Jorge Messi, ayah dan manajer pribadi Lionel Messi, meninggal dunia pada usia 68 tahun di Rosario, Argentina, dini hari Sabtu 8 Agustus 2026. Pria yang dulu bekerja sebagai supervisor pabrik baja itu meninggalkan warisan sebagai penentu utama perjalanan putranya dari klub lokal hingga panggung dunia, sekaligus memicu reaksi cepat federasi Argentina dan rival Real Madrid.
Inti artikel
- Jorge Horacio Messi memulai sebagai teknisi kimia dan supervisor di pabrik baja Rosario
- Ia sempat main sebagai gelandang dan melatih di Abanderado Grandoli, klub tempat Lionel Messi kecil pertama kali merumput
- Karier sepak bolanya sendiri terhenti karena wajib militer Argentina
Menurut rangkuman Optimaise News dari sejumlah sumber, kabar duka diumumkan rumah sakit Sanatorio Centro. Penghormatan resmi digelar di liga domestik, sementara Real Madrid turut menyampaikan belasungkawa meski pernah bersaing ketat dengan La Pulga.
Peran Jorge di klub lokal hingga masalah hormon pertumbuhan
Jorge Horacio Messi memulai sebagai teknisi kimia dan supervisor di pabrik baja Rosario. Ia sempat main sebagai gelandang dan melatih di Abanderado Grandoli, klub tempat Lionel Messi kecil pertama kali merumput. Karier sepak bolanya sendiri terhenti karena wajib militer Argentina.
Ketika putranya menampakkan bakat istimewa tapi terhambat masalah hormon pertumbuhan, Jorge mencari pengobatan terbaik. Keputusan itu membawa Lionel yang baru berusia 13 tahun ke trial Barcelona. Jorge menemani perjalanan tersebut dan kemudian mengambil peran agen resmi.
Ia terlibat dalam negoisasi kontrak besar di Barcelona, Paris Saint-Germain, hingga Inter Miami. Profilnya tetap rendah, meski urusan hak citra dan investasi keluarga juga berada di tangannya. Newell’s Old Boys, klub akar Rosario, ikut menyebarkan kabar duka dan mengenang perannya sebagai pilar bersama Celia Cuccittini.
Keputusan cepat AFA: hening cipta dan ban lengan hitam

Federasi Sepakbola Argentina bersama Liga Profesional segera merespons. Mereka menetapkan satu menit hening cipta sebelum setiap laga pekan ini di seluruh kategori. Pemain, staf pelatih, dan wasit mengenakan ban lengan hitam sebagai tanda duka.
Bendera di markas federasi dikibarkan setengah tiang hingga Jumat 14 Agustus. Presiden AFA Claudio Tapia menyebut Jorge selalu hadir, mendukung, dan menjadi sandaran saat butuh di momen-momen puncak. Keputusan itu datang setelah Jorge menjalani perawatan panjang; ia sempat absen dari Piala Dunia 2026 karena pengobatan.
Belasungkawa Real Madrid dan penundaan laga klub Matias Messi
Real Madrid CF, lewat presiden dan jajaran manajemen, menyampaikan duka atas meninggalnya ayah Lionel Messi. Los Blancos yang dulu rival ketat Barcelona tetap menghormati peran Jorge dalam karier bintang Argentina itu. Optimaise News mencatat dari himpunan sumber bahwa pernyataan rival ini memperkuat betapa luas dampak kepergiannya di dunia bola.
Sementara itu, Leones FC yang dipimpin Matias Messi, putra Jorge lainnya, menunda pertandingan melawan Muñiz di pekan ke-23 Divisi Utama. Langkah klub keluarga ini menandai bahwa duka menjalar hingga jadwal kompetisi lokal Argentina. Penyebab kematian tidak diungkap rumah sakit demi privasi keluarga.
Warisan ayah yang bawa Leo dari Rosario ke panggung global
Dari lantai pabrik baja sampai ruang negosiasi kontrak raksasa, Jorge Messi menggeser identitas dari pekerja industri menjadi manajer karier yang teliti. Ia percaya bakat putranya jauh sebelum dunia mengenal delapan gelar Ballon d’Or. Keputusan pindah ke Barcelona di usia dini membuka jalan La Masia, debut profesional 2005, juara Piala Dunia 2022, dan petualangan Inter Miami.
Duka ini bukan hanya cerita keluarga. Reaksi cepat AFA yang menyentuh seluruh kategori liga, ban hitam, bendera setengah tiang, plus belasungkawa Real Madrid, menunjukkan betapa peran non-lapangan Jorge dihormati lintas klub dan federasi. Bagi pembaca di Indonesia yang mengikuti karier Messi, sosok ini menjelaskan mengapa pengaruh ayah-agen sering jadi penentu lonjakan karier bintang dunia.







