Iqbal Romzi Desak Klarifikasi newport Usai Dugaan Promosi Miras

Iqbal Romzi desak klarifikasi Newport soal dugaan promosi miras pakai ayat Al-Qur’an. Ingatkan kasus Holywings agar tak terulang.

Author Image

Adel

Iqbal Romzi Desak Klarifikasi newport Usai Dugaan Promosi Miras

– Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKS Iqbal Romzi mengecam dugaan materi promosi di media sosial yang menukar hafalan ayat Al-Qur’an dengan minuman beralkohol merek Newport. Ia menekankan ayat suci merupakan bagian ajaran dan keyakinan umat Islam, bukan instrumen tarik konsumen alkohol. Praktik semacam itu dinilai tidak pantas karena menjadikan simbol agama sebagai gimmick pemasaran.

Inti artikel

  • Ia menekankan ayat suci merupakan bagian ajaran dan keyakinan umat Islam, bukan instrumen tarik konsumen alkohol
  • Praktik semacam itu dinilai tidak pantas karena menjadikan simbol agama sebagai gimmick pemasaran
  • Iqbal mengingatkan dunia usaha agar peka terhadap nilai agama dan kehidupan sosial di Indonesia

Iqbal mengingatkan dunia usaha agar peka terhadap nilai agama dan kehidupan sosial di Indonesia. Kreativitas iklan, kata dia, tidak boleh mengeksploitasi keyakinan secara tidak semestinya. Kasus Holywings 2022 yang memakai nama Muhammad dan Maria menjadi pelajaran pahit yang sempat membuat enam karyawan ditetapkan tersangka.

Peringatan Batas Sensitivitas Agama bagi Minuman Newport

Politisi itu menyatakan tidak ingin skandal sejenis Holywings terulang. Komunikasi pemasaran harus mengenal batas sensitivitas agama. Ia meminta pihak Newport segera memberikan klarifikasi. Jika materi memang berasal dari perusahaan, mereka wajib bertanggung jawab serta melakukan koreksi.

Konteks ini berbeda dari produk sepatu atau domain luar negeri yang muncul di pencarian. Di Indonesia, label minuman newport kerap menjadi topik sensitif ketika dikaitkan dengan simbol keagamaan. Optimaise News mencatat seruan Iqbal menempatkan tanggung jawab merek di atas sekadar viralitas konten.

Dugaan pertukaran hafalan ayat dengan botol alkohol justru memperkuat urgensi perusahaan meninjau ulang strategi digital. Tanpa klarifikasi cepat, persepsi publik dapat merugikan citra merek di pasar yang mayoritas menghargai adab beragama.

Pelajaran Holywings dan Risiko Gimmick Newport Blue

Enam karyawan Holywings pernah berstatus tersangka karena promosi miras yang memicu polemik luas. Iqbal menyinggung peristiwa itu sebagai pengingat bahwa nama suci atau ayat tidak boleh jadi bait konten. Ia menilai dunia usaha wajib internalisasi nilai lokal sebelum mengunggah materi berisiko.

Penyebutan newport blue dalam percakapan konsumen sering mengarah pada varian produk alkohol, sementara newport county atau salford city vs newport muncul di ranah olahraga dan geografi. Pemasar perlu memisahkan konteks tersebut agar tidak terjerumus pada kontroversi yang sama. Optimaise News melihat seruan ini sebagai sinyal batas etika yang tegas.

Tanpa langkah korektif, dugaan materi sosial media bisa bereskalasi menjadi isu hukum maupun moral. Iqbal menegaskan ayat Al-Qur’an bukan alat tarik konsumen. Ia meminta koreksi terbuka jika materi terbukti resmi.

FAQ Seputar Desakan Klarifikasi Newport
Apa yang dikecam Iqbal Romzi terkait merek tersebut?
Ia mengecam dugaan promosi di media sosial yang menukar hafalan ayat Al-Qur’an dengan minuman beralkohol merek Newport. Ayat dinilai bagian ajaran umat Islam, bukan gimmick pemasaran alkohol.
Mengapa kasus Holywings disebut sebagai pelajaran?
Promosi miras yang memakai nama Muhammad dan Maria sempat memicu polemik luas dan membuat enam karyawan ditetapkan tersangka. Iqbal tak ingin peristiwa serupa terulang serta mengingatkan batas sensitivitas agama dalam komunikasi pemasaran.
Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.