Kamboja vs Timor Leste 3-0 di AFF 2026, Poin 6 Tak Cukup Lolos

Timnas Kamboja mengalahkan Timor Leste 3-0 di Piala AFF 2026. Kemenangan pertama skuad ini tak cukup lolos semifinal meski target enam poin bisa didapat.

Author Image

Adel

Kamboja vs Timor Leste 3-0 di AFF 2026, Poin 6 Tak Cukup Lolos

Timnas Kamboja menumbangkan Timor Leste 3-0 di lanjutan Grup A Piala AFF 2026 di Morodok Techo National Stadium, Phnom Penh, Senin (3/8/2026) malam WIB. Brace Hav Soknet plus gol Mon Rado memberi kemenangan perdana Angkor Warriors, namun jalur ke semifinal tetap tertutup.

Inti artikel

  • Brace Hav Soknet plus gol Mon Rado memberi kemenangan perdana Angkor Warriors, namun jalur ke semifinal tetap tertutup
  • Babak pertama relatif berhati-hati di sisi Kamboja
  • Timor Leste justru menciptakan peluang awal lewat Zion Cruz pada menit keenam, namun tendangan itu masih bisa ditepis kiper tuan rumah

Hasil pantauan Optimaise News menunjukkan poin maksimal enam setelah laga pamungkas lawan Vietnam tetap kalah saing dari Singapura dan Indonesia di puncak klasemen. Timor Leste menutup turnamen di dasar grup tanpa poin, tanpa gol, dan 15 kebobolan.

Brace Hav Soknet dan gol Mon Rado di Stadion Morodok Techo

Babak pertama relatif berhati-hati di sisi Kamboja. Timor Leste justru menciptakan peluang awal lewat Zion Cruz pada menit keenam, namun tendangan itu masih bisa ditepis kiper tuan rumah.

Keunggulan 1-0 tercipta menit ke-16. Phat Sokha mengirim umpan lambung dari sisi kiri, lalu Hav Soknet menyundul bola ke tiang jauh. Timor Leste terus menekan lewat Zenivio Mota dan Joao Rangel, tetapi skor 1-0 bertahan hingga istirahat.

Di babak kedua tekanan O Sol Nascente semakin intens. Peluang emas Zion Cruz di menit ke-60 diblok Hikaru Mizuno. Kamboja membalas di menit 63 lewat gol kedua Hav Soknet. Mon Rado menutup laga di menit 90 sehingga skor akhir 3-0.

Ini kemenangan pertama skuad asuhan Koji Gyotoku di edisi 2026. Dua laga sebelumnya mereka kalah 1-2 dari Singapura dan dihajar Indonesia 1-5.

Mengapa enam poin maksimal Kamboja tetap gagal semifinal

Meski menang, Kamboja sudah dipastikan gagal lolos semifinal. Hanya dua tim teratas Grup A yang melaju. Sekalipun menang atas Vietnam di laga penutup, total poin maksimal Kamboja hanya enam.

Saat ini Singapura memuncaki klasemen dengan tujuh poin. Indonesia berada di posisi kedua dengan enam poin. Jika poin Kamboja dan Indonesia sama di akhir grup, Garuda unggul head-to-head berkat kemenangan 5-1 sebelumnya.

Catatan Optimaise News menempatkan laga ini sebagai formalitas bagi kedua tim yang sudah tersingkir sebelum kick-off. Fokus pembaca Indonesia lebih ke duel Vietnam-Indonesia di malam yang sama sebagai penentu tiket semifinal.

Rekor nol poin dan 15 kebobolan Timor Leste di Grup A

Timor Leste mengakhiri perjalanan di dasar klasemen dengan nol poin. Kekalahan dari Kamboja memperpanjang rekor 100 persen kekalahan mereka di Piala AFF.

Sepanjang turnamen edisi ini, tim itu gagal mencetak satu gol pun. Gawangnya kebobolan 15 kali. Sebelum lawan Kamboja, mereka sudah dihajar Vietnam 0-7 dan kalah 0-2 dari Singapura.

Alur laga di Phnom Penh memperlihatkan semangat menekan, terutama di babak kedua. Namun konversi peluang tetap menjadi masalah berulang yang membuat mimpi buruk O Sol Nascente berlanjut.

Target poin FIFA dan percaya diri jelang lawan Vietnam

Laga pamungkas Kamboja kontra Vietnam dijadwalkan Jumat, 7 Agustus 2026. Koji Gyotoku dipastikan tetap mengejar poin meski tiket semifinal sudah mustahil.

Tambahan angka di klasemen digadang meningkatkan peringkat FIFA dan membangun kepercayaan diri skuad. Bagi pembaca di Indonesia, hasil itu juga merapikan gambaran Grup A sebelum skenario semifinal final.

Secara ringkas, kamboja vs timor leste memberi Angkor Warriors kemenangan pertama, menutup kisah Timor Leste tanpa poin, dan menegaskan bahwa head-to-head serta selisih poin Singapura-Indonesia yang menentukan tiket lolos.

Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.