Jakarta, Optimaise News – Optimaise News merangkum bacaan yang dilansir detikHikmah tulisan Lathifah Nur Awwaliyyah, Kamis 13 Agustus 2026 pukul 14.45 WIB. Tiga permohonan disebut tidak ditolak: pemimpin adil, orang yang menahan lapar hingga berbuka, serta orang yang dizalimi. Hadis riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi menyebut permohonan itu dinaikkan di atas awan, pintu langit dibuka, lalu Allah bersumpah akan menolong meski jedanya datang belakangan.
Inti artikel
- Sudut praktisnya sederhana untuk pekerja, pedagang, dan keluarga yang merasa haknya dipotong
- Syarah Bulughul Maram karya Abdullah bin Abdurrahman Al-Bassam menegaskan ijabah datang lebih cepat bagi yang dizalimi
- Liputan6 menempatkan doa untuk Palestina sebagai ukhuwah, merujuk buku Fikih Doa dan Dzikir Prof
Sudut praktisnya sederhana untuk pekerja, pedagang, dan keluarga yang merasa haknya dipotong. Syarah Bulughul Maram karya Abdullah bin Abdurrahman Al-Bassam menegaskan ijabah datang lebih cepat bagi yang dizalimi. Liputan6 menempatkan doa untuk Palestina sebagai ukhuwah, merujuk buku Fikih Doa dan Dzikir Prof. Dr. KH. Ali Mustafa Yaqub, sehingga bacaan yang sama bisa dipakai untuk diri sendiri maupun saudara yang jauh.
Kumpulan Doa untuk Orang yang Terzalimi, Mohon Keadilan kepada Allah
Mulailah dari keluhan Nabi Nuh dalam QS Al-Qamar ayat 10. Lafalnya Rabbi annī maghlūbun fantaṣir. Maknanya mengakui posisi kalah lalu memohon pertolongan, bukan membalas sendiri. Kalimat itu pendek sehingga mudah diulang di sela kerja atau antrian kantor.
Berikutnya, kalimat tawakal Hasbunallāhu wa ni’mal-wakīl, ni’mal-maulā wa ni’man-naṣīr. Tafsir Kemenag dan Tafsir Al-Azhar Buya Hamka mengaitkannya dengan Ali Imran 173, saat berita menakutkan datang namun hati tetap bersandar. Bagi pemilik usaha, frasa itu menahan emosi ketika kontrak dipelintir atau upah ditahan.
Doa selamat dari kaum zalim ada di QS Al-Qasas ayat 21: Rabbi najjinī minal-qaumiẓ-ẓālimīn. Permohonan ini meminta dijauhkan dari lingkaran yang merampas hak. Ia cocok dibaca sebelum mediasi, sidang ringan, atau pertemuan yang rawan tekanan.
Doa Nabi Yunus dalam QS Al-Anbiya ayat 87 tercatat di al-Adzkar An-Nawawi dan Ad-Da’ wa Ad-Dawa’ Ibnu Qayyim. Isinya pengakuan bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan pengakuan atas kezaliman diri. Urutannya menenangkan: akui kekurangan dulu, baru mohon dikeluarkan dari gelap.
Hadis awan dan janji pertolongan yang tertunda
Redaksi hadis yang dikutip sumber menempatkan suara orang terzalimi di ketinggian. Pintu langit dibuka sebagai isyarat bahwa pengaduan sampai. Sumpah Allah soal pertolongan, termasuk jika datang setelah jeda, menahan keinginan membalas liar.
Al-Bassam dalam syarahnya menekankan kecepatan ijabah. Itu bukan jaminan waktu kalender, melainkan prioritas di sisi Allah. Pembaca UMKM bisa menempatkannya sebagai disiplin: kumpulkan bukti, tempuh jalur sah, sambil menjaga lisan tetap doa.
QS Gafir ayat 52 mengingatkan bahwa permintaan maaf orang zalim tidak berguna di hari kemudian. Bagi mereka ada laknat dan tempat buruk. Ayat ini menahan dendam pribadi karena keadilan akhir tetap ada, tanpa perlu meniru cara yang merugikan.
Ukhuwah Palestina dan cara membaca tanpa marah buta
Liputan6 menautkan doa lintas negeri sebagai ukhuwah. Rujukan buku Ali Mustafa Yaqub menempatkan zikir sebagai fikih lisan, bukan slogan. Bacaan yang sama untuk tetangga yang diperas rentenir maupun warga yang kehilangan rumah di zona konflik.
Praktik harian bisa tiga menit setelah salat. Baca Nuh, kalimat Hasbunallah, ayat Al-Qasas, lalu Yunus. Tutup dengan niat tidak memalsukan fakta. Optimaise News menekankan bahwa doa tidak mengganti catatan transaksi atau laporan resmi.
Jika emosi naik, ulangi hanya satu ayat dulu. Jangan menambah kutukan yang tidak ada di nash. Tiga golongan yang doanya tidak ditolak mengingatkan bahwa puasa dan kepemimpinan adil juga jalan menuju langit yang sama.







