Indra Priawan Imam Jumat Edmonton: Pewaris Blue Bird Dipuji Fasih

Indra Priawan Djokosoetono imami salat Jumat perdana di Al-Ikhlas Centre Edmonton; bacaan fasih, pewaris Blue Bird, dan konteks masjid diaspora.

Author Image

Dyah

Indra Priawan Imam Jumat Edmonton: Pewaris Blue Bird Dipuji Fasih

– Indra Priawan Djokosoetono, suami aktris Nikita Willy dan pewaris keluarga Blue Bird, memimpin salat Jumat perdana di Masjid Al-Ikhlas Centre Edmonton, Kanada Barat, dalam rangka peresmian masjid Indonesia pertama di wilayah itu. Optimaise News merangkum, momen itu merambat luas lewat unggahan Instagram @masjidedmontonkanada karena bacaan Al-Quran yang fasih, jelas, dan khusyuk di hadapan Ustaz Fatih Karim serta jamaah.

Inti artikel

  • Sebelum naik menjadi imam, Indra sudah memberi sambutan sambil melantunkan ayat
  • Video yang beredar menampilkan kelancaran Surat Al-Kahfi
  • Nama lengkapnya Indra Priawan Djokosoetono

Sebelum naik menjadi imam, Indra sudah memberi sambutan sambil melantunkan ayat. Video yang beredar menampilkan kelancaran Surat Al-Kahfi. Reaksi jamaah, warganet, dan bahkan ibu mertua Yora Febrina menempatkan sosok itu bukan hanya sebagai suami artis, melainkan wajah kesalehan publik di diaspora.

Siapa Indra Priawan Djokosoetono di Balik Nama Blue Bird

Nama lengkapnya Indra Priawan Djokosoetono. Ia dikenal generasi ketiga keluarga Djokosoetono, pendiri bisnis taksi yang kini berkembang menjadi Blue Bird Group dengan lini limusin, bus, hingga logistik.

Sumber primer Grid menyebut kelahiran di Jakarta 15 Februari 1993 dan usia 33 tahun. Laporan Bisnis.com mencatat 15 Februari 1992 sebagai putra Chandra Suharto Djokosoetono dan cucu Mutiara Siti Fatimah Djokosoetono. Catatan editorial ini menandai dua tahun yang berbeda tanpa spekulasi; yang jelas ia sudah berusia sekitar tiga puluhan dan aktif di jabatan korporat keluarga.

Ia juga disebut memegang sekitar 5,96 persen saham Blue Bird Group, pernah menyentuh bisnis fesyen dan olahraga, serta menjadi co-owner platform belanja busana daring. Di ranah perhotelan, nama Indra muncul sebagai komisaris KAJA Group.

Rangkaian Peresmian Al-Ikhlas Centre Edmonton yang Memanggilnya Jadi Imam

Pasangan Indra dan Nikita Willy hadir di Edmonton untuk rangkaian pembukaan masjid. Masjid itu disebut masjid komunitas Indonesia pertama di Kanada Barat. Indra sempat memberi sambutan yang diisi lantunan ayat sebelum dipercaya mengimami salat Jumat perdana.

Akun @masjidedmontonkanada menulis: “Momen takjub saat Indra Priawan memimpin Sholat Jumat perdana di Masjid Al Ikhlas Centre Edmonton.” Lanjutan caption menyebut: “Beliau mengimami Ustadz Fatih Karim beserta para jamaah masjid. Momen ini dalam rangkaian peresmian Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat.”

Sambutan Al-Quran, penunjukan imam, dan identitas masjid diaspora membentuk satu alur: ruang ibadah baru butuh sosok yang mampu mengikat jamaah secara spiritual, bukan sekadar selebritas yang mampir berlibur.

Reaksi Jamaah, Warganet, dan Ibu Mertua Yora Febrina

Pihak masjid menegaskan jamaah merasa takjub dan salut karena Indra “begitu khusyuk melantunkan Ayat Al-Qur’an secara fasih dan jelas.” Banyak netizen menilai bacaan itu bukan surat pendek semata, sehingga menandakan hafalan. Ada pula yang mengingatkan agar tidak menilai seseorang hanya dari penampilan atau kekayaan.

Yora Febrina, ibu Nikita Willy, meninggalkan komentar hangat di unggahan masjid: “MasyaaAllah Indra ku sayang, semoga istiqomah ya nak.” Dalam rangkuman Optimaise News, komentar itu menambahkan warna keluarga pada momen yang semula viral sebagai berita selebritas.

Latar Pendidikan dan Peran Bisnis di Grup Keluarga

Usai lulus Teknik Mesin Universitas Indonesia tahun 2013, Indra menempuh magister International Business dengan spesialisasi Project and Risk Management di Hult International Business School, Amerika Serikat, sekitar 2015, 2016. Sebelum lebih dalam di kerajaan bisnis keluarga, ia sempat menyentuh fesyen dan olahraga.

Sejak sekitar 2010 ia menjabat manajer operasional serta komisaris di Blue Bird Group. Angka kepemilikan sekitar 5,96 persen saham digabung dengan peran dual di transportasi dan platform busana memberi potret pewaris kontemporer yang tidak hanya mengandalkan nama besar.

Di kanal YouTube Nikita Willy Official, Indra pernah menggambarkan didikan orang tua dan nenek yang menekankan kesahajaan meski keluarga berkecukupan. Nilai itu menjadi jembatan antara citra old money dan praktik ibadah yang kini disaksikan jamaah di Edmonton.

Konteks Masjid Diaspora: Dana, Pendukung, dan Tokoh yang Hadir

Pembangunan digagas Cinta Quran Foundation di lahan yang dulunya studio musik, dengan proses yang dimulai sekitar 2025. Dana sekitar 1,4 juta dolar Kanada terkumpul dari sekitar 200.000 orang dalam waktu kurang dari dua tahun.

Selain Indra dan Nikita, peresmian dihadiri pasangan Tengku Firmansyah dan Cindy Fatikasari yang tinggal di Kanada dan mendukung proyek sejak 2025. Konsul Jenderal RI di Vancouver, Nina Kurnia Widhi, juga hadir. Kehadiran tokoh-tokoh itu menegaskan masjid sebagai ruang komunitas, bukan monumen wisata semata.

FAQ
Di mana dan kapan Indra Priawan jadi imam salat Jumat?
Di Masjid Al-Ikhlas Centre Edmonton, Kanada Barat, dalam rangkaian peresmian masjid Indonesia pertama di Kanada Barat; video dan liputan beredar di awal Agustus 2026.
Mengapa bacaan Indra dipuji?
Akun masjid dan jamaah menyebut lantunan fasih, jelas, serta khusyuk; Kompas menyebut kelancaran Surat Al-Kahfi di video yang beredar.
Apa hubungan Indra dengan Blue Bird?
Ia pewaris generasi ketiga keluarga Djokosoetono, pernah menjabat manajer operasional dan komisaris Blue Bird Group, serta disebut memegang sekitar 5,96 persen saham.
Dyah
Redaktur Hiburan

Dyah adalah redaktur hiburan Optimaise News. Meliput film, selebriti, drama Asia, dan industri hiburan regional. Menyusun berita hiburan berbasis rilis, unggahan resmi, dan konteks industri agar pembaca mendapat ringkasan yang jelas, bukan sekadar copas judul viral.