Abdukodir Khusanov meneken perpanjangan kontrak di Manchester City hingga 2031. Dua tahun ekstra dari masa lama yang berakhir 2029 jadi modal kuat bek Uzbekistan merebut kepercayaan manajer baru setelah semusim naik dari bangku cadangan ke starter di era Pep Guardiola.
Inti artikel
- Abdukodir Khusanov meneken perpanjangan kontrak di Manchester City hingga 2031
- Musim lalu ia tampil 37 kali di semua kompetisi
- Optimaise News melihat langkah ini sebagai fondasi penting saat lini belakang The Citizens dibangun ulang di bawah Enzo Maresca
Musim lalu ia tampil 37 kali di semua kompetisi. Optimaise News melihat langkah ini sebagai fondasi penting saat lini belakang The Citizens dibangun ulang di bawah Enzo Maresca.
Ikatan Baru hingga 2031 dari Kontrak Lama 2029
Kontrak lama Khusanov berakhir pada 2029. Keputusan perpanjang kontrak city menambah dua musim penuh hingga 2031. Ikatan panjang memberi kepastian bagi klub dan pemain di fase transisi pelatih.
Bagi City, ini menahan bakat muda yang sudah teruji di level Premier League. Bagi Khusanov, status pemain Uzbekistan pertama di liga Inggris jadi lebih kokoh. Ia tak perlu buru-buru mencari klub lain meski ada pergantian manajer.
Perpanjangan ini juga menandakan kepercayaan direksi. Hugo Viana dan staf sepakat potensi bek tengah itu layak diikat lebih lama. Stabilitas kontrak bantu fokus penuh ke lapangan tanpa distraksi masa depan.
37 Penampilan: Dari Bangku Cadangan ke Starter Pep

Awal di Manchester tak mulus. Khusanov akrab bangku cadangan setelah tiba dari Lens pada Januari 2025. Perlahan Pep Guardiola memberi kesempatan. Hasilnya 37 penampilan all competitions musim lalu.
Angka itu jadi patokan nyata. Ia berubah dari cadangan reguler jadi starter di banyak laga penting. High line City menuntut kecepatan dan baca game. Khusanov beradaptasi lewat latihan keras dan dukungan fans yang membuat chant khusus.
Peran di final piala dan kemitraan di lini belakang musim 2025/2026 memperkuat catatan. Dari posisi RCB atau LCB, ia belajar timing tekel dan distribusi bola. Pengalaman itu jadi bekal sebelum era baru.
Tantangan Segera: Impress Enzo Maresca dan Staf

Kedatangan Enzo Maresca sebagai manajer baru diakui sebagai tantangan langsung. Khusanov bertekad pikat Maresca dan seluruh staf kepelatihan. Targetnya jelas: jadi pilihan utama secara rutin, bukan sekadar rotasi.
Ia sadar sistem baru bisa beda dari Guardiola. Intensitas pressing dan pola build-up perlu dikuasai cepat. Sesi pramusim jadi ujian pertama. Setiap menit di lapangan dimanfaatkan untuk tunjukkan kesiapan fisik dan mental.
Kontrak city bertekad memberi ruang aman. Tanpa tekanan perpanjangan mendesak, fokusnya murni ke performa. Maresca butuh bek yang andal di high line. Khusanov siap buktikan 37 penampilan bukan kebetulan.
Tekad Bek Uzbekistan Pastikan Tempat Rutin di Skuad
Khusanov menyatakan senang memperpanjang masa tinggal di City. Sejak tiba di Manchester ia merasa berkembang pesat. Banyak pelajaran dari rekan senior dan staf membuatnya lebih matang sebagai bek modern.
Tekadnya sederhana: pastikan tempat rutin di skuad utama. Bukan hanya masuk daftar 20 pemain, tapi jadi andalan setiap pekan. Ambisi itu sejalan dengan statusnya sebagai pemain Timnas Uzbekistan yang ingin naik level di klub top Eropa.
Dukungan fans selama adaptasi di Premier League diapresiasi. Atmosfer Etihad dan perjalanan tandang memacu semangat. Kini dengan khusanov perpanjang kontrak, ia punya waktu panjang untuk wujudkan target itu.
Apa yang Diharapkan City dari Perpanjangan Ini
City berharap perpanjangan jadi investasi lini belakang yang stabil. Saat Maresca menyusun skuad, kehadiran bek muda berpengalaman 37 laga mengurangi risiko eksperimen. Kemitraan dengan rekan seperti Guehi atau pemain lain bisa dilanjutkan.
Arti ikatan panjang ini jelas bagi struktur pertahanan. Manajer baru butuh fondasi yang sudah kenal sistem klub. Khusanov membawa pengetahuan era Guardiola sambil terbuka pada perubahan. Timeline ringkasnya: tiba 2025, 37 laga, perpanjang 2031, lalu tekad impress Maresca.
Optimaise News menilai langkah ini seimbang. Klub dapat kepastian bakat, pemain dapat kepercayaan. Jika ia konsisten, posisi starter reguler di era Maresca bukan impian jauh. Sintesis arc cadangan ke starter lalu kontrak panjang jadi modal nyata.







