Lionel Messi membawa Argentina ke final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol di MetLife Stadium, Minggu (19/7/2026). Pada usia 39 tahun, sang kapten bukan hanya memburu gelar juara bertahan, tetapi juga dibayangi sederet rekor yang belum pernah disentuh pemain lain.
Delapan gol dan empat assist di turnamen ini sudah mengantar La Albiceleste ke partai puncak untuk kedua edisi beruntun. Optimaise News merangkum peluang sejarah yang terbuka di laga tersebut.
Final Piala Dunia 2026 dan rekor usia Messi
Jika turun melawan Spanyol, Messi akan tampil pada usia 39 tahun 25 hari. Ia berpeluang menjadi pemain lapangan nonkiper tertua yang pernah bermain di final Piala Dunia.
Rekor pemain tertua di final secara keseluruhan masih dipegang kiper Italia Dino Zoff. Zoff tampil di final 1982 saat berusia 40 tahun 133 hari.
Bila Messi mencetak gol ke gawang Spanyol, ia mematahkan rekor Nils Liedholm yang sudah berusia 68 tahun. Legenda Swedia itu menjebol gawang di final 1958 pada usia 35 tahun 264 hari.
Kontribusi gol: Gerd Muller dan Ronaldo Nazario

Messi sudah mencatat 12 kontribusi gol dari delapan gol plus empat assist. Sejak data assist dicatat pada 1966, rekor tertinggi masih milik Gerd Muller dengan 13 kontribusi di Piala Dunia 1970.
Satu gol atau satu assist lagi menyamai Muller. Dua kontribusi tambahan akan membuat Messi memegang rekor baru.
Ronaldo Nazario masih memegang rekor pencetak gol terbanyak dalam satu edisi oleh pemain dari tim juara, yakni delapan gol saat Brasil juara 2002. Messi sudah menyamai angka delapan itu.
Satu gol lagi disertai kemenangan Argentina akan menjadikannya pemegang rekor baru di kategori tersebut. Catatan Optimaise News menunjukkan, angka-angka ini menempatkan La Pulga di ambang dua tonggak sekaligus.
Gol di final, tendangan bebas, dan tiga final

Messi sudah bermain di final 2014 dan 2022. Jika tampil lawan Spanyol, ia menyamai rekor Cafu sebagai pemain yang tampil di tiga final Piala Dunia.
Ia mencetak dua gol di final 2022 ke gawang Prancis. Gol di final 2026 akan menjadikannya pemain keenam yang menjebol gawang di dua final berbeda.
Dua gol lagi di MetLife Stadium akan menyamai rekor Kylian Mbappe yang telah mengemas empat gol di partai final. Gol tendangan bebas ke gawang Yordania juga membuat Messi punya dua free kick di ajang Piala Dunia.
Jumlah itu menyamai rekor enam pemain lain. Satu free kick lagi menempatkannya sendirian sebagai raja tendangan bebas Piala Dunia.
Kapten juara ganda dan gelar bertahan tertua
Argentina memburu juara dunia kedua beruntun setelah sukses 2022. Jika berhasil, Messi menjadi pemain tertua yang mempertahankan trofi Piala Dunia, melewati legenda Brasil Nilton Santos.
Sejumlah pemain pernah dua kali juara dunia. Namun belum ada yang dua kali mengangkat trofi sebagai kapten.
Kemenangan Argentina akan membuat Messi menjadi kapten pertama yang melakukannya. Itu menjadi puncak narasi personal yang membedakan edisi 2026 dari final sebelumnya.
FAQ
Kapan final Piala Dunia 2026 digelar?
Final dijadwalkan Minggu (19/7/2026) di MetLife Stadium, dengan Argentina menghadapi Spanyol.
Berapa kontribusi gol Messi di edisi ini?
Messi telah mencatat delapan gol dan empat assist, atau 12 kontribusi gol total.
Rekor usia apa yang bisa pecah di final?
Ia berpeluang jadi nonkiper tertua di final (39 tahun 25 hari) dan pencetak gol final tertua jika menjebol gawang Spanyol.
Apa rekor kapten yang belum pernah ada?
Belum ada pemain yang dua kali mengangkat trofi Piala Dunia sebagai kapten; Messi bisa menjadi yang pertama jika Argentina juara.
Bagi penonton di Indonesia, final ini bukan hanya soal skor, melainkan tumpukan tonggak yang bisa berubah dalam 90 menit plus perpanjangan. Semua peluang itu tetap bergantung pada kebugaran Messi dan hasil laga di MetLife Stadium.






