Francesco Camarda mencetak dua gol cepat di babak kedua. Gol-gol itu mengantar AC Milan meraih hasil imbang 2-2 melawan Celtic di Celtic Park, Glasgow, Sabtu 25 Juli 2026 malam WIB.
Rossoneri sempat tertinggal 0-2 akibat blunder lini belakang. Pemain muda itu jadi pahlawan lewat penalti dan sundulan. Hasil Uji Coba ini jadi ujian nyata skuad campuran Milan.
Blunder Backpass Beruntun Picu Keunggulan 2-0 Celtic
Celtic unggul 1-0 di menit 11 lewat Camilo Duran. Gol itu lahir setelah backpass ceroboh Strahinja Pavlovic. Umpan ke belakang itu terlalu lemah dan langsung dieksekusi penyerang tuan rumah.
James Forrest menambah keunggulan di babak pertama. Gol kedua datang dari umpan Duran usai blunder backpass Samuele Ricci. Dua kesalahan beruntun itu bikin lini belakang Milan goyah total di depan pendukung Celtic.
Tekanan dari tuan rumah terasa keras di Celtic Park. Duran dan Forrest memanfaatkan momen tersebut dengan sangat rapi. Blunder ini jadi pelajaran keras bagi lini belakang Rossoneri di fase awal pramusim.
Camarda Jadi Pahlawan lewat Penalti dan Sundulan

Camarda memperkecil skor jadi 1-2 lewat penalti menit 47. Eksekusinya tenang dan akurat. Gol itu langsung menghidupkan kembali semangat Milan di awal babak kedua.
Lima menit kemudian Camarda menyamakan kedudukan 2-2. Sundulannya menyambut umpan silang Samuel Chukwueze. Pemain muda itu menunjukkan ketajaman luar biasa di momen krusial.
Dua gol cepat Camarda mengubah total arah laga. Dari posisi tertekan, Milan mampu bangkit lewat ketajaman individu. Brace ini menegaskan nilai pemain muda di uji coba celtic.
Skuad Campuran Milan Tanpa Bintang Pasca Piala Dunia

Luka Modric, Adrien Rabiot, Rafa Leao, Christian Pulisic, dan Goncalo Ramos belum bergabung. Mereka masih libur usai Piala Dunia 2026. Milan terpaksa mengandalkan perpaduan pemain muda dan berpengalaman.
Starter Rossoneri menampilkan wajah berbeda dari skuad utama. Kombinasi ini jadi gambaran kesiapan pramusim yang tercerai. Absensi bintang-bintang itu membuat coba celtic milan terasa lebih terbuka bagi talenta muda.
Camarda memanfaatkan kesempatan dengan sangat baik. Kehadirannya di lini depan memberi ancaman nyata. Skuad campuran ini justru menampilkan karakter juang yang solid di laga sulit.
Susunan Pemain Aktual Celtic dan AC Milan
Celtic menurunkan formasi yang stabil. Starter mereka: Sinisalo; Donovan, Carter-Vickers, Murray, Tierney; McGregor, Engels, McCowan; Forrest, Duran, Tounekti. Susunan ini menonjolkan keseimbangan di lini tengah dan serangan sayap.
AC Milan menurunkan starter: Torriani; Tomori, Gabbia, Pavlovic; Athekame, Ricci, Comotto, Bartesaghi; Loftus-Cheek, Ossola; Kostic. Daftar aktual ini berbeda dari prediksi pra-laga. Gabungan starter, absensi bintang, dan kronologi gol memberi gambaran utuh kesiapan skuad pramusim.
Susunan Milan memperlihatkan rotasi yang berani. Pemain muda seperti Camarda dan Ossola mendapat menit bermain penting. Data starter lengkap ini memperjelas pilihan pelatih di fase awal persiapan.
Milan Tuntaskan Laga Pramusim Tanpa Kekalahan
Milan menuntaskan laga pramusim tanpa kekalahan. Hasil imbang 2-2 di kandang Celtic jadi bukti karakter skuad campuran. Mereka mampu bangkit setelah tertinggal dua gol di babak pertama.
Evaluasi praktis jelas terlihat. Blunder backpass Pavlovic dan Ricci menjadi titik lemah yang harus dibenahi. Di sisi lain, ketajaman Camarda memberi sinyal positif bagi masa depan lini depan.
Optimaise News mencatat bahwa laga ini memberi pelajaran konkret tanpa spekulasi berlebih. Sintesis kronologi menit per menit, susunan aktual, dan absensi bintang membentuk gambaran kesiapan yang utuh. Celtic vs AC Milan 2-2 jadi ujian berharga menjelang musim kompetisi.
Hasil Uji Coba ini juga menegaskan bahwa pemain muda bisa menjadi penentu. Milan pulang ke Italia dengan modal bagus. Karakter juang tetap terjaga meski banyak bintang belum bergabung.







