Jakarta, Optimaise News – PT Sokonindo Automobile, perwakilan DFSK di Indonesia, resmi memperkenalkan E5 Plus di Jakarta pada Senin 15 Juni 2026. SUV medium plug-in hybrid ini diarahkan untuk keluarga yang ingin masuk jalur elektrifikasi tanpa takut kehabisan jarak tempuh.
Inti artikel
- PT Sokonindo Automobile, perwakilan DFSK di Indonesia, resmi memperkenalkan E5 Plus di Jakarta pada Senin 15 Juni 2026
- SUV medium plug-in hybrid ini diarahkan untuk keluarga yang ingin masuk jalur elektrifikasi tanpa takut kehabisan jarak tempuh
- Debut itu bukan sekadar pengumuman model
Debut itu bukan sekadar pengumuman model. DFSK langsung membuka jalur pre-booking murah plus paket benefit sebelum spesifikasi final dan peluncuran resmi di GIIAS 2026. Optimaise News merangkai alur dari pengenalan, spek sementara, skema booking, hingga jadwal pameran agar calon pembeli punya peta langkah yang jelas.
Powertrain PHEV dan Klaim Jarak Tempuh
E5 Plus memakai sistem Smart Power System DE-i. Konfigurasi plug-in hybrid (PHEV) menggabungkan mesin bensin dan motor listrik supaya pemakaian harian bisa lebih fleksibel.
Klaim jarak tempuh kombinasi disebut di atas 1.300 km hingga 1.400 km menurut siklus NEDC. Mode listrik murni dipatok sekitar 140 km, cukup untuk perjalanan kota tanpa sering menyalakan mesin bensin.
Beberapa sumber menyebut kemungkinan mesin bensin 1,5 liter dipadu motor listrik dan transmisi E-CVT. Penggerak yang diisyaratkan masih FWD. Kapasitas baterai sementara disebut di rentang 18,4 sampai 25 kWh. Angka-angka itu masih spek sementara, belum dikunci sebagai data final pabrik.
Kombinasi range jauh dan mode listrik harian menjadi jual utama PHEV ini di kelas medium. Calon pembeli tetap perlu menunggu konfirmasi resmi di GIIAS 2026 sebelum memutuskan opsi daya.
Konfigurasi Kabin serta Penyesuaian Pasar RI

E5 Plus diposisikan sebagai SUV medium. Format kabin disebut 6 penumpang dengan captain seat di beberapa sumber, sementara sumber lain menyebut opsi 7 penumpang. Perbedaan angka ini belum disandingkan secara final oleh pabrikan, sehingga konsumen perlu cek konfigurasi saat spesifikasi dikunci.
DFSK menegaskan unit akan diproduksi di Indonesia. Penyesuaian dilakukan berdasarkan studi pasar lokal: kapasitas angkut, dimensi, daya muat, serta kebutuhan jarak tempuh keluarga. Masukan konsumen dan kondisi jalan dalam negeri masuk pertimbangan agar mobil tidak terasa “impor mentah”.
Pendekatan itu membedakan E5 Plus dari sekadar model global yang dipasarkan apa adanya. Produksi domestik juga menjadi argumen transisi elektrifikasi DFSK di pasar Indonesia, karena PHEV digadang sebagai jembatan sebelum ekosistem EV murni lebih matang.
| Aspek | Klaim / Catatan Sumber |
|---|---|
| Jarak kombinasi | Di atas 1.300, 1.400 km (NEDC) |
| Mode listrik murni | Sekitar 140 km |
| Kapasitas penumpang | 6 (captain seat) atau 7, tergantung sumber |
| Baterai (sementara) | 18,4, 25 kWh |
| Powertrain (clue) | Bensin ~1,5 L + motor, E-CVT, FWD |
| Booking fee vs benefit | Rp5.000 vs paket diklaim hingga Rp60 juta |
Jadwal Pre-Booking dan Isi Paket Benefit

Periode pre-booking dibuka 23 Juni sampai 28 Juli 2026. Biaya booking hanya Rp5.000. Angka itu jauh lebih rendah dari skema pre-order mobil baru pada umumnya, sehingga ambang masuk konsumen sengaja dibuat rendah.
Paket benefit diklaim bernilai hingga Rp60 juta. Rincian lengkap item di dalam paket belum dibuka penuh di tahap pengenalan, tetapi pabrikan menempatkannya sebagai insentif bagi yang mendaftar lebih awal. Calon pembeli disarankan mencatat tanggal penutupan 28 Juli agar tidak ketinggalan kuota atau promo awal.
Skema ini berjalan beriringan dengan studi pasar yang sudah dipakai untuk menyesuaikan kapasitas, dimensi, dan range. Dengan kata lain, pre-booking bukan hanya transaksi kecil, melainkan jembatan data permintaan lokal menjelang peluncuran resmi.
Produksi Domestik Menuju Debut GIIAS 2026
Unit E5 Plus dirakit di dalam negeri. Jajaran PT Sokonindo Automobile hadir saat pengenalan di Jakarta. Langkah itu menegaskan komitmen rantai pasok dan penyesuaian setelah masukan konsumen Indonesia.
Spesifikasi lengkap dan peluncuran resmi dijadwalkan di GIIAS 2026. Sebelum itu, publik hanya mendapat spek sementara: range, format kabin, petunjuk powertrain, dan skema booking. Timeline ringkas bagi konsumen: pengenalan 15 Juni, pre-booking 23 Juni, 28 Juli, lalu debut penuh di GIIAS.
Posisi E5 Plus sebagai PHEV DFSK untuk pasar Indonesia juga dibaca sebagai gerbang elektrifikasi merek. Range gabungan panjang ditambah opsi listrik harian memberi ruang bagi keluarga yang belum siap full EV, tetapi ingin mengurangi konsumsi bensin.
Optimaise News memandang rangkaian ini sebagai paket konsumen utuh: model diperkenalkan dulu, akses booking dibuka murah, penyesuaian lokal dijanjikan lewat produksi dalam negeri, dan data final ditahan sampai ajang pameran besar. Calon pembeli punya waktu untuk membandingkan kebutuhan keluarga dengan klaim yang sudah beredar.
Tanya Jawab Pre-Booking E5 Plus
Kapan pre-booking dibuka dan ditutup?
Pre-booking dibuka 23 Juni 2026 dan ditutup 28 Juli 2026. Fee yang disebut pabrikan hanya Rp5.000.
Apa yang didapat dari pre-booking?
Peserta berhak atas paket benefit yang diklaim bernilai hingga Rp60 juta. Rincian item final mengikuti pengumuman resmi mendatang.
Kapan spesifikasi final diumumkan?
Spesifikasi lengkap dan peluncuran resmi dijadwalkan di GIIAS 2026. Data range, baterai, dan layout kabin yang beredar sekarang masih bersifat sementara.
Berapa penumpang yang bisa diangkut?
Sumber menyebut 6 penumpang dengan captain seat, sementara ada pula sebutan 7 penumpang. Konsumen perlu menunggu konfirmasi final di GIIAS.







