Brian Madjo, striker Aston Villa berusia 17 tahun 212 hari, mencetak gol penyama 1-1 ke gawang Paris Saint-Germain pada Piala Super Eropa 2026 di Red Bull Arena, Salzburg, Kamis 13 Agustus 2026 dini hari WIB. Debut kompetitifnya berlangsung 72 menit, merobek rekor gol termuda ajang itu yang sempat dipegang Patrick Kluivert (19 tahun 220 hari, 1996).
Inti artikel
- Brian Djomeni Madjo lahir di Enfield, Inggris, dan memiliki darah Kamerun
- Ia mengasah bakat di Luksemburg bersama Marisca Mersch dan RU Luxembourg sebelum pindah ke akademi Metz pada 2023
- Debut tim utama klub Prancis tiba Agustus 2025 lawan Strasbourg
Villa kalah 1-2 setelah Desire Doue menutup laga di menit ke-61, tetapi postur 193 cm Madjo membuat duet William Pacho dan Marquinhos kesulitan. Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, ia mencuri perhatian karena baru diizinkan FIFA lewat CAS di awal Agustus, delapan bulan setelah transfer Januari.
Perjalanan karier Brian Madjo dari Luksemburg ke Metz
Brian Djomeni Madjo lahir di Enfield, Inggris, dan memiliki darah Kamerun. Ia mengasah bakat di Luksemburg bersama Marisca Mersch dan RU Luxembourg sebelum pindah ke akademi Metz pada 2023.
Debut tim utama klub Prancis tiba Agustus 2025 lawan Strasbourg. Sejumlah catatan menyebutnya pernah menjadi salah satu debutan termuda Ligue 1. Ia sempat memperkuat Luksemburg di laga persahabatan, lalu mendapat panggilan Timnas U-17 Inggris.
Pada 12 Januari 2026 Villa merekrutnya dari Metz senilai 12 juta euro. Transfer sempat tersendat aturan FIFA soal pemain di bawah umur. Karena ia lahir di Inggris, klub mengajukan pengecualian dan menang banding di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Debut kompetitif Aston Villa yang langsung terasa di Red Bull Arena
Unai Emery menurunkan Madjo sebagai starter, bukan Ollie Watkins. Lawannya juara Liga Champions, di final yang mempertemukan pemenang Liga Europa dengan PSG.
Penantian delapan bulan selesai di panggung terbesar musim panas. Sofascore mencatat enam peluang, satu tepat sasaran dan jadi gol. Statistik itu menjadi jawaban atas pertanyaan kenapa nama ini naik di pencarian google_trend hari ini.
Pembaca yang mencari brian madjo profil biasanya menumpuk data tinggi badan, usia, dan klub. Malam Salzburg menambah konteks: starter termuda final Super Cup sejak data Opta 2006, plus gol sejarah.
Momen gol penyama yang mengubah momentum kontra PSG
Khvicha Kvaratskhelia membuka skor menit ke-20 dari umpan Desire Doue. Menjelang istirahat, John McGinn mengumpan dan Madjo menyelesaikan voli kaki kiri menit ke-45. Skor 1-1 menghidupkan Villa.
Babak kedua Desire Doue mengubah angka menjadi 2-1. Beberapa laporan menyebut gol kemenangan sempat dicek VAR. Villa mengejar hingga peluit akhir, tetapi PSG mempertahankan gelar Super Cup beruntun.
Bagi penonton Indonesia, wajah Madjo tidak asing. Di akhir Juli ia mencetak gol saat Villa menghadapi Indonesia All-Stars di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Tur pramusim itu menjadi bahan Emery menilai etos kerjanya.
Pengakuan Unai Emery atas performa pramusim Brian Madjo
Emery, dilansir ESPN, menekankan pengalaman di malam semacam itu. “Pengalaman mereka dan momen-momen seperti hari ini sangat penting,” katanya. “Brian diturunkan hari ini karena selama pramusim ia telah menunjukkan kemampuannya untuk bekerja keras.”
“Yang terpenting adalah tetap konsisten dan tampil di level yang mereka tunjukkan hari ini,” ujar pelatih Spanyol itu. Dalam rangkuman Optimaise News, pujian itu menautkan langsung uji coba di Indonesia dengan kepercayaan starter di Salzburg, celah yang jarang dibahas ringkas di hasil pencarian profil semata.
Akun instagram klub dan unggahan (@brian_madjo) • Instagram photos and videos ikut memicu rasa ingin tahu soal wajah di balik rekor. Pencarian brian madjo instagram naik seiring sorotan debut.
Potensi masa depan wonderkid Inggris yang dikembangkan Villa
Media Eropa membandingkan kombinasi fisik dan teknik Madjo dengan Romelu Lukaku. Jika jalur U-17 Inggris berjalan lancar, lini depan senior Three Lions punya opsi jangka panjang. Villa sendiri mendapat sinyal bahwa investasi 12 juta euro, setelah sengketa eligibilitas, segera terbayar di level resmi.
Kronologi ringkas: lahir Enfield, tumbuh Luksemburg, Metz, transfer Januari, blokir FIFA, putusan CAS 4 Agustus menurut sebagian sumber, lalu starter Super Cup. Itu alasan topik ini tren sekarang, bukan biografi generik.







