Jakarta, Optimaise News – Di gang padat beton Duren Sawit, Ketua RT 08 RW 04 Malaka Jaya, Taufiq Supriadi, mengubah selokan jadi kolam pangan. Cerita itu merambat ke media sosial setelah kunjungan lapangan Rabu, 12 Agustus 2026, ke titik peta bertuliskan Pencegah Krisis Planet.
Inti artikel
- Di gang padat beton Duren Sawit, Ketua RT 08 RW 04 Malaka Jaya, Taufiq Supriadi, mengubah selokan jadi kolam pangan
- Cerita itu merambat ke media sosial setelah kunjungan lapangan Rabu, 12 Agustus 2026, ke titik peta bertuliskan Pencegah Krisis Planet
- Warga memadukan sampah organik, digitalisasi RT, dan ternak rumahan tanpa anggaran besar
Warga memadukan sampah organik, digitalisasi RT, dan ternak rumahan tanpa anggaran besar. Optimaise News merangkum, buahnya adalah lele yang dikonsumsi kelompok rentan, kas lingkungan yang berputar, serta delegasi dari sepuluh negara yang duduk di karpet rumah Pak RT.
Misteri Kesuksesan Pengelolaan Lingkungan RT 08 Malaka Jaya
Taufiq maju ke pemilihan ketua RT dengan empat janji yang jarang muncul di poster lorong: pengelolaan sampah, tanggap banjir, digitalisasi, serta mandiri pangan dan ekonomi. Latar belakangnya S2 Geodesi ITB, plus sertifikat profesional perubahan iklim dan kesehatan planet. Istri, Eva, menopang program rumahan itu.
Dia kerap menyindir bahwa kata earth dalam bahasa Inggris memuat bunyi RT. Maksudnya sederhana: lorong sempit bisa jadi laboratorium jika warga bergerak. Dalam 2 tahun 9 bulan terakhir, RT 08 membuktikannya tanpa menunggu gedung tinggi.
Bisma, lulusan SMA yang dijuluki wakil menteri teknologi informasi RT, mengurus media sosial. Pesan Taufiq tegas: “Kalau RT kuat, saya yakin negara akan hebat. Kami buktikan 2 tahun 9 bulan terakhir. Warga bergerak. Ini ‘Wakil Menteri Teknologi Informasi’ RT 8. Baru lulus SMA.”
Lele Gendut dari Selokan yang Bikin Nutrisi Setara Salmon

Yang paling banyak dibicarakan adalah kanal sepanjang 42 meter. Awalnya sebagian warga menolak. Taufiq menawar manfaat: protein untuk ibu hamil, lansia, dan balita, plus penjualan yang kembali ke kas RT.
Isinya sekitar 500 ekor lele, 15 gurame di selokan, dan 20 ekor di akuarium kaca. Pakan dua kali sehari, bergiliran. Maggot dari sampah organik RT dicampur pelet dan daun pepaya hasil tanam tetangga. Saat matang, satu kilogram bisa hanya tujuh ekor.
Taufiq membuka tutup saluran sambil memberi pelet; ikan meloncat. “Ada 500 ekor lele di sini, guramenya sekitar 15 di selokan ini dan di kaca ada 20 ekor,” katanya. Warga rentan cukup meminta ke pengurus, tanpa bayar.
Kenapa Sepuluh Negara Besar Datang Belajar ke Kampung Ini
Delegasi Amerika Serikat, Belanda, Arab Saudi, Vietnam, China, Jepang, Korea Selatan, Singapura, dan Australia datang mempelajari kunci RT 08. Taufiq menerima undangan pemerintah China dan CCTV di Beijing. Peta rumahnya sudah berlabel planetary crisis prevention.
“Sepuluh negara besar sudah duduk di karpet ini. Berarti Indonesia bisa jadi besar bukan dari gedung tinggi, tapi dari lingkungan yang dijaga. Berarti Indonesia kan masih punya harapan, kita cuma butuh keteladanan,” tuturnya. Dalam rangkuman Optimaise News, itulah pembuktian yang dia ulang: negara hebat berangkat dari RT yang rapi.
Cara Menjaga Ayam Tanpa Bau Menggunakan Teknik Spesifik Taufiq
Di belakang ada 15 ekor ayam, tiga di atas, dan 100 ekor dikirim ke RW tetangga. Telur keluar sekitar setiap 25 jam. Kandang terbuka berlorong, angin lewat, alasnya kompos dari daun yang dihancurkan mesin pencacah. Bau nyaris hilang.
“Tempat terbuka, ada lorong, angin bagus, kami belajar bagaimana memelihara ayam agar nggak bau di tempat. Kemudian ada mesin pencacah untuk menghancurkan sampah daun yang dicampurkan ke komposting alas kandang ayam. Kuncinya di alas kandang ayam,” terangnya. Telur dimakan warga atau dijual Rp 3.000 per butir ke kas RT.
UMKM Kue dan Ikan dari Hasil Budidaya yang Menguntungkan
CSR membantu, tapi arus harian datang dari jual ikan dan olahan. Kios RT menjual lele beku berbumbu Rp 25.000, plus abon, nugget, otak-otak, lidah kucing, dan nastar mulai Rp 5.000. Telur peternakan masuk adonan kue.
Arshad, warga setempat, menyebut permintaan naik dan lapangan kerja terbuka. Honor ceramah Taufiq bersama pemuda RT sebagian masuk kas, sisanya untuk pengurus. Pola yang bisa ditiru kampung lain: pisah sampah, maggot, pakan bergilir, jual surplus, catat kas transparan.







