Bandung, Optimaise News – Brigjen TNI Donny Pramono sebagai Kadispenad menyatakan duka mendalam terkait gugurnya Aiptu Asep Suhara dari Polrestabes Bandung. Insiden terjadi Minggu 9 Agustus 2026 di Jalan Merdeka Kota Bandung ketika mobil Honda Civic Ferio milik personel Pussenkav dikemudikan mahasiswa sipil Adham.
Inti artikel
- Brigjen TNI Donny Pramono sebagai Kadispenad menyatakan duka mendalam terkait gugurnya Aiptu Asep Suhara dari Polrestabes Bandung
- Di dalam kendaraan tersebut turut berada dua prajurit TNI AD Prada A dan Prada V
- Tiga personel TNI AD yang terdiri dari pemilik kendaraan plus dua penumpang kini menjalani pemeriksaan internal
Di dalam kendaraan tersebut turut berada dua prajurit TNI AD Prada A dan Prada V. TNI AD langsung menyampaikan permohonan maaf serta doa bagi keluarga korban sambil memastikan Adham diamankan dan ditetapkan tersangka oleh Polrestabes Bandung.
Pemeriksaan Internal Prajurit Libatkan Pussenkav dan Pomdam
Tiga personel TNI AD yang terdiri dari pemilik kendaraan plus dua penumpang kini menjalani pemeriksaan internal. Proses ini digelar bersama Pussenkav, Pomdam III/Siliwangi, serta Polrestabes Bandung agar seluruh fakta tersusun rapi tanpa keraguan publik.
Langkah tersebut menegaskan bahwa status sebagai prajurit tidak menempatkan mereka di luar sistem hukum. TNI AD mendukung penuh penegakan hukum yang sedang berjalan sekaligus menjamin penanganan berlangsung transparan agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.
Jika hasil pemeriksaan menemukan pelanggaran, personel bersangkutan akan menghadapi sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Pendekatan ini sejalan dengan pemahaman tentang tanggung jawab formal yang tercantum dalam Definisi Prajurit Tentara Nasional Indonesia – JDIH Kemenkeu.
Konteks Tanggung Jawab Prajurit Menurut Referensi Publik
Istilah prajurit sering dikaitkan dengan uraian di Prajurit – Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas yang menekankan disiplin dan ketaatan pada hukum. Optimaise News mencatat bahwa kejadian di Bandung menjadi pengingat bahwa setiap anggota militer tetap berada di bawah aturan yang sama dengan warga sipil ketika terjadi musibah lalu lintas.
Reaksi institusi militer yang cepat meminta maaf sekaligus membuka ruang pemeriksaan internal menunjukkan upaya menjaga martabat korps. Publik Bandung menantikan hasil akhir agar keadilan bagi keluarga Aiptu Asep Suhara terpenuhi secara tuntas.
Kerja sama lintas satuan antara Pussenkav dan aparat kepolisian setempat diharapkan menghasilkan temuan yang objektif. Optimaise News akan terus memantau perkembangan perkara tanpa menambah spekulasi di luar fakta resmi yang sudah diumumkan.
Kecelakaan yang melibatkan mahasiswa pengemudi dan dua prajurit penumpang ini juga mengingatkan pentingnya pengawasan penggunaan kendaraan dinas di luar jam tugas. Semua pihak dilibatkan agar tidak ada celah yang merugikan citra TNI AD di mata masyarakat luas.







