Bilal Hasan Raih Kontrak UFC Usai TKO 45 Detik di DWCS

Bilal Hasan, petarung Indonesia, meraih kontrak UFC setelah mengalahkan Mridul Saikia dengan TKO dalam waktu 45 detik di Dana White's Contender Series. Dana.

Author Image

Adel

Bilal Hasan Raih Kontrak UFC Usai TKO 45 Detik di DWCS

– Unggulan terbesar sepanjang 10 tahun Dana White’s Contender Series hanya butuh 45 detik di Meta Apex, Las Vegas, untuk mengamankan kontrak UFC. Bilal Hasan, yang digelari The Indo Ninja, mengakhiri duel kelas terbang melawan Mridul Saikia lewat TKO dan resmi menjadi petarung Indonesia kedua di organisasi MMA terbesar dunia, menyusul Jeka Saragih.

Inti artikel

  • Pertarungan berakhir Rabu (12/8) pagi waktu Indonesia
  • Duel flyweight itu dibuka dengan saling tendang rendah
  • Bilal Hasan membaca calf kick lawan, lalu melepaskan pukulan lurus kanan yang membuat Saikia goyah dan tersungkur ke kanvas

Pertarungan berakhir Rabu (12/8) pagi waktu Indonesia. Optimaise News merangkum, Presiden UFC Dana White langsung memuji penampilan kilat itu dan membuka pintu debut UFC bagi petarung berdarah Indonesia kelahiran Oahu tersebut.

Detik-detik straight kanan yang bikin Mridul Saikia jatuh di Meta Apex

Duel flyweight itu dibuka dengan saling tendang rendah. Bilal Hasan membaca calf kick lawan, lalu melepaskan pukulan lurus kanan yang membuat Saikia goyah dan tersungkur ke kanvas.

Di atas lantai, serangan ground strikes dilanjutkan tanpa ampun. Wasit Herb Dean menghentikan ronde pertama pada detik ke-45. Rekor profesional Bilal tetap sempurna 9-0; Saikia masuk ring dengan catatan yang beberapa laporan sebut 9-1.

Kemenangan TKO sekejap itu langsung menjadi tiket kontrak. Ajang DWCS Season 10 memang menilai penampilan live di hadapan bos UFC, bukan lewat turnamen panjang.

Kenapa Dana White sebut Bilal unggulan terbesar Contender Series

Kenapa Dana White sebut Bilal unggulan terbesar Contender Series
Ilustrasi kenapa Dana White sebut Bilal unggulan terbesar Contender Series.

Status favorit terbesar dalam sejarah 10 tahun Contender Series membebani ekspektasi jauh sebelum bel berbunyi. Dana White menegaskan Bilal tidak cuma datang dengan hype, tapi membuktikan klaim itu di ring.

“Dia datang dengan hype yang luar biasa. Benar-benar membuktikan itu,” kata Dana White. Ia melanjutkan: “Ketika kamu jadi unggulan terbesar dalam sejarah Contender Series dalam 10 tahun, begitulah cara terbaiknya dan kamu benar-benar melakukan itu.”

Pesan penutup bos UFC lebih personal: “Saya sangat terkesan dengan kamu. Saya tidak sabar menantikan kamu di masa mendatang. Saya sangat tidak sabar menonton pertarungan pertamamu di UFC. Selamat datang.” Framing unggulan 10 tahun itu kini menjadi ukuran yang harus dijawab di debut UFC, bukan hanya pujian sesaat di DWCS.

Siapa The Indo Ninja: Oahu, Washington, rekor 9-0, dukung Indonesia

Siapa The Indo Ninja: Oahu, Washington, rekor 9-0, dukung Indonesia
Ilustrasi siapa The Indo Ninja: Oahu, Washington, rekor 9-0, dukung Indonesia.

Bilal Hasan berusia 25 tahun, lahir di Oahu, Hawaii, lalu pindah ke Washington saat berumur 10 tahun. Julukan The Indo Ninja menempel pada latar berdarah Indonesia, meski ia tumbuh dan berlatih di Amerika Serikat.

Sebelum DWCS, ia dikenal sebagai mantan juara flyweight CFFC yang tiga kali mempertahankan gelar dengan rasio penyelesaian tinggi. Rekor MMA 9-0 menempatkannya di antara prospek kelas terbang paling ditunggu.

Usai menang, pesan ke fans Tanah Air mengalir lewat unggahan yang dirujuk media. “Indonesia terima kasih buat semua dukungannya, Alhamdulillah menang malam ini. Insya Allah kita segera bertanding secepatnya, aku cinta kalian semua,” ujar Bilal. Berdasarkan sumber yang dihimpun Optimaise News, dukungan diaspora dan penonton dalam negeri ikut membentuk momen emosional di luar statistik ring.

Apa bedanya jalur Bilal vs Jeka Saragih menuju UFC

Jeka Saragih membuka jalan lewat Road to UFC Asia Season 1 dan mengamankan kontrak pada 2023, termasuk debut impresif plus bonus Performance of the Night. Jalur itu berlapis-lapis: amatir, One Pride, final Road to UFC, lalu pintu kontrak meski sempat kalah di final.

Bilal menempuh rute berbeda. Satu malam DWCS, satu finish 45 detik, dan kontrak langsung dari penilaian Dana White di Meta Apex. Tidak ada eliminasi panjang di Reality-show format Asia; penentuannya lebih ke keputusan promotor usai penampilan tunggal.

Dari jajaran Season 10, tiga petarung lain juga diganjar kontrak: Anthony Wint, Thomas Pagliarulo, dan Joe Kropschot. Bagi pembaca Indonesia, kontras jalur itu menjelaskan kenapa momen Bilal terasa lebih “langsung ke inti”: hype unggulan + finish kilat = tiket UFC tanpa menempuh rute Road to UFC seperti Jeka.

Langkah berikutnya: debut UFC yang ditunggu Dana White

Kontrak di tangan berarti tantangan naik kelas. Penampilan 45 detik di Contender Series menjadi halaman pembuka; debut di UFC akan menguji apakah kecepatan dan presisi striking yang menghentikan Saikia tetap valid melawan daftar lawan lebih dalam.

Latar taekwondo sejak usia lima tahun hingga medali junior di Amerika dan Pan Amerika memberi fondasi tendangan dan jarak. Perpindahan ke MMA profesional membangun finish rate tinggi di sirkuit regional sebelum CFFC dan akhirnya DWCS.

Bagi fans, arti historisnya sederhana: dua nama Indonesia di roster UFC dalam rentang tiga tahun, dengan pintu masuk yang berbeda. Antusiasme Dana White menandai debut yang sudah ditunggu, sementara Bilal sendiri menjanjikan laga secepatnya setelah ucapan syukur ke Indonesia.

FAQ
Siapa lawan Bilal Hasan di DWCS?
Mridul Saikia dari India di kelas terbang. Bilal menang TKO ronde pertama dalam 45 detik.
Apa arti kontrak UFC lewat Contender Series?
Dana White menilai penampilan live di Meta Apex. Kemenangan TKO kilat Bilal cukup untuk mendapat kontrak tanpa turnamen multi-ronde seperti jalur Road to UFC yang dilalui Jeka Saragih.
Kenapa Bilal disebut unggulan terbesar 10 tahun?
Dana White sendiri memakai frasa itu sebelum dan sesudah laga, menempatkan hype prestasiun di level tertinggi sejarah Contender Series.
Adel
Redaktur Tren

Adel adalah redaktur tren Optimaise News. Meliput Google Trends, topik viral, dan isu hangat harian di Indonesia. Menyusun artikel tren agar pembaca paham kenapa topik naik dan apa konteksnya, bukan hanya meniru judul yang sedang ramai.