Harga Emas Naik ke US$4108,72, Geopolitik Timur Tengah Dorong Tren

Harga emas naik ke US.108,72 per ons karena geopolitik Timur Tengah memanas dan dolar AS melemah. Bandar pasar optimis tren positif ini akan berlanjut.

Author Image

Dyah

Harga Emas Naik ke US$4108,72, Geopolitik Timur Tengah Dorong Tren

Harga emas melonjak signifikan dipicu oleh geopolitik yang semakin tegang di Timur Tengah serta pelemahan dolar AS. Bandar pasar yakin perang akan memperpanjang tren positif ini di tengah ketidakpastian global.

Inti artikel

  • Harga emas melonjak signifikan dipicu oleh geopolitik yang semakin tegang di Timur Tengah serta pelemahan dolar AS
  • Bandar pasar yakin perang akan memperpanjang tren positif ini di tengah ketidakpastian global
  • Secara global, harga emas spot terus menunjukkan kekuatan di tengah ketidakpastian geopolitik

Pergerakan ini tercatat pada 31 Juli 2026, di mana harga spot emas dunia naik ke level US$4.108,72 per ons, meningkat 0,15 persen dalam satu hari dan 1,86 persen dalam dua hari berturut-turut.

Pergerakan Harga Emas Global dan Lokal

Secara global, harga emas spot terus menunjukkan kekuatan di tengah ketidakpastian geopolitik. Kenaikan ini mencerminkan permintaan yang solid dari investor dan bank sentral dunia yang mencari aset pelindung.

Di Indonesia, harga emas Antam juga turut naik menjadi Rp2.623.000 per gram setelah kenaikan Rp7.000 per hari sebelumnya. Angka lokal ini menjadi acuan utama bagi masyarakat yang berinvestasi dalam emas batangan.

Faktor Pendukung Naiknya Harga Emas

Faktor Pendukung Naiknya Harga Emas
Ilustrasi Faktor Pendukung Naiknya Harga Emas.

Beberapa faktor utama mendukung kenaikan harga emas ini. Geopolitik di Timur Tengah yang memanas karena konflik berkepanjangan menjadi pendorong utama, karena meningkatkan permintaan akan aset pelindung seperti emas di tengah risiko ekonomi.

Selain itu, melemahnya indeks dolar AS hingga 99,86, terendah sejak 16 Juni 2026, juga mendukung harga emas dalam dolar AS. Kondisi ini menciptakan iklim yang menguntungkan bagi investor emas di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Optimaise News menilai bahwa sintesis antara faktor geopolitik dan moneter menjadi gambaran utuh yang mendorong harga emas melonjak. Investor global kini melihat emas sebagai pilihan lebih menarik dibandingkan aset lain yang tidak stabil.

Harga Antam dan Spread Buyback Terbaru

Harga Antam dan Spread Buyback Terbaru
Ilustrasi Harga Antam dan Spread Buyback Terbaru.

Harga emas Antam terkini berada di Rp2.623.000 per gram dengan spread buyback sebesar Rp225.000 per gram. Spread ini menjadi pertimbangan penting bagi investor ritel di Indonesia yang sering khawatir tentang biaya transaksi tersembunyi.

Untuk informasi lebih lengkap, berikut perbandingan harga emas global dan lokal menurut data terkini:

Aspek Harga Global Harga Lokal (Antam)
Harga US$4.108,72 per ons Rp2.623.000 per gram
Perubahan Harian +0,15% +Rp7.000
Spread Buyback N/A Rp225.000 per gram
Perubahan Dua Hari +1,86% Terukur positif

Spread buyback yang tinggi dapat menjadi biaya tersembunyi bagi investor. Manajemen spread yang baik sangat penting untuk mengoptimalkan pengembalian investasi emas batangan.

Dampak Kebijakan Fed dan Inflasi AS

Kebijakan Federal Reserve dan inflasi AS juga memengaruhi pasar emas secara signifikan. Indeks PCE AS turun 0,1% pada Juni, tetapi inflasi diproyeksikan kembali naik akibat konflik Timur Tengah yang memengaruhi harga minyak dan rantai pasok global.

Peluang kenaikan suku bunga Fed pada September turun ke 61% dari 77% sebelumnya. Hal ini dapat memberikan dorongan lebih lanjut pada harga emas karena ekspektasi penurunan suku bunga di masa depan.

Klaim pengangguran AS mingguan naik ke 197.000, meski masih di bawah perkiraan pasar. Data ini menunjukkan perlindungan tenaga kerja yang lebih baik di Amerika Serikat, meskipun tren mingguan naik 9.000 dari level terendah.

Outlook Harga Emas dan Strategi Investor

Prediksi analisis menunjukkan harga emas tembus US$4.150 hingga US$4.200 menurut Kepala Strategi Komoditas TD Securities Bart Melek. Tren kenaikan bulanan pertama dalam lima bulan ini menjadi sinyal positif bagi investor yang ingin memanfaatkan momentum saat ini.

Bandar pasar seperti dari TD Securities optimis dengan pernyataan Bart Melek yang menekankan resistensi harga emas di level tertentu. Tren ini dapat berlanjut jika faktor geopolitik tetap mendominasi pasar komoditas.

Untuk investor emas batangan di Indonesia, kelola spread dengan membeli emas saat harga rendah dan menghindari pembelian impulsif. Diversifikasi dengan emas batangan dan emas perhiasan juga disarankan untuk perlindungan aset jangka panjang, terutama menghadapi volatilitas pasar global.

FAQ
Q: Apa penyebab utama kenaikan harga emas saat ini?
A: Geopolitik di Timur Tengah yang meluas dan melemahnya dolar AS menjadi pendorong utama.
Q: Berapa spread buyback emas Antam saat ini?
A: Spread buyback emas Antam terbaru adalah Rp225.000 per gram.
Q: Harga emas Antam berapa saat ini?
A: Harga emas Antam berada di Rp2.623.000 per gram per 31 Juli 2026.
Q: Apakah harga emas masih berpeluang naik di masa mendatang?
A: Ya, peluang kenaikan masih terbuka karena prediksi tembus US$4.150-US$4.200 dan dukungan pelemahan dolar.
Dyah
Redaktur Hiburan

Dyah adalah redaktur hiburan Optimaise News. Meliput film, selebriti, drama Asia, dan industri hiburan regional. Menyusun berita hiburan berbasis rilis, unggahan resmi, dan konteks industri agar pembaca mendapat ringkasan yang jelas, bukan sekadar copas judul viral.