Jaket Kulit CEO Nvidia Jensen Huang Laku Rp17 Miliar

Author Image

Dyah

19 Juli 2026

Jaket Kulit CEO Nvidia Jensen Huang Laku Rp17 Miliar

Artefak pribadi bos AI kembali menggerakkan pasar lelang mewah: jaket kulit ikonik Jensen Huang ditutup US$960.000 atau setara Rp17 miliar di Sotheby’s pada Jumat, 17 Juli 2026. Empat puluh lima penawar berebut item yang semula dipatok jauh lebih rendah.

Angka itu menandai demam kolektor terhadap simbol era booming kecerdasan buatan. Pantauan Optimaise News mencatat, status Huang sebagai salah satu orang terkaya dunia dengan kekayaan sekitar US$175 miliar atau Rp3.100 triliun ikut mengangkat nilai emosional barang pribadi yang ia kenakan hampir setiap hari.

Rekor penawaran 45 peserta di Sotheby’s yang lampaui estimasi awal

Rumah lelang itu membuka kisaran prakiraan US$40.000 hingga US$60.000, setara kisaran ratusan juta hingga mendekati Rp1 miliar. Penutupan justru melonjak berkali-kali lipat hingga tembus Rp17 miliar.

Bandingkan dengan banderol ritel jaket serupa yang umumnya kurang dari US$10.000, setara lebih-kurang Rp178 juta. Selisih antara harga toko dan hasil lelang menjadi sinyal kuat bahwa pembeli mengejar cerita, bukan sekadar bahan kulit.

Brahm Wachter dari divisi koleksi modern Sotheby’s menilai antusiasme itu melampaui skenario paling optimistis rumah lelang. “Respons terhadap penjualan ini bahkan melampaui ekspektasi tertinggi kami,” ujarnya dalam pernyataan resmi.

Dalam ringkasan Optimaise News, frasa Jaket Kulit CEO Nvidia Jensen Huang Laku Rp17 miliar kini menjadi penanda bahwa memorabilia tokoh chip AI masuk kelas artefak koleksi modern.

Jejak pemakaian jaket di acara Foxconn Taipei 2023

Jejak pemakaian jaket di acara Foxconn Taipei 2023

Item yang dilelang bukan sekadar stok gudang. Catatan lelang menyebut jaket tersebut pernah dikenakan Huang saat menghadiri acara di Foxconn, Taipei, Taiwan, pada 2023.

Jejak pemakaian di panggung industri elektronik Asia memberi provenance yang diincar kolektor. Bagi pasar, moment dokumenter semacam itu mengubah pakaian biasa menjadi jejak visual boom AI.

Itulah sebabnya Jaket Kulit Bekas Jensen Huang Dilelang, Harga Tembus level ratusan ribu dolar, meski wujudnya tetap jaket harian yang familiar di foto-foto konferensi teknologi.

Gaya kulit khas Huang selama hampir dua dekade dan peran keluarga

Gaya kulit khas Huang selama hampir dua dekade dan peran keluarga

Huang jarang tampil di depan publik tanpa jaket kulit. Kebiasaan itu sudah berlangsung hampir 20 tahun dan menjadi bagian identitas visual bos Nvidia.

Di balik citra tegas itu, ia sering bergurau soal siapa yang mengatur busananya. Dalam podcast 2023, Huang mengaku istri dan putrinya yang selama ini menentukan penampilannya.

Konsistensi gaya itulah yang membuat satu unit jaket bisa dibaca sebagai arsip pribadi tokoh AI, bukan barang fesyen musiman.

Momen spontan tukar pakaian dengan Mark Zuckerberg

Gaya Huang juga menarik perhatian sesama pemimpin tech. Pada 2024, ia dan CEO Meta Mark Zuckerberg sempat saling bertukar pakaian di atas panggung, menyerupai tradisi tukar jersey atlet.

Huang secara spontan menyerahkan jaket yang sedang dikenakannya kepada Zuckerberg saat keduanya berbagi panggung. Momen itu viral di kalangan industri.

“Jaket ini justru jadi jauh lebih bernilai karena ini bekas pakaian Anda,” kata Zuckerberg saat itu. Kalimat itu memperkuat narasi bahwa provenance pribadi Huang menaikkan harga memorabilia.

Alokasi hasil lelang ke Edge Institute untuk beasiswa dan residensi

Sotheby’s menegaskan seluruh hasil penjualan disalurkan lewat badan filantropi untuk mendukung Edge Institute. Lembaga nirlaba itu berfokus pada inovasi dan pengembangan talenta.

Dana dari lelang dialokasikan ke skema beasiswa, hibah riset, serta program residensi. Dengan kata lain, jaket harian Huang diubah menjadi modal pendidikan dan eksperimen inovasi.

Sudut filantropi ini membedakan lelang tersebut dari sekadar aksi spekulasi kolektor. Publik melihat penawaran tinggi sebagai sumbangan tidak langsung ke ekosistem riset, bukan hanya piala pajangan.

FAQ

Berapa harga final jaket kulit Jensen Huang di Sotheby’s?

Jaket itu laku US$960.000 atau sekitar Rp17 miliar pada Jumat, 17 Juli 2026, setelah diperebutkan 45 penawar.

Berapa estimasi awal dan harga ritelnya?

Estimasi rumah lelang US$40.000–US$60.000. Harga eceran jaket sejenis biasanya di bawah US$10.000 atau setara lebih-kurang Rp178 juta.

Ke mana hasil lelang disalurkan?

Seluruh dana diarahkan mendukung Edge Institute untuk beasiswa, hibah, dan residensi inovasi.

Mengapa jaket itu dinilai sangat mahal?

Selain dikenakan di acara Foxconn Taipei 2023, item itu dianggap artefak era booming AI dari tokoh dengan kekayaan sekitar Rp3.100 triliun yang jarang tampil tanpa jaket kulit khasnya.

Dyah
Redaktur Hiburan

Dyah adalah redaktur hiburan Optimaise News. Meliput film, selebriti, drama Asia, dan industri hiburan regional. Menyusun berita hiburan berbasis rilis, unggahan resmi, dan konteks industri agar pembaca mendapat ringkasan yang jelas, bukan sekadar copas judul viral.