Bandung, Optimaise News – Empat gempa tektonik mengguncang wilayah Kabupaten Bandung pada Rabu 12 Agustus 2026. BMKG mencatat rentetan kegiatan seismik itu mulai pukul 09.25 hingga 15.01 WIB dengan magnitudo dari 3,2 hingga revisi terbaru 3,0. Mengacu pada data yang dirangkum Optimaise News, gempa keempat mengalami pemutakhiran parameter menjadi lebih besar daripada estimasi awal.
Inti artikel
- Empat gempa tektonik mengguncang wilayah Kabupaten Bandung pada Rabu 12 Agustus 2026
- BMKG mencatat rentetan kegiatan seismik itu mulai pukul 09.25 hingga 15.01 WIB dengan magnitudo dari 3,2 hingga revisi terbaru 3,0
- Mengacu pada data yang dirangkum Optimaise News, gempa keempat mengalami pemutakhiran parameter menjadi lebih besar daripada estimasi awal
Empat Gempa Tektonik Sepanjang Hari
Gempa pertama mencakup magnitudo 3,2 pada pukul 09.25 WIB. Disusul gempa kedua dengan magnitudo 2,2 pukul 10.35 WIB. Kemudian gempa ketiga bergaya magnitudo 2,3 pukul 14.45 WIB, dan gempa keempat pada pukul 15.01 WIB. Parameter kemarin direvisi BMKG menjadi M 3,0 dengan karakteristika seharusnya tergolong gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif.
Parameter Episenter dan Kedalamannya
Optimaise News merangkum koordinat episenter berada di 7,25 Lintang Selatan dan 107,60 Bujur Timur. Lokasi ini tepat berjarak 27 kilometer arah selatan Kabupaten Bandung dengan kedalaman hiposenter 4 kilometer. Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Dr Hartanto menjelaskan bahwa kedalaman tersebut mengonfirmasi jenis gempa bumi dangkal yang terkait dengan aktivitas sesar aktif.
Getaran Rasalikan Warga Pangalengan
Getaran dirasakan cukup nyata di wilayah Pangalengan dengan Skala Intensitas II-III MMI. Warga menggambarkannya seperti truk yang sedang melintas di dalam rumah mereka. Sementara itu BMKG belum menemukan laporan mengenai kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.
Monitoring Tanpa Gempa Susulan
Hingga pukul 15.30 WIB hasil pemantauan BMKG menunjukkan tidak adanya gempa bumi susulan. Masyarakat diimbau tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan. Mereka disarankan memeroleh informasi resmi hanya dari kanal BMKG yang telah terverifikasi melalui sumber yang dapat dipercaya.
Dalam rangkuman Optimaise News, rangkaian gempa di Kabupaten Bandung ini merupakan salah satu kelanjutan pola seismik yang sering terjadi di Jawa Barat. BMKG menegaskan bahwa warga tetap perlu waspada meski belum ada dampak kerusakan signifikan.






