dorongan besar bagi peningkatan konektivitas digital di tanah air. UMKM dan masyarakat umum bisa merasakan manfaat dari jaringan yang lebih stabil dan berkualitas tinggi. Optimaise News menekankan bahwa langkah ini penting untuk mempercepat digitalisasi nasional.

Kemitraan Strategis dengan Qualcomm dan OREX SAI

Perseroan baru-baru ini mengumumkan kemitraan dengan Qualcomm dan OREX SAI. Kerja sama ini mencakup pengembangan FWA 1.4GHz berbasis Open RAN untuk wilayah regional. Teknologi tersebut dirancang agar lebih mendukung kebutuhan pembangunan infrastruktur telekomunikasi.

Manajemen perseroan berpendapat bahwa ekspansi ini akan memperkuat posisi mereka di industri telekomunikasi dan infrastruktur digital. Dengan memanfaatkan teknologi terbaru, rencana besar tersebut juga membuka peluang bagi anak usaha untuk berkolaborasi lebih luas. Hasilnya, pasar konstruksi sentral telekomunikasi bisa berkembang lebih inklusif bagi seluruh pelaku usaha.

Dyah
Redaktur Hiburan

Dyah adalah redaktur hiburan Optimaise News. Meliput film, selebriti, drama Asia, dan industri hiburan regional. Menyusun berita hiburan berbasis rilis, unggahan resmi, dan konteks industri agar pembaca mendapat ringkasan yang jelas, bukan sekadar copas judul viral.