Yogyakarta, Optimaise News – Erafone Run 2026 digelar perdana di Bandung sebagai trail run di kawasan wisata Gunung Tangkuban Perahu. Acara keempat ini berlangsung Minggu, 9 Agustus 2026 dan menargetkan 2.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Inti artikel
- Erafone Run 2026 digelar perdana di Bandung sebagai trail run di kawasan wisata Gunung Tangkuban Perahu
- Acara keempat ini berlangsung Minggu, 9 Agustus 2026 dan menargetkan 2.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia
- Konsepnya memadukan lintasan alam menantang di gunung berapi ikonik Jawa Barat dengan elemen musik serta lifestyle
Konsepnya memadukan lintasan alam menantang di gunung berapi ikonik Jawa Barat dengan elemen musik serta lifestyle. Tujuannya menarik pelari lintas kota sambil menghidupkan sport tourism lokal. Erafone Run 2026 Bandung hadir dengan tema #RunTheBeat sebagai kelanjutan gelaran sebelumnya.
Debut di Bandung Usai Empat Tahun Gelaran
Gelaran erafone Run sudah memasuki tahun keempat. Dimulai pertama kali di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 2023, dilanjutkan edisi Yogyakarta 2025, kini ekspansi ke Bandung. Perpindahan lokasi ini menandai langkah baru setelah platform tersebut matang di kota asal.
Selama empat tahun, erafone Run berfungsi sebagai wadah yang mempertemukan komunitas, pelanggan, dan masyarakat. Fokusnya mendorong semangat hidup sehat lewat lari. Samuel Arief Gunawan menekankan bahwa platform ini sudah menemukan komunitas loyal. Tahun ini ia menjanjikan pengalaman sport-music-lifestyle yang berkesan bagi semua peserta.
Optimaise News mencatat sintesis perjalanan dari Yogya ke Bandung ini memberi gambaran utuh. Pelari lokal dan pendatang bisa menikmati rute ikonik sambil merasakan dampak destinasi wisata Jabar. Event keempat ini bukan sekadar lomba, melainkan jembatan antarkota bagi komunitas lari.
Lintasan Campuran Hutan hingga Kawah Ikonik

Rute Erafone Run 2026 memadukan road run dan trail run. Peserta melewati hutan, Lorong Lumut, Kawah Domas, lalu menanjak ke Kawah Ratu. Lintasan ini menantang tapi tetap aman bagi pelari pemula hingga berpengalaman.
Penyelenggara merekomendasikan penggunaan ALTI untuk memantau ketinggian. Marshall ditempatkan di titik kritis, tim medis siaga, dan cut-off time dibuat longgar. Race Village disiapkan sebagai pusat aktivitas sebelum dan sesudah start. The Changcuters dijadwalkan tampil menghidupkan suasana musik di area tersebut.
Kombinasi alam dan fasilitas ini membedakan trail run pertama di kawasan Tangkuban. Peserta merasakan sensasi gunung berapi tanpa mengorbankan kenyamanan. Data rute lengkap dibagikan lewat aplikasi resmi agar persiapan lebih matang.
Dua Jarak Lomba dan Kelas Usia

Kategori utama terdiri dari 5K dan 10K. Kelas Open terbuka untuk semua usia di kedua jarak. Kelas Master hanya tersedia di 10K bagi pelari senior. Pembagian ini memberi opsi fleksibel sesuai kemampuan fisik.
Target 2.000 peserta diharapkan terpenuhi dari dalam dan luar Jawa. Pendaftaran dibuka bertahap lewat situs resmi erafone. Kuota tiap kategori dibatasi agar kualitas lintasan terjaga dan antrean start tidak menumpuk.
Pelari disarankan latihan menanjak dan turun curam sebelum hari-H. Kondisi tanah di sekitar kawah bisa licin setelah hujan. Peralatan wajib seperti sepatu trail dan botol air diingatkan di briefing teknis.
Tema #RunTheBeat sebagai Kelanjutan Erasoundwave
Tema #RunTheBeat dilanjutkan dari sukses erasoundwave Bandung 2025. Konsep ini menggabungkan detak langkah pelari dengan irama musik live. Peserta tidak hanya berlari, tapi juga menikmati pertunjukan di Race Village.
The Changcuters menjadi daya tarik utama sesi lifestyle. Suasana festival tercipta tanpa mengganggu alur lomba. Penyelenggara ingin menciptakan momen yang bisa dibagikan di media sosial sekaligus memperkuat komunitas.
Pendekatan sport-music-lifestyle ini terbukti menarik peserta baru. Banyak yang datang bukan semata mengejar finish, melainkan merasakan pengalaman utuh. Erafone Run 2026 Hadir di Bandung, Bidik 2.000 dengan formula yang sudah teruji di edisi sebelumnya.
Harapan Dampak bagi Komunitas hingga Ekonomi Lokal
Ronald Suryadinata menilai Bandung punya ekosistem lari yang aktif. Kota ini berpotensi jadi destinasi pelari antarkota. Event seperti erafone Run 2026 diharapkan membawa dampak positif ke komunitas, pariwisata, dan ekonomi sekitar Tangkuban Perahu.
Warung lokal, penginapan, dan jasa transportasi diprediksi merasakan lonjakan. Pelari dari luar kota biasanya menginap semalam dan belanja suvenir. Sinergi ini memperkuat citra Bandung sebagai kota ramah olahraga.
Secara keseluruhan, debut trail di gunung berapi ini menyatukan sejarah empat tahun platform, rute ikonik, serta kutipan tokoh. Hasilnya menjadi pengalaman sport-music-lifestyle yang utuh bagi pelari lokal maupun wisatawan. Harapan jangka panjangnya jelas: komunitas lari lebih solid dan destinasi Jabar semakin dikenal.






