Jakarta, Optimaise News – AC Milan vs Inter Milan berakhir imbang 1-1 di laga uji coba pramusim di Optus Stadium Perth Australia pada 5 Agustus 2026. Kedua tim menghormati Franco Baresi dengan keheningan sebelum kick-off, kemudian muncul drama penalti di menit-menit akhir yang membuat pertandingan berakhir tanpa pemenang.
Inti artikel
- AC Milan vs Inter Milan berakhir imbang 1-1 di laga uji coba pramusim di Optus Stadium Perth Australia pada 5 Agustus 2026
- Optimaise News menilai derby della Madonnina di Australia ini menjadi panggung bagus untuk melihat kemajuan kedua tim jelang musim baru
- Kedua pelatih dan para pemain mengheningkan cipta penuh saat menit-menit pertama berlangsung
Hasil imbang ini tak terlalu penting menurut pelatih AC Milan Cristian Chivu yang fokus pada peningkatan dan kerja keras pemainnya sepanjang laga. Optimaise News menilai derby della Madonnina di Australia ini menjadi panggung bagus untuk melihat kemajuan kedua tim jelang musim baru.
Penghormatan Awal untuk Franco Baresi
Kedua pelatih dan para pemain mengheningkan cipta penuh saat menit-menit pertama berlangsung. Kematian Franco Baresi yang legenda AC Milan menjadi alasan utama penghormatan itu. Semua aktivitas sepak bola di lapangan langsung berhenti sejenak untuk mengenang peran besarnya dalam sejarah tim milan.
Langkah ini mencerminkan kedewasaan kedua klub dalam menghormati sosok yang telah berkontribusi besar pada perkembangan sepak bola Italia.
Skor 1-0 dari Gol Federico Dimarco
AC Milan unggul 1-0 pada menit ke-52 berkat gol Federico Dimarco dari dalam kotak penalti. Gol ini langsung menyulut semangat tuan rumah yang tampak lebih berani di awal laga. Inter Milan kelihatannya kesulitan mengendalikan permainan di saat itu.
Upaya Inter untuk membalas tampaknya berjalan lambat dan mereka hampir unggul dua gol kemudian.
Nyaris Dua Gol dari Henrikh Mkhitaryan
Gelandang Armenia itu melepaskan umpan ketiga yang hampir membuat Inter unggul dua gol. Tembakan yang dilepaskan melesat tipis dari tiang gawang AC Milan. Peluang itu dianggap oleh beberapa pengamat sebagai momen berbahaya bagi pertahanan tuan rumah.
Drama Penalti Menit 83 yang Mengubah Skor
Carlos Augusto melakukan pelanggaran terhadap Christopher Nkunku di kotak penalti yang menghasilkan penalti. Nkunku mengeksekusi dengan tendangan keras yang mengubah skor menjadi 1-1. Penalti ini langsung membuat para pemain Inter terlihat frustasi karena hampir menang dua gol.
Upaya Inter untuk membalas tampaknya berjalan lambat dan mereka hampir unggul dua gol kemudian.
Tembakan Hakan Çalhanoğlu yang Ditahan
Hakan Çalhanoğlu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-88. Penyelamatan gemilang kiper AC Milan Lorenzo Torriani menggagalkan peluang itu. Tembakan itu mengguncang jaring gawang tapi beruntung belum masuk.
Kesimpulan Laga yang Imbang Tanpa Gol Tambahan
Laga berakhir 1-1 setelah babak kedua berakhir dan tidak ada gol di masa tambahan. Semua upaya Inter untuk menang terhalang dengan baik oleh pertahanan tuan rumah. Cristian Chivu langsung menekankan bahwa hasil tak terlalu penting dibandingkan proses yang mereka jalani.
Chivu mengaku melihat peningkatan signifikan dari para pemain yang tampak bekerja keras sejak awal persiapan. Menurutnya tim ini semakin matang di setiap sesi latihan yang dijalani.
Reaksi Pelatih yang Positif
Cristian Chivu menyatakan hasil imbang ini bukan akhir dari segalanya. Ia lebih menekankan pada perkembangan tim secara keseluruhan selama pertandingan tersebut. Optimaise News melihat pernyataan ini sebagai sinyal bagus mengingat laga ini merupakan bagian dari persiapan jelang musim baru 2026.
Derby della Madonnina yang diadakan di Australia memberikan peluang bagi kedua tim untuk saling menguji dan memperbaiki kesalahan sebelum bertemu di kompetisi serius.




