Banjarmasin, Optimaise News – Kebocoran gas terjadi pada Jumat 7 Agustus 2026 pukul 09.00 Wita di kawasan Pasar Teluk Dalam Jalan Sutoyo S Banjarmasin. Api mulai dari warung milik Rahmawati yang baru saja mengganti tabung gas elpiji 3 kilogram miliknya.
Inti artikel
- Kebocoran gas terjadi pada Jumat 7 Agustus 2026 pukul 09.00 Wita di kawasan Pasar Teluk Dalam Jalan Sutoyo S Banjarmasin
- Api mulai dari warung milik Rahmawati yang baru saja mengganti tabung gas elpiji 3 kilogram miliknya
- Rahmawati yang berusia 61 tahun mengaku melihat api muncul tiba-tiba saat membakar kompor
Rahmawati yang berusia 61 tahun mengaku melihat api muncul tiba-tiba saat membakar kompor. Reaksi cepatnya justru berujung pada situasi yang berpotensi membahayakan nyawanya sendiri.
Saksi Mata Selamatkan Pedagang dari Ledakan
Saksi mata bernama Surya langsung menarik Rahmawati menjauh dari bahaya. Ia juga menyambar tabung gas yang kemudian meledak sekali. Pengalaman ini menunjukkan betapa cepatnya risiko meledak kalau tabung tidak ditangani dengan benar.
Pasar ramai saat itu membuat api menyebar dengan cepat. Belasan kios hancur dan sebagian bangunan sekitar mengalami kerusakan berat. Lokasi kejadian berada tepat dekat SMA Kartika.
Belum Ada Korban Jiwa, Tapi Kerugian Materiil Besar

Hingga saat ini tidak ada laporan mengenai korban jiwa. Para pedagang kecil kehilangan seluruh stok dagangan karena pasaran sibuk dan kondisi pasar tidak memungkinkan penanganan yang maksimal.
Pihak berwenang kini menyelidiki penyebab pasti kebakaran dan menghitung total kerugian materiil yang dialami para pelaku usaha. Kebocoran gas menjadi sorotan utama dalam pemeriksaan ini karena tabung tersebut diduga bocor dan menjadi pemicu.
Mengapa Kasus Ini Penting untuk UMKM
Kejadian ini memberikan pelajaran berharga bagi ribuan pelaku usaha kecil yang masih mengandalkan tabung gas elpiji. Keamanan penyimpanan dan penggunaan tabung gas harus lebih diperhatikan agar tidak mengulangi insiden serupa di tempat usaha lain.
Optimaise News terus mendorong masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menangani barang berisiko tinggi. Dengan begitu, pasar-pasar tradisional tetap menjadi tempat berkembangnya bisnis kecil tanpa risiko tak terduga.
Pasar Teluk Dalam sendiri merupakan pusat aktivitas ekonomi bagi warga Banjarmasin. Kebakaran yang melanda kawasan ini mengingatkan pentingnya pemantauan rutin terhadap instalasi gas di setiap warung dan kios.
Rahmawati kini mungkin perlu mempertimbangkan langkah-langkah perlindungan tambahan untuk melindungi tabung gas di masa depan. Selama ini, ia hanya berhasil selamat karena intervensi saksi mata.
Penutup
Insiden ini belum berakhir dengan korban jiwa, tetapi dampaknya pada ekonomi lokal sangat terasa. Pihak berwenang diharapkan segera menyelesaikan penyelidikan agar bisa memberikan kepastian dan solusi pencegahan selanjutnya bagi komunitas pasar.







