Pengadilan Tinggi Seoul memutuskan chairman SK Group Chey Tae-won (65) wajib membayar gono-gini USD 645 juta atau sekitar Rp 11,5 triliun kepada mantan istrinya Roh Soh-yeong. Putusan banding membatasi bagian itu hanya sepertiga harta, bukan separuh yang dituntut, karena hakim menilai aset sebelum saham SK melonjak di euforia AI.
Inti artikel
- Kekayaan Chey diperkirakan USD 5 miliar atau Rp 89 triliun sebelum putusan Jumat
- Hakim memakai valuasi pra-boom
- Aset dihitung saat saham SK belum meledak karena permintaan chip AI
Kekayaan Chey diperkirakan USD 5 miliar atau Rp 89 triliun sebelum putusan Jumat. Optimaise News merangkum keputusan ini menutup sengketa panjang yang media Korea sebut perceraian abad ini, sambil menjaga kendali grup di era chip memori.
Cara Hakim Hitung Harta Sebelum Lonjakan Saham AI
Hakim memakai valuasi pra-boom. Aset dihitung saat saham SK belum meledak karena permintaan chip AI. Hasilnya hanya sepertiga yang masuk gono-gini.
Pembayaran harus tunai, bukan saham. Langkah ini melindungi porsi kepemilikan Chey di SK Inc sekitar 17,9 persen. Kendali konglomerasi AI Korea tetap utuh meski dana besar keluar.
Lonjakan pasca euforia AI dianggap di luar harta bersama. Itulah alasan angka final jauh di bawah tuntutan separuh total.
Dari Resepsi Blue House 1988 ke Surat Pengakuan 2015

Chey dan Roh menikah 1988 di Istana Blue House. Roh adalah putri mantan Presiden Roh Tae-woo. Resepsi itu menandai aliansi dinasti politik-bisnis Korea.
Pada 2015 Chey menulis surat tiga halaman di koran nasional. Ia mengakui jatuh cinta dan punya anak dengan perempuan lain. Ia meminta akhir bersih pernikahan 27 tahun.
Roh awalnya menolak. Ia ingin menjaga keutuhan keluarga. Drama publik itu memicu sengketa hukum yang berlangsung hampir satu dekade.
SK Hynix, Nvidia, dan Sumber Kekayaan Chey Tae-won
SK Hynix menjadi pemasok utama chip memori high-bandwidth untuk Nvidia. Boom AI mengerek nilai saham dan kekayaan grup secara tajam.
Lonjakan itu yang membuat total harta mencapai estimasi USD 5 miliar sebelum putusan. Hakim memisahkan nilai pra-boom dari nilai pasca-euforia agar perhitungan gono-gini tetap proporsional.
Posisi SK Hynix di rantai pasok AI global justru jadi alasan pengadilan menjaga struktur kepemilikan tetap stabil lewat pembayaran tunai.
Opsi Banding ke Mahkamah Agung Masih Dibuka
Pengacara Chey masih meninjau putusan banding. Mereka tidak menutup kemungkinan banding lanjutan ke Mahkamah Agung Korea Selatan.
Jika banding diajukan, proses bisa menambah waktu. Namun putusan Pengadilan Tinggi Seoul sudah dianggap penutup utama sengketa yang panjang.
Optimaise News mencatat bahwa opsi ini memberi ruang negosiasi atau penyesuaian teknis pembayaran tanpa mengganggu operasional grup.
Mengapa Media Korea Juluki Perceraian Abad Ini
Label itu muncul karena perpaduan latar dinasti, pengakuan publik, anak di luar nikah, dan nilai gono-gini triliunan. Sengketa berlangsung hampir 10 tahun di sorotan penuh.
Pernikahan di Blue House 1988, surat 2015, lalu putusan 2026 dengan logika valuasi AI membentuk arc lengkap. Media melihatnya sebagai cermin perubahan elite Korea di era teknologi.
Dampak bisnis juga besar. Pembayaran tunai Rp 11,5 triliun memaksa Chey menyiapkan likuiditas tanpa melepas kendali saham inti.







