Jakarta, Optimaise News – Geely Auto Indonesia resmi meluncurkan Coolray sebagai SUV kompak bermesin bensin di GIIAS 2026. Langkah ini menjadi ekspansi lini produk setelah model elektrifikasi sebelumnya mengisi pasar lokal.
Inti artikel
- Geely Auto Indonesia resmi meluncurkan Coolray sebagai SUV kompak bermesin bensin di GIIAS 2026
- Langkah ini menjadi ekspansi lini produk setelah model elektrifikasi sebelumnya mengisi pasar lokal
- Harga dua varian ditetapkan kompetitif di bawah Rp400 juta, mulai Rp333 juta OTR Jakarta
Harga dua varian ditetapkan kompetitif di bawah Rp400 juta, mulai Rp333 juta OTR Jakarta. Optimaise News mencatat mesin turbo 1.5 liter menghadirkan tenaga 174 PS dan akselerasi 0-100 km/jam dalam 7,6 detik, cocok untuk mobilitas urban Tanah Air.
Geely Coolray SUV Kompak Baru yang Melantai di GIIAS 2026
Coolray hadir sebagai jawaban Geely terhadap kebutuhan SUV praktis yang tetap bertenaga di jalanan padat. Model ini diposisikan untuk keluarga muda dan pekerja yang ingin kendaraan lincah tanpa mengorbankan ruang kabin.
Sales and Channel Development Director Constantinus Herlijoso menjelaskan peluncuran tersebut bagian strategi menghadirkan pilihan beragam. Setelah model listrik, Geely kini membuka opsi mesin pembakaran internal agar konsumen bebas memilih sesuai budget dan gaya berkendara.
Platform global yang sudah teruji membuat Coolray siap menghadapi kondisi jalan Indonesia. Desain luarannya atraktif sambil tetap ramah untuk parkir di area sempit kota besar.
Mesin Turbo 1.5L dengan Tenaga 174 PS dan Akselerasi 7.6 Detik
Jantung Coolray adalah mesin bensin turbo 1.5 liter yang menghasilkan 174 PS. Torsi puncak mencapai 290 Nm, cukup untuk menyalip di tol atau mendaki tanjakan ringan tanpa terasa lelet.
Transmisi otomatis 7-speed Wet Dual Clutch Transmission menyalurkan tenaga secara mulus. Klaim akselerasi 0-100 km/jam dalam 7,6 detik menempatkan SUV ini di kelas performa tinggi untuk ukuran kompak.
Pengemudi merasakan respons gas yang cepat di lalu lintas stop-and-go. Karakter mesin ini juga hemat bahan bakar relatif, cocok untuk pemakaian harian jarak menengah.
Dua Varian Harga Rp333 Juta hingga Rp377 Juta OTR Jakarta

Dua opsi tersedia, yaitu Standard dan Flagship. Platform serta mesin keduanya identik, perbedaan hanya pada paket fitur kenyamanan dan keselamatan.
| Varian | Harga OTR Jakarta |
|---|---|
| Standard | Rp333 juta |
| Flagship | Rp377 juta |
Harga entry di Rp333 juta memberi akses lebih mudah dibanding banyak rival sekelas yang kerap di atas Rp400 juta. Flagship menambah kelengkapan seperti sensor parkir lebih lengkap dan material interior lebih premium.
Berbeda dengan simulasi pajak mobil listrik yang sering menjadi sorotan, Coolray sebagai kendaraan ICE mengikuti skema PPnBM standar. Meski begitu, banderol di bawah Rp400 juta tetap membuat total biaya kepemilikan terasa ringan bagi pembeli pertama di segmen ini.
Desain Sporty dan Fitur Keselamatan Modern yang Kompetitif
Eksterior Coolray menonjolkan garis sporty dengan grill tegas dan lampu LED tajam. Profil samping ramping tapi tetap memberi kesan solid saat melaju di jalan raya.
Interior mengutamakan ruang kaki penumpang belakang yang lega. Fitur keselamatan modern seperti kamera multi-angle, sensor jarak, dan sistem peringatan tabrakan dipadukan agar cocok untuk kondisi lalu lintas padat Indonesia.
Material dasbor terasa kokoh tanpa terkesan murahan. Layar infotainment responsif mendukung koneksi smartphone harian sehingga pengemudi tetap terhubung tanpa kesulitan.
Persaingan Langsung dengan Honda HR-V, Hyundai Creta, serta Mitsubishi Xforce
Coolray langsung berhadapan dengan Honda HR-V, Hyundai Creta, Mitsubishi Xforce, Toyota Yaris Cross, dan Suzuki Grand Vitara. Harga di bawah Rp400 juta menjadi senjata utama agar masuk radar pembeli yang banding-banding harga.
Tenaga 174 PS dan akselerasi 7,6 detik memberi keunggulan performa di atas sebagian rival yang lebih fokus kehematan. Strategi Geely setelah fase elektrifikasi kini membuka pasar lebih luas di segmen ICE yang masih dominan di Indonesia.
Optimaise News menilai pilihan ini memperkaya opsi konsumen tanpa harus menunggu infrastruktur charging merata. Pembeli yang butuh tenaga turbo sekaligus harga terjangkau kini punya alternatif baru di GIIAS 2026.







