Galaxy S26 FE Siap Bocor: Exynos 2500

Bocoran spesifikasi Samsung Galaxy S26 FE mengungkap layar Dynamic AMOLED 2X 6,7 inci dengan kecerahan 1.900 nits, chipset Exynos 2500 yang mendukung One UI 9.

Author Image

Dyah

Galaxy S26 FE Siap Bocor: Exynos 2500

– Bocoran spesifikasi Samsung Galaxy S26 FE mengungkap upgrade signifikan di chipset dan layar yang akan mendukung peluncuran mendatang. Menurut sumber yang dirangkum Optimaise News, ponsel ini kemungkinan akan meluncur bulan September 2026 mengikuti pola sebelumnya di seri FE.

Inti artikel

  • Bocoran spesifikasi Samsung Galaxy S26 FE mengungkap upgrade signifikan di chipset dan layar yang akan mendukung peluncuran mendatang
  • Kemunculan data ini sudah memunculkan antusiasme kalangan penggemar dan pengamat teknologi di Indonesia
  • Bocoran ini juga menjadi acuan bagi konsumen yang mencari ponsel flagship dengan harga terjangkau namun fitur premium

Kemunculan data ini sudah memunculkan antusiasme kalangan penggemar dan pengamat teknologi di Indonesia. Bocoran ini juga menjadi acuan bagi konsumen yang mencari ponsel flagship dengan harga terjangkau namun fitur premium.

Tampilan Dynamic AMOLED 2X hingga 1.900 nits Kecerahan

Layar Galaxy S26 FE akan menggunakan Dynamic AMOLED 2X dengan ukuran 6,7 inci dan resolusi 2340 x 1080 pixel. Layar ini dirancang mendukung refresh rate 120Hz serta kecerahan maksimal hingga 1.900 nits dalam mode high brightness, sehingga lebih tajam dan nyaman saat terkena cahaya matahari.

Desain layar ini mirip dengan seri flagship Samsung lainnya, namun dengan peningkatan efisiensi yang membuat baterai lebih hemat. Bagi pengguna yang sering keluar ruangan, kecerahan tinggi ini menjadi nilai plus yang cukup terasa.

Chipset Exynos 2500 dan One UI 9 yang Siap Diluncurkan

Chipset Exynos 2500 proses 3nm akan menjadi otak Galaxy S26 FE. Chipset ini sudah diluncurkan di Galaxy S25 series dan Galaxy Z Flip 7, membawa peningkatan performa dibandingkan generasi sebelumnya.

Selain itu, ponsel ini akan langsung mengusung One UI 9 saat pertama kali masuk pasar. Dengan dukungan Android versi terbaru, pengalaman pengguna diharapkan lebih mulus dan kaya fitur.

Sistem Kamera Dual Sensor dengan Optical Zoom 3x

Kamera belakang Galaxy S26 FE terdiri dari tiga lensa. Kamera utama 50 MP dengan bukaan f/1,8, ditambah sensor ultrawide dan telephoto yang memiliki optical zoom 3x.

Kamera depan dilengkapi resolusi 12 MP untuk foto dan video yang tajam. Beberapa bocoran juga mengklaim sensor ultrawide 12 MP serta telephoto 8 MP, meski detail megapikselnya belum dikonfirmasi secara resmi.

Baterai 4.900 mAh Silicon-Carbon dan Bobot Ringan 193 Gram

Baterai berkapasitas 4.900 mAh menggunakan teknologi silikon-karbon. Teknologi ini mendukung pengisian cepat 45W serta daya tahan hingga 1.200 siklus pengisian dan 50 jam pemakaian normal.

Ponsel ini memiliki ketebalan 7,4 mm dan bobot 193 gram, dengan rating IP68 untuk ketahanan air dan debu. Bobot yang ringan membuatnya lebih nyaman digenggam sepanjang hari.

Warna Graphite, Blueberry, Pistachio Plus IP68 Rating

Gunakan beragam pilihan warna. Tersedia Graphite hitam, Blueberry biru, dan Pistachio hijau yang menjadi daya tarik tersendiri.

Rating IP68 memberikan ketahanan ekstra terhadap air dan debu, sehingga cocok untuk pengguna yang aktif beraktivitas di luar ruangan. Optimaise News mencatat harga mulai dari 749 Euro atau sekitar Rp15 juta untuk varian 128GB di pasar Eropa.

FAQ
Kapan Samsung Galaxy S26 FE kemungkinan dirilis?
Berdasarkan pola peluncuran sebelumnya, ponsel ini diprediksi rilis pada September 2026.
Apa chipset utama di Galaxy S26 FE?
Chipset Exynos 2500 yang diklaim membawa peningkatan performa signifikan dibanding generasi sebelumnya.
Berapa kapasitas baterai dan dukungan pengisiannya?
Baterai 4.900 mAh dengan teknologi silikon-karbon didukung pengisian cepat 45W serta daya tahan hingga 50 jam pemakaian normal.
Dyah
Redaktur Hiburan

Dyah adalah redaktur hiburan Optimaise News. Meliput film, selebriti, drama Asia, dan industri hiburan regional. Menyusun berita hiburan berbasis rilis, unggahan resmi, dan konteks industri agar pembaca mendapat ringkasan yang jelas, bukan sekadar copas judul viral.