IHSG Diprediksi Naik ke 6.300-6.545 Pekan Depan

IHSG diprediksi naik ke 6.300-6.545 pekan depan. Rekomendasi saham BRMS hingga PSAB dari MNC Sekuritas. Dampak rebalancing LQ45 dan Kompas100 terhadap.

Author Image

Dyah

IHSG Diprediksi Naik ke 6.300-6.545 Pekan Depan

IHSG diprediksi melanjutkan tren penguatan teknis pekan depan dengan target harga yang menarik. Phintraco Sekuritas menetapkan level antara 6.300 hingga 6.380 poin, sementara MNC Sekuritas lebih optimis di kisaran 6.352 hingga 6.545 poin. Meski ada risiko reversal ke rentang 6.108 hingga 6.187, pasar saat ini didukung fundamental yang kuat.

Inti artikel

  • IHSG diprediksi melanjutkan tren penguatan teknis pekan depan dengan target harga yang menarik
  • Meski ada risiko reversal ke rentang 6.108 hingga 6.187, pasar saat ini didukung fundamental yang kuat
  • Data terkini menunjukkan IHSG ditutup menguat 0,8 persen ke level 6.236,1 pada Jumat 31 Juli 2026

Data terkini menunjukkan IHSG ditutup menguat 0,8 persen ke level 6.236,1 pada Jumat 31 Juli 2026. Sektor teknologi berkontribusi terbesar dengan kenaikan 2,36 persen. Sepanjang Juli, IHSG naik 10,5 persen setelah enam bulan negatif. Indeks Asia lain juga menguat meski ketegangan geopolitik memanas pasca serangan Iran terhadap aset AS di Kuwait dan Bahrain. Rupiah menguat 0,49 persen ke Rp18.022 per dolar AS.

Teknikal IHSG Pekan Depan

Analisis teknikal menunjukkan IHSG berpotensi melanjutkan tren naik jika mempertahankan level saat ini. Phintraco Sekuritas melihat dukungan dari volume perdagangan stabil sementara MNC Sekuritas menekankan faktor rupiah yang positif. Trader disarankan memantau pola candlestick dan support resistance agar keputusan tepat diambil.

Perkembangan ini juga terlihat dari kinerja sektor teknologi yang kuat. Meski ada faktor eksternal geopolitik, fundamental domestik tetap mendukung prediksi penguatan. Potensi reversal tetap ada jika pasar mengalami koreksi mendadak.

Rekomendasi Saham Trading BRMS hingga PSAB

Rekomendasi Saham Trading BRMS hingga PSAB
Ilustrasi Rekomendasi Saham Trading BRMS hingga PSAB.

Analis MNC Sekuritas merekomendasikan saham BRMS, ENRG, MBMA, dan PSAB untuk diperdagangkan pekan depan. Pilihan ini didasarkan pada potensi kenaikan harga signifikan serta likuiditas yang baik di sektor masing-masing. Rekomendasi mencerminkan evaluasi fundamental yang mendalam untuk trader.

Optimaise News menyajikan tabel perbandingan target IHSG dari kedua analis.

Phintraco Sekuritas MNC Sekuritas
Target IHSG 6.300-6.380 6.352-6.545
Potensi Reversal 6.108-6.187 6.108-6.187

Trader disarankan memonitor perkembangan saham-saham ini secara rutin seiring berjalannya pekan untuk memaksimalkan peluang.

Dampak Rebalancing LQ45 dan Kompas100 terhadap Likuiditas

Dampak Rebalancing LQ45 dan Kompas100 terhadap Likuiditas
Ilustrasi Dampak Rebalancing LQ45 dan Kompas100 terhadap Likuiditas.

Rebalancing LQ45 dan Kompas100 mulai 3 Agustus 2026 membawa konstituen baru seperti INDY dan NCKL yang menggantikan SMGR serta TOWR di LQ45. Kompas100 menyambut COIN, EMAS, GGRM, LSIP, MINA, dan RMKE yang menggantikan BREN, BTPS, DSSA, FILM, HMSP, INTP, MTEL, SIDO, serta TCPI. Perubahan bobet juga terjadi, termasuk BBCA turun ke 15 persen dan BMRI naik ke 10,91 persen.

Dampak rebalancing ini meningkatkan likuiditas pasar secara keseluruhan, terutama bagi dana investasi pasif. Menurut Muhammad Wafi dari KISI Sekuritas, sektor komoditas dan perbankan mendapat dorongan positif dari alih-alih dana tersebut. Kombinasi dengan prediksi teknis menunjukkan likuiditas lebih baik akan semakin mendukung potensi penguatan indeks pasca 3 Agustus.

Optimaise News menilai bahwa perubahan ini menjadi sinyal positif bagi investor yang ingin memanfaatkan peluang di pasar saham baru.

Data Ekonomi Penting Pekan Ini

Pekan ini dibuka dengan rilis data ekonomi domestik yang krusial bagi konteks pasar. Pada Senin 3 Agustus 2026, akan dipublikasikan PMI manufacturing, neraca perdagangan, serta inflasi. Data-data ini menjadi dasar bagi analis untuk merevisi prediksi IHSG dan mengidentifikasi peluang trading.

Berikutnya pada Rabu 5 Agustus 2026, GDP kuartal II-2026 akan dirilis. Angka pertumbuhan ini akan memberikan gambaran apakah tren positif IHSG berlanjut atau tidak. Pasar sedang menunggu hasil dengan penuh antisipasi karena data ini kunci untuk memanfaatkan prediksi penguatan pasca rebalancing.

Sentimen Geopolitik dan Komoditas

Sentimen global dipengaruhi perkembangan di Timur Tengah. Serangan Iran terhadap aset AS di Kuwait dan Bahrain memicu kekhawatiran di pasar komoditas. Meski minyak mentah mengalami koreksi lebih dari 1 persen, Rupiah tetap menguat 0,49 persen ke Rp18.022 per dolar AS.

Majoritas indeks Asia menguat menunjukkan resiliensi pasar terhadap ketegangan geopolitik. Namun, perlu waspada jika serangan ini memengaruhi supply energi lebih luas. Optimaise News menekankan bahwa analisis teknis tetap panduan utama meski faktor eksternal ini ada.

Dyah
Redaktur Hiburan

Dyah adalah redaktur hiburan Optimaise News. Meliput film, selebriti, drama Asia, dan industri hiburan regional. Menyusun berita hiburan berbasis rilis, unggahan resmi, dan konteks industri agar pembaca mendapat ringkasan yang jelas, bukan sekadar copas judul viral.