Setiap kali suara adzan terdengar, umat Islam diingatkan bukan hanya untuk segera salat, melainkan juga menjaga adab sederhana: menirukan lafaz yang dilantunkan muazin kemudian menyusul dengan doa. Amalan ringan ini disebut sebagai salah satu jalan meraih syafaat Nabi Muhammad SAW di hari kiamat. Banyak yang terbiasa langsung bergerak ke sajadah, padahal momen singkat itu menyimpan keutamaan besar.
Inti artikel
- Amalan ringan ini disebut sebagai salah satu jalan meraih syafaat Nabi Muhammad SAW di hari kiamat
- Banyak yang terbiasa langsung bergerak ke sajadah, padahal momen singkat itu menyimpan keutamaan besar
- Saat itu jamaah masih kesulitan dikumpulkan
Awal Mula Adzan Disyariatkan
Catatan dalam Ringkasan Fikih Sunnah Sayyid Sabiq susunan Syaikh Sulaiman Ahmad Yahya Al-Faifi menyebutkan adzan mulai ditetapkan pada tahun pertama hijrah. Saat itu jamaah masih kesulitan dikumpulkan. Ada usul memakai lonceng seperti kebiasaan Nasrani atau terompet ala Yahudi. Umar bin Khattab RA mengusulkan mengutus seseorang untuk menyeru. Rasulullah SAW lalu bersabda kepada Bilal, “Wahai Bilal bangkitlah, dan panggillah untuk salat.” Riwayat dari Nafi’ melalui Ibnu Umar RA ini tercatat dalam Ahmad dan Bukhari.
Doa yang Dianjurkan Setelah Adzan Selesai
Begitu muazin mengakhiri seruannya, dianjurkan membaca doa yang diajarkan Rasulullah SAW. Merujuk buku Dahsyatnya Adzan karya M. Syukron Maksum, bacaannya adalah:
اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ
Keutamaan di Balik Menjawab dan Berdoa
Muazin diganjar pahala berlimpah dan diampuni dosa-dosanya. Saat adzan berkumandang, setan diketahui melarikan diri. Waktu usai adzan sendiri termasuk momen mustajab untuk memanjatkan permohonan. Itulah mengapa menjawab lafaz lalu membaca doa tersebut sangat dianjurkan, agar setiap muslim menjaga adab sekaligus membuka pintu keberkahan hingga akhirat.
Membiasakan diri menjawab adzan dan menyusul doa setelahnya menjadi cara mudah merawat sunah sejak masa Nabi. Amalan yang tampak sepele ini justru menghubungkan hamba dengan janji syafaat yang dinantikan kelak.



