Surabaya, Optimaise News – Debut Shin Tae-yong di bangku kepelatihan Persija Jakarta langsung diuji kondisi yang jauh dari ideal. Enam bintang Macan Kemayoran absen massal karena dipanggil Timnas untuk Piala AFF 2026. Ditambah agenda pramusim yang berubah mendadak, racikan skuad di Stadion Gelora Bung Tomo jadi penuh kompromi.
Persija menghadapi Persebaya Surabaya di laga pembuka Grup B Piala Presiden 2026, Minggu 26 Juli 2026. Duel perdana STY melawan Bernardo Tavares ini digelar pukul 19.30 WIB. Chemistry kedua tim masih retak, tapi sorotan utama tertuju pada kesiapan Persija yang belum utuh.
Enam Bintang Timnas Absen di Laga Debut STY
Enam pemain inti Persija dipastikan absen total. Mereka adalah Rizky Ridho, Rayhan Hannan, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Dony Tri Pamungkas, dan Nadeo Argawinata. Seluruhnya sedang memperkuat skuad Timnas di Piala AFF 2026.
Absensi ini memukul lini belakang dan gawang sekaligus. Rizky Ridho serta Jordi Amat biasanya jadi jangkar pertahanan. Nadeo Argawinata sebagai kiper utama juga tak hadir. STY harus meracik ulang formasi dengan pemain cadangan yang belum tentu selaras.
Dampaknya langsung terasa pada debut. Macan Kemayoran kehilangan kualitas dan pengalaman di posisi krusial. Lini tengah dan sayap pun ikut terdampak karena beberapa nama itu sering mengisi peran serbaguna.
Rencana Training Camp Thailand Batal demi Piala Presiden
Persija semula menyiapkan training camp Thailand selama tiga pekan. Rencana itu dijadwalkan mulai 27 Juli 2026. Tujuannya membangun fisik dan chemistry di luar negeri sebelum kompetisi resmi.
Agenda itu terpaksa dibatalkan. Klub memutuskan ikut Piala Presiden dulu. Latihan intensif diganti dengan sesi singkat di dalam negeri. Waktu penyesuaian jadi jauh lebih sempit.
Perubahan mendadak ini menambah beban STY. Skuad belum sempat menyatu lewat program panjang. Semua harus dipadatkan dalam hitungan hari menjelang laga di Surabaya.
STY Tegaskan Proses, Bukan Target Juara
Shin Tae-yong menekankan bahwa Piala Presiden hanyalah bagian proses. “Ini bagian dari proses kami membangun kekuatan. Saya tidak pasang target juara tinggi,” tegasnya. Fokusnya pada fondasi, bukan gelar instan.
STY mengakui kondisi pemain belum sempurna. “Meski kondisi tak sempurna, kita harus buat proses yang baik. Saya belum 100 persen yakin, tapi tetap harus maju,” ujar pelatih Korea itu. Ia minta pemain tetap profesional di lapangan.
Pendekatan ini beda dengan tekanan juara yang biasa melekat di Persija. STY pilih langkah bertahap. Piala Presiden dijadikan ajang uji coba sebelum BRI Super League dimulai.
Dua Rekrutan Asing Diragukan Main dari Menit Awal
Dua rekrutan asing anyar, Kwon Chang-hoon dan Kyohei Yoshino, juga belum dipastikan main dari kick-off. Keduanya masih butuh penyesuaian fisik dan taktik. STY mungkin mainkan mereka bertahap.
Kwon membawa pengalaman dari liga Korea dan Eropa. Yoshino diharapkan perkuat lini tengah. Tapi debut langsung lawan Persebaya di GBT dianggap terlalu berat tanpa persiapan matang.
Keputusan final akan dilihat di sesi latihan terakhir. Jika masuk, peran mereka kemungkinan terbatas. STY tak mau memaksakan kondisi yang belum siap.
Harapan Akhiri Puasa Gelar Persija Sejak 2018
Persija terakhir juara kasta teratas pada 2018. Sudah delapan tahun puasa gelar. Kedatangan STY membawa harapan besar untuk mengakhiri masa sulit itu.
Piala Presiden 2026 jadi laboratorium awal. Di sini STY menguji ide, membentuk karakter, dan menyaring pemain. Hasil di turnamen ini bukan patokan utama, tapi fondasi untuk Super League.
Gabungan enam absensi Timnas, dua rekrutan asing yang masih ragu, plus batalnya TC Thailand, membuat debut ini tak ideal. Namun STY memilih proses jangka panjang. Harapan fans Macan Kemayoran tetap menyala: puasa gelar segera berakhir lewat tangan pelatih Korea itu.







