Jakarta, Optimaise News – Gerhana matahari total akan berlangsung 12 Agustus 2026 di jalur totalitas yang dimulai dari Samudra Arktik, Greenland, Islandia, Samudra Atlantik, Spanyol, sebagian Portugal, hingga Rusia. Menurut NASA, Bulan menutup penuh piringan Matahari sepanjang lintasan itu sehingga langit gelap beberapa menit dan korona tampak jelas dengan mata telanjang.
Inti artikel
- Indonesia tidak masuk fase total maupun sebagian
- Jadwal NASA menetapkan awal 15.35 UTC, puncak 17.47 UTC, dan berakhir 19.59 UTC
- Lintasan penuh hanya terjadi di Samudra Arktik, Greenland, Islandia, Samudra Atlantik, Spanyol, Rusia, dan sebagian Portugal
Indonesia tidak masuk fase total maupun sebagian. Spanyol yang dilintasi di Galicia, Asturias, Castile and León, Aragon, serta Kepulauan Balearic memperkirakan 17 juta pengunjung, di antaranya 5 juta wisatawan mancanegara. Jadwal NASA menetapkan awal 15.35 UTC, puncak 17.47 UTC, dan berakhir 19.59 UTC.
Jalur Totalitas dari Arktik hingga Rusia
Lintasan penuh hanya terjadi di Samudra Arktik, Greenland, Islandia, Samudra Atlantik, Spanyol, Rusia, dan sebagian Portugal. Di Spanyol, bayangan Bulan menyapu Galicia, Asturias, Castile and León, Aragon, lalu Kepulauan Balearic. Islandia dan Greenland turut berada tepat di dalam jalur yang sama.
Fase totalitas berlangsung singkat. Langit berubah gelap selama beberapa menit sehingga korona matahari bisa diamati tanpa alat bantu optik. Pengamat di luar jalur hanya mendapat gerhana sebagian di sebagian besar Eropa, Afrika Utara, Kanada, dan wilayah utara Amerika Serikat.
Optimaise News mencatat bahwa perbedaan lokasi membuat durasi kegelapan dan waktu puncak bervariasi di tiap negara. Rusia dan Portugal bagian barat tetap mendapat momen total yang sama meski durasinya berbeda tergantung posisi geografis.
Estimasi Wisatawan dan Dampak Ekonomi Spanyol
Pemerintah Spanyol memproyeksikan kedatangan 17 juta orang selama periode gerhana. Dari jumlah itu, lima juta merupakan wisatawan mancanegara yang diperkirakan memenuhi hotel, transportasi, dan jasa pendukung di sepanjang jalur totalitas. Wilayah Galicia hingga Balearic dipersiapkan sebagai pusat keramaian utama.
Islandia dan Greenland yang juga dilintasi diperkirakan menerima lonjakan pengunjung meski kapasitas akomodasinya lebih terbatas. Sebagian Portugal ikut merasakan dampak serupa karena berada di tepi lintasan penuh. Bagi pelaku usaha lokal di Eropa, momen ini menjadi peluang musiman yang jarang terulang.
Bagi pembaca di Indonesia, angka 17 juta dan 5 juta wisatawan asing memberi gambaran skala event astronomi yang mampu menggerakkan sektor pariwisata. UMKM di sektor konten atau perjalanan virtual dapat menimba inspirasi dari persiapan Spanyol tanpa harus hadir di lokasi.
Jadwal UTC dan Konteks bagi Pengamat Jauh
NASA merinci urutan waktu global: fase mulai pukul 15.35 UTC, puncak totalitas 17.47 UTC, dan seluruh proses berakhir 19.59 UTC. Waktu setempat di Spanyol, Islandia, atau Rusia akan bergeser sesuai zona masing-masing, namun angka UTC menjadi acuan seragam.
Karena Indonesia tidak mengalami fase total atau sebagian, pengamat di tanah air hanya bisa mengikuti perkembangan melalui laporan resmi. Optimaise News menekankan pentingnya merujuk data NASA agar informasi jam dan lokasi tetap akurat.
Fase totalitas yang membuat langit gelap beberapa menit dan menampilkan korona menjadi daya tarik ilmiah sekaligus wisata. Kombinasi itu menjelaskan mengapa Spanyol berani menargetkan jutaan pengunjung dalam satu hari peristiwa.






