Serang, Optimaise News – Real Madrid menutup laga pramusim kontra Ferencvaros dengan skor 2-1 pada 9 Agustus 2026 dini hari WIB. Pertandingan digelar di Groupama Arena dan menjadi ujian awal skuad di bawah Jose Mourinho.
Inti artikel
- Real Madrid menutup laga pramusim kontra Ferencvaros dengan skor 2-1 pada 9 Agustus 2026 dini hari WIB
- Pertandingan digelar di Groupama Arena dan menjadi ujian awal skuad di bawah Jose Mourinho
- Gol Mario Rivas di menit 41 dan Carlos Espi di menit 49 mengamankan kemenangan Los Blancos meski Ferencvaros membalas lewat Kenan Kodro
Gol Mario Rivas di menit 41 dan Carlos Espi di menit 49 mengamankan kemenangan Los Blancos meski Ferencvaros membalas lewat Kenan Kodro. Optimaise News merangkum perjalanan skema yang mengandalkan pemain muda di lini depan dan belakang.
Duo Bek Tengah Martinez-Rivas Menahan Tekanan Awal
Jose Mourinho memasang Joan Martinez bersama Mario Rivas sebagai pasangan bek tengah. Formasi ini menyiapkan fondasi solid sebelum tim tamu membuka keunggulan.
Real Madrid menguasai tempo di babak pertama dan terus menekan wilayah lawan. Umpan silang dari tendangan sudut akhirnya dimanfaatkan Rivas yang menyundul bola tepat ke pojok kiri gawang tuan rumah.
Gol tersebut memecah kebuntuan dan memberi tren positif bagi skuad Madrid. Penguasaan bola tetap dominan meski Ferencvaros berusaha menyeimbangkan kembali.
Espi Perpanjang Keunggulan, Kodro Coba Balas

Empat menit setelah gong babak kedua, Carlos Espi menambah skor. Ia menerima umpan Fede Valverde lalu menembak dengan kaki kanan hingga bola masuk.
Ferencvaros merespons cepat pada menit 54. Kenan Kodro menembak ke pojok kanan gawang yang dijaga Andriy Lunin dan mengurangi ketertinggalan.
Skor 2-1 bertahan hingga akhir. Real Madrid mencatatkan 17 percobaan tembakan dengan tiga di antaranya mengarah tepat ke gawang, menunjukkan efisiensi di zona final.
Endrick Jadi Ujung Tombak Didukung Trio Kreatif
Mourinho menempatkan Endrick sebagai striker tunggal. Brahim Diaz, Arda Guler, serta Alexis Ciria bergerak di belakangnya untuk menyuplai bola dan membuka ruang.
Kombinasi ini memberi frekuensi serangan berlapis meski tuan rumah sempat mengancam. Optimaise News mencatat bahwa skema tersebut menjaga keseimbangan antara kreativitas dan daya tahan di Groupama Arena.
Kemenangan tipis ini memberi modal kepercayaan sebelum rangkaian uji coba berikutnya. Skuad Madrid terlihat mampu menyesuaikan ritme cepat setelah unggul dua gol.
Pertahanan yang dibangun Martinez dan Rivas cukup efektif menahan gelombang serangan akhir. Lunin juga menunjukkan konsentrasi di setiap bola matang yang datang.
Secara keseluruhan, laga tersebut memperlihatkan proses adaptasi pemain baru dengan sistem Mourinho. Gol-gol yang tercipta berasal dari kerja sama set piece dan transisi cepat di lini tengah.







