Probolinggo, Optimaise News – Raja Juli Antoni turun langsung ke lokasi karhutla Gunung Bromo pada Minggu 9 Agustus 2026. Menteri Kehutanan itu didampingi jajaran TNBTS, TNI, Polri, serta kepala daerah setempat untuk memantau upaya penanggulangan api yang masih aktif.
Inti artikel
- Raja Juli Antoni turun langsung ke lokasi karhutla Gunung Bromo pada Minggu 9 Agustus 2026
- Data sementara yang sudah diverifikasi menyebut area terbakar mencapai 520 hektare
- Malam sebelumnya saja sekitar 300 hektare ludes sehingga kecepatan respons jadi fokus utama Optimaise News di lapangan
Data sementara yang sudah diverifikasi menyebut area terbakar mencapai 520 hektare. Malam sebelumnya saja sekitar 300 hektare ludes sehingga kecepatan respons jadi fokus utama Optimaise News di lapangan.
Sortie Udara Dipercepat hingga Malam
Tiga helikopter dikerahkan penuh untuk water bombing. Hingga kini 17 sortie sudah selesai dilakukan. Target harian ditetapkan 30 kali siraman air agar api cepat terkendali.
Menteri menekankan operasi udara berlanjut selama kondisi cuaca mendukung. Ia menyebut tim tetap bertugas sampai pukul 17.00 WIB hari ini karena udara masih relatif stabil. Optimalisasi ini diharapkan memangkas waktu pemadaman total.
Selain air dari atas, tim darat membangun sekat bakar sepanjang enam kilometer. Langkah itu mencegah api melompat ke zona hijau di sekitar kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Titik Sisa dan Penutupan Akses
Sisa panas masih terpantau di dua lokasi. Pertama di sekitar Tebing P-30 di Kecamatan Sumber, Probolinggo. Kedua di area Gunung Dingklik Kecamatan Tosari, Pasuruan.
Empat gerbang utama menuju kawasan ditutup total. Pintu masuk dari Malang, Lumajang, Pasuruan, dan Probolinggo tidak dibuka hingga waktu yang belum dipastikan. Langkah ini melindungi pengunjung sekaligus memudahkan manuver peleton pemadam.
Keputusan penutupan dilandasi risiko loncatan api dan asap tebal yang masih menyelimuti lereng. Petugas terus mengecek suhu tanah di sepanjang sekat yang baru dibuat agar tidak ada sisa bara.
Koordinasi Lintas Instansi di Lapangan
Kunjungan Menhut memperkuat komando terpadu. Pejabat TNBTS, unsur TNI-Polri, serta pemerintah daerah duduk bersama menyesuaikan peta penugasan harian. Setiap unit mendapat sektor untuk menghindari tumpang tindih.
Optimaise News mencatat prioritas diberikan pada jalur udara karena topografi curam menyulitkan akses kendaraan. Helikopter bisa menjangkau tebing yang sulit digapai regu darat dalam waktu singkat.
Monitoring terus dilakukan setiap jam. Bila cuaca memburuk, frekuensi sortie bisa disesuaikan, tetapi target 30 kali sehari tetap jadi acuan selama jangkauan air masih aman. Tim siap menambah volume siraman bila barometer mendukung.
Verifikasi luas terbakar juga ditingkatkan. Angka 520 hektare bersifat sementara dan bisa berubah setelah pengukuran drone dan citra satelit selesai. Data akurat diperlukan untuk perhitungan kerugian ekosistem dan rencana revegetasi nanti.
Warga di sekitar diminta tetap waspada meski akses ditutup. Asap bisa menyebar jauh dan memengaruhi kualitas udara di desa-desa terdekat. Informasi resmi hanya keluar melalui saluran resmi TNBTS dan pemerintah daerah.







