Raul Fernandez memenangkan Qatar Airways Grand Prix Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, Minggu 9 Agustus 2026, dengan waktu 39 menit 45,930 detik dan unggul 2,538 detik atas Jorge Martin. Marco Bezzecchi finis ketiga sehingga tiga motor Aprilia menguasai seluruh podium race utama kelas premier.
Inti artikel
- Marco Bezzecchi finis ketiga sehingga tiga motor Aprilia menguasai seluruh podium race utama kelas premier
- Hasil itu memperlebar keunggulan Martin di puncak klasemen pebalap menjadi 240 poin, 31 poin di atas Bezzecchi (209)
- Pembalap TrackHouse Aprilia bernomor #25 menguasai lead sejak belum genap lap pertama dan menjaga jarak hingga 20 lap di sirkuit yang panas
Hasil itu memperlebar keunggulan Martin di puncak klasemen pebalap menjadi 240 poin, 31 poin di atas Bezzecchi (209). Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, kemenangan Fernandez juga menandai pemenang berbeda ke-12 pada 12 putaran Grand Prix Inggris terakhir di Silverstone, sekaligus kemenangan GP pertamanya musim ini setelah frustasi di sprint sehari sebelumnya.
Urutan finis Silverstone dan sweep Aprilia
Pembalap TrackHouse Aprilia bernomor #25 menguasai lead sejak belum genap lap pertama dan menjaga jarak hingga 20 lap di sirkuit yang panas. Martin, yang sempat memimpin awal balapan setelah pole, harus puas runner-up, sementara Bezzecchi mengamankan podium ketiga untuk Aprilia Racing.
Alex Marquez naik dari grid ketujuh ke finis keempat. Brad Binder melesat dari grid ke-18 hingga kedelapan. Sejumlah nama gagal finis: Francesco Bagnaia terjatuh di lap 8, Ai Ogura di lap 10, plus Joan Mir, Alex Rins, Cal Crutchlow, dan Iker Lecuona. Fabio Quartararo terkena penalti 16 detik karena penempatan TAPS dan turun ke urutan 16.
Dominasi pabrikan Noale di race utama melengkapi momentum akhir pekan, setelah Martin meraih kemenangan sprint dengan podium penuh Aprilia sehari sebelumnya. Bagi pembaca di Indonesia yang mengikuti gelar 2026, hasil Silverstone menegaskan paket RS-GP kompetitif di paruh kedua musim.
Pergeseran poin klasemen usai race utama

Martin gagal double juara sprint plus race karena start kurang apik, tetapi poin P2 tetap memperlebar jarak ke rival. Ogura stagnan di 203 poin setelah crash dan gagal menambah skor. Marc Marquez (200) dan Fabio Di Giannantonio (199) mengisi empat dan lima besar, sementara juara hari itu, Fernandez, naik ke peringkat keenam dengan 184 poin.
| Pos | Pebalap | Tim | Poin |
|---|---|---|---|
| 1 | Jorge Martin | Aprilia Racing | 240 |
| 2 | Marco Bezzecchi | Aprilia Racing | 209 |
| 3 | Ai Ogura | Trackhouse Aprilia | 203 |
| 4 | Marc Marquez | Ducati Lenovo | 200 |
| 5 | Fabio Di Giannantonio | Pertamina VR46 Ducati | 199 |
| 6 | Raul Fernandez | Trackhouse Aprilia | 184 |
Dalam rangkuman Optimaise News, gap 31 poin memberi ruang napas Martin menuju ronde berikutnya, Michelin Grand Prix Aragon 28-30 Agustus 2026. Konteks musim panjang juga membandingkan intensitas Silverstone dengan pola putaran lain seperti grand prix sepeda motor spanyol atau grand prix sepeda motor jepang, di mana pacuan pabrikan dan manajemen ban sama-sama menentukan gap klasemen.
Suara rider: frustrasi sprint jadi dominasi Fernandez

Sehari usai crash di Tissot Sprint, Fernandez mengubah rasa frustasi menjadi penampilan tanpa cela. Ia memegang kendali race utama sejak lampu start padam dan menyisakan rival di belakang dengan margin yang stabil.
Martin menjelaskan kesalahan terkait perangkat ride height device serta upaya mengejar sepanjang 20 lap di suhu tinggi. Bezzecchi mengaku fisik terkuras habis usai duel dengan Alex Marquez demi mempertahankan podium. Marc Marquez, finis ketujuh, menyatakan tidak bisa melaju lebih kencang dan mengalihkan fokus ke Aragon.
Beban fisik Bezzecchi dan fokus Marquez ke Aragon
Duel panjaang di Silverstone memaksa Bezzecchi mengerahkan sisa stamina setelah operasi bahu dan lutut yang masih membayangi. Ia berhasil meredam serangan Alex Marquez di lap-lap akhir untuk menjaga P3.
Sang juara dunia bertahan mengakui batasan pace Ducati-nya di sirkuit Inggris. Rangkaian putaran yang menuntut, mirip tantangan di grand prix sepeda motor australia atau grand prix sepeda motor brazil di kalender multi-tahun, menuntut recovery cepat menjelang Aragon.
Momen kunci 20 lap yang menentukan
Martin sempat memimpin sebelum Fernandez dan Bezzecchi menggeser urutan depan. Fernandez mencatat pace tercepat di lap-lap awal dan menjauh hingga lebih dari empat detik pada pertengahan balapan. Martin sempat memangkas jarak di fase akhir, tetapi tidak cukup untuk mengancam kemenangan.
Alex Marquez sempat naik ke podium virtual sebelum melebar di Tikungan 1 dan turun. Crash Bagnaia dan Ogura serta daftar DNF lain menyisakan barisan yang lebih tipis. Highlight resmi menempatkan Fernandez di puncak podium di depan Martin dan Bezzecchi, mengunci cerita Aprilia yang menyeluruh di weekend Inggris.
Bagi penggemar grand prix sepeda motor di Indonesia, sintesis hasil, gap 31 poin, dan suara rider memberi peta tunggal: TrackHouse dan Aprilia Racing sedang panas, Martin masih kukuh di puncak, dan Aragon menjadi ujian berikutnya tanpa perlu membuka banyak tautan terpisah.







