Google merilis Gemini 3.6 Flash yang hemat 17 persen token dibanding model sebelumnya. Harga inputnya USD 1,50 per juta token atau sekitar Rp26 ribu, dengan skor coding DeepSWE naik ke 49 persen dari 37 persen. Skor riset machine learning juga lonjak ke 63,9 persen.
Inti artikel
- Google merilis Gemini 3.6 Flash yang hemat 17 persen token dibanding model sebelumnya
- Harga inputnya USD 1,50 per juta token atau sekitar Rp26 ribu, dengan skor coding DeepSWE naik ke 49 persen dari 37 persen
- Skor riset machine learning juga lonjak ke 63,9 persen
Model baru Gemini ini dinilai lebih andal berkat opsi Gemini 3.5 Flash-Lite seharga USD 0,30 input atau Rp5 ribu. Latensi rendah cocok untuk tugas cepat, sementara knowledge cutoff sampai Maret 2026. Optimaise News mengulas lonjakan skor termasuk GDPval-AA ke 1421 dan OSWorld-Verified 83 persen.
Penghematan Token dan Struktur Harga Gemini 3.6 Flash
Gemini 3.6 Flash memakai 17 persen lebih sedikit token daripada Gemini 3.5 Flash. Penghematan ini langsung potong biaya operasional bagi pengembang yang jalankan query besar setiap hari.
Harga input ditetapkan USD 1,50 per juta token dan output USD 7,50. Dalam rupiah, input setara sekitar Rp26 ribu. Struktur harga ini bikin model lebih masuk akal untuk startup dan tim riset yang hitung setiap sen.
Berikut tabel harga model Flash terbaru berdasarkan data rilis:
| Model | Input (USD/juta token) | Output (USD/juta token) | Estimasi Input (Rp) |
|---|---|---|---|
| Gemini 3.6 Flash | 1,50 | 7,50 | 26.000 |
| Gemini 3.5 Flash-Lite | 0,30 | – | 5.000 |
Dengan token lebih hemat, pengguna bisa proses data lebih banyak tanpa tagihan melonjak. Ini buka ruang eksperimen lebih lebar di proyek AI lokal.
Lonjakan Skor Coding serta Riset Machine Learning

Skor DeepSWE coding naik dari 37 persen menjadi 49 persen. Kenaikan 12 poin tunjukkan model lebih mahir tulis dan debug kode rumit.
Di riset machine learning, skor melonjak dari 49,7 persen ke 63,9 persen. GDPval-AA naik ke 1421 dari 1349. OSWorld-Verified mencapai 83 persen dari 78,4 persen sebelumnya.
Angka ini bikin model baru Gemini dinilai lebih andal untuk tugas teknis berat. Pengembang kini punya alat yang lebih kuat tanpa harus bayar premium mahal.
Lonjakan skor juga dukung riset yang butuh akurasi tinggi. Hasilnya, iterasi model lebih cepat dan hemat sumber daya.
Gemini 3.5 Flash-Lite untuk Tugas Cepat dan Latensi Rendah

Google juga rilis Gemini 3.5 Flash-Lite dengan harga USD 0,30 per juta token input atau Rp5 ribu. Versi ini khusus dirancang untuk latensi rendah dan volume tinggi.
Skor Terminal-Bench naik 31 persen ke 54 persen. Model ini cocok untuk chat, otomasi ringan, atau aplikasi real-time yang butuh jawaban seketika.
Flash-Lite lengkapi ekosistem Flash tanpa paksa pengguna pilih model berat. Ia jadi pintu masuk murah bagi tim kecil yang baru mulai eksperimen AI.
Pembaruan Knowledge Cutoff serta Kemampuan Antarmuka Komputer
Knowledge cutoff Gemini 3.6 Flash diperbarui hingga Maret 2026. Model ini lebih segar dengan data dan peristiwa terkini dibanding generasi lawas.
Kemampuan antarmuka komputer juga ditingkatkan. Pengguna bisa andalkan model untuk interaksi desktop, browser, atau agent yang lebih akurat.
Cutoff baru plus antarmuka kuat buka peluang aplikasi agen AI yang lebih canggih. Kombinasi ini bedakan 3.6 Flash dari versi sebelumnya.
Perbandingan Langsung dengan Generasi Flash Sebelumnya
Dibanding Gemini 3.5 Flash, versi 3.6 hemat 17 persen token sambil skor coding dan ML jauh lebih tinggi. OSWorld-Verified juga unggul di 83 persen.
Flash-Lite menambah opsi entry level yang sebelumnya jarang. Secara keseluruhan generasi ini lebih efisien, andal, dan fleksibel untuk berbagai beban kerja.
Optimaise News melihat rilis ini dorong adopsi AI lebih luas. Pengembang di Indonesia bisa manfaatkan harga kompetitif plus skor tinggi untuk inovasi sehari-hari.







