Bandung, Optimaise News – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan akan mengatur ulang jam operasional lapangan padel untuk mengatasi keluhan warga akibat kebisingan. Keputusan ini diambil setelah pengelola lapangan padel dinyatakan perlu meningkatkan tanggung jawab sosial agar lebih mengedepankan komunikasi dengan komunitas sekitar.
Inti artikel
- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan akan mengatur ulang jam operasional lapangan padel untuk mengatasi keluhan warga akibat kebisingan
- Belum ada ketentuan khusus yang mengatur batas waktu operasional lapangan padel saat ini
- Farhan menekankan bahwa aturan baru harus ditegakkan dengan penuh dan dipantau secara rutin agar pelaksanaannya tidak sia-sia
Belum ada ketentuan khusus yang mengatur batas waktu operasional lapangan padel saat ini. Farhan menekankan bahwa aturan baru harus ditegakkan dengan penuh dan dipantau secara rutin agar pelaksanaannya tidak sia-sia.
Keluhan Warga yang Menggema
Warga yang tinggal di sekitar lapangan padel Jalan Surya Sumantri melaporkan gangguan berupa teriakan hingga pukul 23.00 WIB. Akun warga bernama @ombenben mengungkapkan bahwa keluhan ini sudah dilaporkan dua kali ke Pemkot Bandung tanpa ada tindak lanjut yang berarti.
Pengelola lapangan padel seperti yang berada di Datra Internusa juga menjadi sorotan karena laporan serupa masuk ke kantor wali kota. Optimaise News menegaskan bahwa kepatuhan perizinan saja tidak cukup untuk menjaga hak warga yang tinggal di sekitar lokasi tersebut.
Tanggung Jawab Sosial yang Lebih Besar
Pengelola lapangan padel harus punya tanggung jawab sosial lebih besar dalam mengelola operasionalnya. Komunikasi yang baik dengan warga menjadi kunci agar tidak memicu masalah lingkungan yang lebih luas di kemudian hari.
Farhan menekankan bahwa pemilik atau pengelola lapangan padel perlu mempertimbangkan perspektif warga sebagai bagian dari komunitas yang terdampak langsung. Hal ini akan menciptakan keseimbangan antara kepentingan usaha dan kenyamanan penduduk sekitar.
Reaksi Wali Kota terhadap Penebangan Pohon
Wali Kota Farhan marah besar setelah mendengar kabar tentang penebangan pohon di depan lapangan padel Jl LLRE Martadinata. Langkah ini dianggap sebagai contoh buruk yang dapat memicu masalah lingkungan dan mengurangi ruang hijau di kawasan padel.
Reaksi ini menunjukkan komitmen Farhan dalam menjaga keseimbangan antara pengembangan olahraga padel dan keberlanjutan lingkungan. Lapangan padel yang beroperasi hingga larut malam kini menjadi perhatian utama untuk disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.






