Destry Damayanti Diajukan Prabowo, Rupiah Naik 0,79%

Rupiah menguat tajam setelah Presiden Prabowo mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia. Penguatan ini disambut positif oleh.

Author Image

Adel

Destry Damayanti Diajukan Prabowo, Rupiah Naik 0,79%

– Rupiah menutup Senin, 10 Agustus 2026, dengan penguatan tajam terhadap dolar AS seiring berita usulan tunggal untuk kursi Gubernur Bank Indonesia. Data Bloomberg menempatkan mata uang domestik naik 0,79 persen ke Rp 17.755, sementara RTI Business mencatat penguatan 0,71 persen ke Rp 17.753.

Inti artikel

  • Optimaise News merangkum angka penutupan, isi Surat Presiden, dan kontras dengan IHSG di hari yang sama
  • Pada pembukaan pagi, rupiah sempat berada di sekitar Rp 17.810 sebelum menguat sepanjang sesi
  • Bloomberg menutup di Rp 17.755 (plus 0,79 persen)

Pasar valas langsung bereaksi terhadap kepastian nama: Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Destry Damayanti, Pejabat Sementara Gubernur BI, sebagai calon tunggal ke DPR. Optimaise News merangkum angka penutupan, isi Surat Presiden, dan kontras dengan IHSG di hari yang sama.

Penutupan Senin: Angka Bloomberg vs RTI dan rentang harian rupiah

Pada pembukaan pagi, rupiah sempat berada di sekitar Rp 17.810 sebelum menguat sepanjang sesi. Bloomberg menutup di Rp 17.755 (plus 0,79 persen). RTI Business menuntaskan perdagangan di Rp 17.753 (plus 0,71 persen).

Sumber CNBC menyebut rentang harian sekitar Rp 17.730, Rp 17.825 per dolar AS, dengan penutupan sekitar 50 poin lebih kuat dari pembukaan Refinitiv di zona Rp 17.750-an. Indeks dolar AS (DXY) sempat naik tipis ke 99,656, namun rupiah tetap menguat.

Bagi pelaku valas ritel, selisih kecil Bloomberg dan RTI mempertegas sinyal yang sama: penutupan awal pekan yang lebih kuat dari pembukaan, beriring berita Surpres calon Gubernur BI.

Surpres Prabowo: Destry Damayanti sebagai Pjs dan paket deputi ke Kompleks DPR

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan Surat Presiden berisi usulan calon Gubernur BI sudah diserahkan ke pimpinan DPR. Presiden mengusulkan satu nama saja: Destry Damayanti, yang sedang menjabat Pejabat Sementara Gubernur BI.

Pemerintah juga menyetor satu calon Deputi Gubernur Senior serta calon Deputi Gubernur. Prasetyo di Kompleks DPR, Jakarta Pusat, Senin (10/8/2026), menjelaskan beberapa surpres diserahkan atas petunjuk Presiden, termasuk calon definitif Gubernur BI beserta pengganti Deputi Gubernur Senior dan Deputi Gubernur karena jumlah berkurang satu.

Di Gedung Nusantara III, Senayan, ia menegaskan: “Namanya tunggal, satu nama, Bu Destry Damayanti.” Destry mengisi kekosongan setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri 25 Juli 2026 (diumumkan pemerintah 27 Juli 2026) karena alasan kesehatan atau pribadi menurut sejumlah sumber.

Latar yang sering dicari publik: biografi Destry Damayanti menempatkannya lahir di Jakarta, 16 Desember 1963, lulusan S1 Ekonomi UI dan MSc Regional Science Cornell. Kariernya mencakup penasihat ekonomi, Kepala Ekonom Bank Mandiri, anggota DK LPS, lalu Deputi Gubernur Senior BI lewat dua periode sumpah (2019 dan 2024). Pengalaman di bank sentral dan bank mandiri itu menjadi latar yang dibahas seiring tren pencarian namanya.

Momentum sepekan, sebulan: persentase penguatan terhadap dolar AS

RTI Business mencatat rupiah menguat 1,20 persen terhadap dolar AS sepanjang sepekan terakhir. Dalam sebulan terakhir, penguatan mencapai 1,84 persen.

Dalam rangkuman Optimaise News, angka sepekan, sebulan itu membingkai “momentum moneter” yang bersanding dengan Surpres, bukan hanya lonjakan sesaat. Kepastian calon tunggal Gubernur BI memberi jangkar ekspektasi jangka pendek bagi stabilitas valas, meski fit and proper di DPR masih menunggu.

Bagi pembaca ritel, arti praktisnya sederhana: pasar mengaitkan berita nama tunggal Destry Damayanti dengan penguatan spot, sambil tetap menanti kepastian kebijakan moneter formal setelah proses parlemen.

Kontras pasar: IHSG lemah, SBN dan rupiah menguat di hari yang sama

Pasar multi-aset tidak bergerak serempak. IHSG ditutup melemah 0,69 persen ke 6.365,37 (turun 44,28 poin) meski sempat menyentuh 6.462,74. Level terendah mendekati 6.362,76. Sebanyak 306 saham naik, 340 turun, 317 stagnan.

Volume mencapai 45,46 miliar saham, nilai transaksi Rp 18,19 triliun, frekuensi sekitar 2,61 juta. Asing mencatat net foreign inflow Rp 829,69 miliar di all market, namun net foreign sell Rp 875,51 miliar di pasar reguler. Secara year-to-date, outflow sekitar Rp 70,46 triliun (all market) dan Rp 95,37 triliun (reguler).

Penekan utama antara lain TLKM, BREN, BMRI, BRPT, SRAJ, dan TPIA. Di sisi berlawanan, imbal hasil SBN 10 tahun mendarat ke 7,188 persen dari 7,301 persen hari sebelumnya, sejalan pembelian obligasi dan penguatan rupiah. Kontras ini menunjukkan valas dan SBN merespons kepastian institusi moneter lebih cepat daripada bursa saham yang masih dibayangi aliran asing dan tekanan blue chip.

Langkah berikutnya di Komisi XI: fit and proper calon tunggal

Usulan tunggal tidak langsung menjadi pengangkatan definitif. Destry Damayanti masih harus melalui proses di DPR. Wakil Ketua Komisi XI Fauzi Amro menyatakan kesiapan komisi menjalankan fit and proper test secara objektif sebagai fungsi konstitusional.

Ekonom Trimegah Sekuritas, Fakhrul Fulvian, menilai rekam jejak Destry relevan di tengah perubahan struktural global, dengan pendekatan adaptif berorientasi stabilitas sambil menjaga momentum pertumbuhan. Komunikasi bauran kebijakan moneter, bukan hanya suku bunga, disebut sebagai pekerjaan penting ke depan.

Hingga proses parlemen selesai, barometer yang paling cepat dibaca pasar harian tetap kurs penutupan dan imbal hasil SBN. Angka Senin 10 Agustus 2026, dari Bloomberg, RTI, hingga Refinitiv, sudah memberi petunjuk awal bagaimana pasar menafsirkan Surpres atas nama Destry Damayanti.

Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.