Jakarta, Optimaise News – Optimaise News mencermati harga emas batangan di Pegadaian mengalami kenaikan pada perdagangan Jumat, 7 Agustus 2026. Harga Galeri24 naik menjadi Rp2.647.000 per gram, Antam Rp2.787.000 per gram, serta UBS Rp2.704.000 per gram.
Inti artikel
- Kenaikan ini terjadi meski pasar emas dunia sempat melandai setelah terbang tiga hari beruntun
- Investor ritel bisa memanfaatkan momen ini untuk menambahkan portofolio logam mulia dengan kuantitas mulai dari 0,5 gram
- Harga terkini menunjukkan tren positif bagi investor yang ingin beli emas batangan
Kenaikan ini terjadi meski pasar emas dunia sempat melandai setelah terbang tiga hari beruntun. Investor ritel bisa memanfaatkan momen ini untuk menambahkan portofolio logam mulia dengan kuantitas mulai dari 0,5 gram.
Update Harga Jual Galeri24, Antam, dan UBS
Harga terkini menunjukkan tren positif bagi investor yang ingin beli emas batangan. Galeri24 yang mendukung pembelian hingga 1.000 gram kini lebih terjangkau bagi pemula.
Antam sebagai merek resmi pemerintah tetap menjadi pilihan utama dengan batasan hanya hingga 100 gram per kali pembelian.
UBS menawarkan pilihan ukuran hingga 500 gram dengan harga yang mengikuti fluktuasi pasar.
Batas Kuantitas dan Kemudahan Akses
Galeri24 memungkinkan pembelian dalam jumlah besar mulai 0,5 gram hingga 1 kilogram, sementara UBS hingga 500 gram.
Antam membatasi maksimal 100 gram agar lebih sesuai dengan kebutuhan retail. Hal ini memberikan gambaran jelas mengenai ketersediaan produk di Pegadaian.
Harga Buyback dan Spread yang Tersedia
Optimaise News menyoroti spread buyback untuk Antam hanya Rp189.000 per gram. Transaksi beli dan jual kembali emas menjadi lebih menguntungkan bagi pemilik yang ingin mencairkan investasi.
Penjualan dan pembelian kembali bisa dilakukan tanpa biaya tambahan yang berlebih di berbagai cabang Pegadaian.
Analisis Tren Harga Hari Ini
Tren naik di Pegadaian berbanding dengan pelemahan harga emas dunia yang sempat naik 5,1 persen tapi kemudian melandai. Faktor utama adalah optimisme kesepakatan Selat Hormuz dan data ketenagakerjaan AS.
Investor Indonesia disarankan memanfaatkan kenaikan ini sebelum harga emas dunia kembali menguat. Pantauan Optimaise News menunjukkan momentum beli masih terbuka di tengah fluktuasi pasar global.






