Harga Emas Antam Turun Rp12.000 per Gram, XAU/USD Siap Rebound

Harga Emas Antam turun Rp12.000 per gram ke Rp2.601.000. XAU/USD siap rebound jelang keputusan The Fed dan eskalasi konflik Timur Tengah. Analisis lengkap.

Author Image

Dyah

Harga Emas Antam Turun Rp12.000 per Gram, XAU/USD Siap Rebound

Emas Antam melemah tipis di tengah tunggu keputusan The Fed dan eskalasi konflik Timur Tengah. Harga emas spot turun 0,1 persen menjadi US$4.021,87 per ons sementara kontrak Agustus turun 0,4 persen ke US$4.021,70. Emas Antam jatuh Rp12.000 per gram ke Rp2.601.000 sementara buyback melemah Rp15.000 per gram ke Rp2.346.000.

Inti artikel

  • Emas Antam melemah tipis di tengah tunggu keputusan The Fed dan eskalasi konflik Timur Tengah
  • Harga emas spot turun 0,1 persen menjadi US$4.021,87 per ons sementara kontrak Agustus turun 0,4 persen ke US$4.021,70
  • Emas Antam jatuh Rp12.000 per gram ke Rp2.601.000 sementara buyback melemah Rp15.000 per gram ke Rp2.346.000

Penurunan ini terjadi jelang keputusan suku bunga The Fed yang diprediksi menahan investor emas di dekat level saat ini. Meski demikian, sinyal rebound masih terbuka karena potensi pergerakan besar berikutnya.

Analisis Teknis XAU/USD di Sesi Asia

XAU/USD tampak stabil di zona US$4.020 meski pasar Asia menunjukkan ketidakpastian. Analisis teknis menunjukkan harga berada di bawah SMA 21 hari yang diestimasi di US$4.070. Indikator RSI berada di level 44 yang menandakan momentum pelemahan sedang berlangsung.

Secara keseluruhan, grafik harian masih mencerminkan tren sideways dengan support kuat di US$3.980 dan resistance di US$4.050. Jika harga berhasil tembus resistance tersebut, potensi rebound ke US$4.080 terbuka dalam waktu dekat.

Dampak Konflik Timur Tengah terhadap Harga Emas

Eskalasi serangan militer ke fasilitas minyak di Saudi dan Irak telah memicu rebound harga minyak serta dorongan inflasi global. Hal ini secara langsung mendukung permintaan emas sebagai aset pelindung risiko di tengah ketidakpastian geopolitik.

Komitmen Ketua The Fed Kevin Warsh pasca pertemuan juga turut memengaruhi sentimen. Investor ritel semakin waspada terhadap ketidakpastian suku bunga dan geopolitik yang bisa mendorong harga emas naik lebih tinggi.

Prakiraan Commerzbank untuk Harga Emas Semester II 2026

Bank investasi Commerzbank menurunkan target harga emas akhir tahun menjadi US$4.500. Prakiraan ini lebih konservatif dibanding estimasi sebelumnya dan mengandalkan asumsi stabilnya pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat.

Analis memproyeksikan harga emas bisa mencapai kisaran US$4.300 hingga US$4.600 sepanjang semester kedua. Faktor utama adalah pemulihan inflasi pasca serangan militer Timur Tengah yang memaksa The Fed menjaga suku bunga lebih ketat.

Harga Emas Antam dan Buyback Hari Ini

Berikut tabel perbandingan harga emas Antam hari ini dengan buyback yang dirilis Antam pada Selasa ini:

Jenis Harga Harga (Rp/gram)
Harga Emas Antam Rp2.601.000
Buyback Antam Rp2.346.000
Spread (beli-jual) Rp255.000

Spread yang lebih lebar hari ini mencerminkan permintaan ritel yang masih terjaga meski harga spot melemah.

Probabilitas Kenaikan Suku Bunga The Fed

Pasar menghitung peluang kenaikan suku bunga 25 basis poin sebesar 30 persen pada Juli mendatang. Kemungkinan kenaikan September jauh lebih tinggi dengan estimasi 80 persen berdasarkan FedWatch Tool.

Investor ritel Indonesia perlu waspada karena kenaikan suku bunga bisa menekan permintaan emas fisik sementara waktu. Namun di sisi lain, emas Antam tetap menjadi pilihan pelindung di tengah ketidakpastian ekonomi domestik.

Secara keseluruhan, pergerakan harga emas Antam hari ini mencerminkan sinyal menunggu keputusan The Fed dan perkembangan konflik Timur Tengah. Investor ritel disarankan pantau update harga emas hari ini secara rutin dan manfaatkan produk emas Antam untuk diversifikasi portofolio mereka.

Silakan kunjungi situs resmi Antam untuk harga emas hari ini yang lebih update.

Dyah
Redaktur Hiburan

Dyah adalah redaktur hiburan Optimaise News. Meliput film, selebriti, drama Asia, dan industri hiburan regional. Menyusun berita hiburan berbasis rilis, unggahan resmi, dan konteks industri agar pembaca mendapat ringkasan yang jelas, bukan sekadar copas judul viral.