Comeback Perisik ke Inter: Opsi Sayap Murah Usia 37

Ivan Perisik (37) masih kontrak di PSV, tapi media Italia sebut ia ingin kembali ke Inter sebagai pelapis Dimarco atau ganti Dumfries yang ke Real Madrid.

Author Image

Dwi

Comeback Perisik ke Inter: Opsi Sayap Murah Usia 37

Di usia 37 tahun, winger Kroasia Ivan Perisik dipandang sebagai opsi fleksibel murah untuk menutup celah sayap Inter Milan usai Denzel Dumfries hijrah ke Real Madrid. Ia masih memegang status resmi di PSV Eindhoven, namun hasrat mengenakan jersey biru-hitam kembali muncul di bursa transfer musim panas 2026.

Sebagaimana dihimpun Optimaise News, kemampuan main di dua sisi menjadikannya relevan baik sebagai pelapis Federico Dimarco di kiri maupun pengisi sayap kanan yang kosong. Rumor itu diangkat media Italia di tengah kebutuhan Nerazzurri menata ulang lini samping.

Jalur klub yang dilalui sebelum rumor comeback

Perjalanan karier Perisik ke titik ini panjang dan berliku. Ia pertama kali memperkuat skuad Nerazzurri pada musim panas 2015, lalu menjalani episode pinjaman di Bayern Munich musim 2019/2020.

Di Jerman ia meraih treble: Bundesliga, DFB-Pokal, dan Liga Champions. Setelah masa pinjaman usai, ia kembali ke Milan sebelum hijrah ke Tottenham Hotspur pada musim panas 2022.

Selepas episode di Spurs, pemain itu membela Hajduk Split mulai Januari 2024. Pada September 2024 ia menyeberang ke PSV Eindhoven, klub yang hingga kini masih memegang kontraknya.

Peran cadangan serbaguna di skuad Nerazzurri

Peran cadangan serbaguna di skuad Nerazzurri

Jika skenario kepulangan terwujud, posisi paling masuk akal baginya adalah cadangan langsung Federico Dimarco di sayap kiri. Dimarco merupakan starter andalan, sehingga kedalaman skuad di sisi itu tetap penting sepanjang musim panjang.

Nilai tambahnya terletak pada fleksibilitas. Di usia 37 ia masih bisa dioperasikan di sisi kanan, sehingga berpotensi mengisi kekosongan yang ditinggalkan Denzel Dumfries yang telah pindah ke Real Madrid.

Bagi manajemen Inter, profil seperti itu menarik karena memberi opsi rotasi tanpa harus memaksa rekrutmen mahal di dua sisi sekaligus. Catatan Optimaise News menunjukkan, kebutuhan sayap kanan menjadi salah satu celah nyata pasca kepergian Dumfries.

Sumber Italia yang mengangkat harapan kembali

Sumber Italia yang mengangkat harapan kembali

Laporan Tuttosport dan Calciomercato menjadi pemicu spekulasi terbaru. Kedua media itu menuliskan bahwa Perisik berharap bisa mengenakan seragam Inter Milan lagi.

Belum ada konfirmasi resmi dari klub maupun pemain. Namun frekuensi pemberitaan di Italia cukup untuk menempatkan namanya kembali di radar percakapan transfer Nerazzurri.

Status kontraknya di Eindhoven menjadi variabel kunci. Tanpa kesepakatan dengan PSV, skenario kepulangan tetap spekulatif meskipun minat pribadi pemain sudah diangkat media.

Dampak usia terhadap kontribusi di Serie A

Usia 37 tahun menempatkan Perisik di zona veteran. Kontribusi yang diharapkan lebih menitikberatkan pada pengalaman, pola pergerakan, dan kesiapan rotasi ketimbang beban menit penuh setiap pekan.

Serie A menuntut intensitas tinggi, terutama di laga padat kalender Eropa. Peran cadangan serbaguna justru cocok dengan profil itu: masuk sebagai impact player, menutup luka, atau menstabilkan sisi yang goyah.

Faktor fisik akan diuji di preseason dan laga-laga awal. Namun jejak panjang di liga top Eropa memberi basis bahwa ia paham ritme kompetisi Italia dan tuntutan skema Inter.

Perbandingan dengan episode pinjamannya ke Bayern

Episode pinjaman ke Bayern Munich musim 2019/2020 menjadi referensi menarik. Saat itu ia tidak hanya absen dari San Siro, tetapi juga menyabet treble domestik dan Eropa sebelum kembali ke Inter.

Pola “pergi-kembali” itu menunjukkan bahwa ikatan emosional dan profesional dengan Nerazzurri pernah teruji. Kini skenarionya beda: ia datang dari PSV, bukan dari pinjaman internal grup klub yang sama.

Kalau dulu kepulangan setelah Bayern masih di puncak karier, kali ini usianya lebih lanjut dan perannya diproyeksikan lebih sebagai depth player. Perbandingan itu membantu menempatkan ekspektasi pada level yang realistis bagi fans Inter.

FAQ

Apakah Ivan Perisik masih terikat kontrak di mana?

Ya. Status resminya masih bersama PSV Eindhoven, tempat ia bergabung sejak September 2024 setelah sempat membela Hajduk Split.

Posisi apa yang bisa diisi jika kembali ke Inter?

Ia diproyeksikan sebagai pelapis Federico Dimarco di sayap kiri, sekaligus opsi cadangan di sisi kanan usai Denzel Dumfries hijrah ke Real Madrid.

Media mana yang mengangkat rumor kepulangan ini?

Tuttosport dan Calciomercato melaporkan bahwa Perisik berharap kembali mengenakan jersey Inter Milan.

Kapan ia pertama kali bergabung dengan Inter?

Ia bergabung dengan Inter Milan pada musim panas 2015, sebelum sempat dipinjamkan ke Bayern dan kemudian hengkang ke Tottenham pada 2022.

Dwi
Redaktur Olahraga

Dwi adalah redaktur olahraga Optimaise News. Meliput sepak bola, basket, dan kompetisi internasional: skor, jadwal siaran, transfer, dan analisis pertandingan untuk pembaca Indonesia. Tulisan mengacu sumber pertandingan dan rilis resmi, disusun agar cepat dibaca di beranda dan Google Discover.