Huawei memperkenalkan generasi kedua perangkat lipatnya di China sepanjang 2026 lewat MateBook Fold Extraordinary Master Edition. Model ini hadir sebagai penerus unit yang pertama kali diperkenalkan pada Mei 2025, dengan fokus pada layar OLED berukuran 18 inci yang dilipat di tengah hingga berukuran setara laptop sekitar 13 inci.
Inti artikel
- Huawei memperkenalkan generasi kedua perangkat lipatnya di China sepanjang 2026 lewat MateBook Fold Extraordinary Master Edition
- Panel yang digunakan memakai teknologi dual-layer LTPO OLED dengan resolusi 3.296 x 2.472 piksel atau setara 3.3K
- Saat dibentangkan penuh, rasio aspek menjadi 4:3 yang cocok untuk menampilkan dokumen spreadsheet atau presentasi tanpa banyak scrolling
Bagi pelaku UMKM di Indonesia yang mencari alat kerja portable namun luas, kehadiran laptop lipat seukuran ini menawarkan potensi multitasking tanpa harus membawa monitor tambahan. Chipset Kirin X90 Plus diklaim Huawei memberikan performa sekitar 25 persen lebih mulus dibanding generasi sebelumnya, dipadukan RAM hingga 32 GB dan penyimpanan SSD hingga 2 TB.
Layar dual-layer LTPO untuk produktivitas harian
Panel yang digunakan memakai teknologi dual-layer LTPO OLED dengan resolusi 3.296 x 2.472 piksel atau setara 3.3K. Saat dibentangkan penuh, rasio aspek menjadi 4:3 yang cocok untuk menampilkan dokumen spreadsheet atau presentasi tanpa banyak scrolling.
Kecerahan HDR puncak mencapai 1.600 nits sehingga konten tetap terbaca di bawah sinar langsung. Rasio screen-to-body 92 persen dengan bezel tipis membuat area kerja terasa maksimal. Mode dilipat sebagian mengubah resolusi area layar menjadi 2.472 x 1.648 piksel dengan rasio 3:2, mirip proporsi perangkat sehari-hari.
Konfigurasi ini memberi opsi fleksibel bagi pengguna yang ingin berpindah cepat antara mode tablet besar dan laptop ringkas. Optimaise News mencatat bahwa kombinasi ukuran 18 inci yang bisa dilipat menjadi sekitar 13 inci mengurangi kebutuhan membawa dua perangkat terpisah.
Spesifikasi penyimpanan dan chipset untuk beban kerja berat

Kirin X90 Plus menjadi otak utama yang diklaim lebih mulus sekitar 25 persen. Kapasitas RAM hingga 32 GB mendukung buka banyak tab browser, aplikasi desain ringan, dan perangkat lunak akuntansi secara bersamaan. SSD hingga 2 TB memberi ruang arsip file klien tanpa harus mengandalkan cloud setiap saat.
Bagi pemilik usaha kecil yang sering mendesain materi promosi atau mengedit video singkat, kapasitas ini meminimalkan bottleneck. Generasi pertama yang rilis Mei 2025 sudah memperkenalkan konsep lipat, sementara edisi Extraordinary Master 2026 menyempurnakan panel dan daya tampung data.
Penggunaan di lingkungan kerja Indonesia yang panas dan berdebu tetap bergantung pada kebiasaan perawatan pengguna. Namun rasio bezel tipis dan kecerahan tinggi membantu visibilitas di ruangan dengan pencahayaan campuran.
Pilihan mode lipat penuh dan setengah untuk skenario berbeda

Saat dibuka total, proporsi 4:3 meniru papan tulis digital yang stabil untuk meeting hybrid. Dilipat sebagian, rasio 3:2 dengan resolusi 2.472 x 1.648 piksel memudahkan pengetikan sambil memegang perangkat seperti laptop biasa.
Pelaku UMKM dapat memanfaatkan mode ini saat presentasi di lapangan atau input data di gudang. Layar OLED 18 inci yang dilipat di tengah tetap mempertahankan kualitas warna berkat panel dual-layer LTPO.
Klaim kecerahan puncak 1.600 nits HDR menjadikannya relevan untuk kerja outdoor singkat. Optimaise News melihat bahwa skenario dual-mode ini mengurangi frekuensi ganti perangkat di antara meja kantor dan lokasi klien.







