Manajemen GoPay menjamin keamanan saldo dan data pengguna meskipun terjadi gangguan layanan pada Selasa 28 Juli 2026. Banyak pengguna yang melaporkan top-up terpotong tanpa masuk ke saldo, transaksi gagal saat membayar melalui aplikasi Gojek, serta notifikasi error muncul saat mencoba menggunakan opsi GoPay.
Inti artikel
- Manajemen GoPay menjamin keamanan saldo dan data pengguna meskipun terjadi gangguan layanan pada Selasa 28 Juli 2026
- Head of Corporate Affairs GoPay Audrey Petriny menyatakan tim sedang memperbaiki kendala teknis secara intensif
- Manajemen memohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan menekankan pentingnya menghubungi hanya melalui kanal resmi
Head of Corporate Affairs GoPay Audrey Petriny menyatakan tim sedang memperbaiki kendala teknis secara intensif. Gangguan yang dimulai sekitar siang hari itu masih terpantau hingga pukul 15.21 WIB, di mana pengguna harus bergantung pada opsi pembayaran tunai. Manajemen memohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan menekankan pentingnya menghubungi hanya melalui kanal resmi.
Keluhan Pengguna: Top-up Terpotong, Saldo Belum Masuk, Bayar Error
Ratusan pengguna di media sosial melaporkan saldo mereka terpotong saat melakukan top-up namun tidak masuk selama satu setengah jam. Notifikasi layanan error muncul ketika mencoba bayar dengan GoPay di aplikasi Gojek, sehingga opsi pembayaran menjadi tidak tersedia. Beberapa pengguna mengeluh kelaparan karena uang tidak masuk, ditambah ketidakpastian durasi gangguan yang tak jelas. Salah satu laporan menyebut pengalaman yang membuat mereka stres karena harus menunggu tanpa klarifikasi resmi.
Audrey Petriny: Kendala Teknis, Tim Perbaiki Intensif
Head of Corporate Affairs GoPay Audrey Petriny mengakui adanya kendala teknis yang menyebabkan gangguan tersebut. Ia menyatakan tim teknis sedang bekerja tanpa henti untuk mengatasi masalah dan memulihkan layanan secepat mungkin. Pantauan menunjukkan gangguan masih berlangsung dengan berbagai notifikasi error yang muncul saat coba melakukan pembayaran GoPay.
Saldo dan Data Pengguna Dijamin Tetap Aman
Saldo serta data pengguna dijamin aman oleh GoPay sesuai dengan pernyataan resmi Audrey Petriny. Manajemen menegaskan tidak ada risiko kebocoran data atau penarikan dana tidak sah. Permohonan maaf disampaikan kepada pelanggan yang mengalami ketidaknyamanan akibat gangguan ini, dengan komitmen untuk meningkatkan keamanan sistem GoPay di masa mendatang.
Imbauan Resmi: Hanya CS Resmi, Jangan Bagikan OTP atau PIN
GoPay menegaskan hubungi hanya melalui kanal resmi termasuk customerservice@gopay.co.id. Layanan tidak akan pernah meminta OTP atau PIN atau data pribadi melalui pesan atau telepon. Imbauan ini penting karena banyak kasus penipuan yang menargetkan pengguna. Pelanggan diminta waspada terhadap permintaan yang tidak sesuai dengan prosedur resmi.
Dampak di Gojek: Opsi GoPay Tak Bisa Dipakai
Dampak gangguan ini dirasakan pengguna Gojek, di mana opsi pembayaran GoPay tidak tersedia. Hanya cash yang bisa digunakan untuk membayar mitra driver dan layanan terkait. Menurut pantauan media, saldo pembayaran ke mitra driver tidak muncul, sehingga mereka diminta mengutamakan transaksi tunai. GoPay juga menjamin pembayaran ke bank BCA dan CIMB serta tip cash tetap aman meski ada gangguan.
Langkah Cepat Mengatasi Keluhan Saldo Nyangkut
Jika saldo terpotong dan tidak masuk, pengguna bisa mengikuti langkah berikut: pertama, cek riwayat transaksi di aplikasi Gojek untuk memastikan transaksi tercatat. Kedua, hubungi hanya customerservice@gopay.co.id atau melalui fitur bantuan resmi. Ketiga, hindari membagikan OTP atau PIN kepada siapa pun. Langkah-langkah ini disusun berdasarkan panduan resmi GoPay untuk memberikan ketenangan bagi pengguna yang mengalami masalah.
GoPay terus berupaya meningkatkan ketahanan sistem agar gangguan serupa tidak terulang. Bagi pelanggan yang mengalami keluhan serupa, melaporkan ke pihak resmi menjadi langkah terbaik agar masalah bisa diselesaikan secepatnya.







