Surabaya, Optimaise News – Kedua sopir yang terlibat tabrak belakang maut di Tol Pandaan-Malang diamankan dan diperiksa intensif di Unit Gakkum Satlantas Polres Malang. Mereka belum ditetapkan tersangka hingga Kamis 23 Juli 2026.
Kecelakaan Rabu 22 Juli 2026 malam di KM 76+600 menewaskan tiga penumpang rombongan wisatawan Makassar. Hiace B-7463-WDA menabrak belakang truk fuso DA-8984-CH di lajur kiri arah Malang, dengan dugaan gagal jaga jarak aman. Insiden ini jadi laka maut kedua dalam tujuh hari di ruas yang sama, total delapan tewas dan sembilan luka.
Pemeriksaan Intensif Kedua Sopir di Unit Gakkum Polres Malang
Pemeriksaan kedua sopir berjalan paralel di unit yang sama sehari setelah kejadian. Kanit Gakkum Ipda Syamsul Khairudin menyatakan permintaan keterangan masih berlanjut.
Belum ada indikasi kerusakan teknis pada kedua kendaraan. Laporan Optimaise News mencatat proses ini fokus pada rekonstruksi peristiwa dan keterangan saksi.
Polisi menahan mereka untuk klarifikasi mendalam tanpa status hukum baru. Tim Gakkum terus kumpulkan bukti lapangan dan rekaman CCTV tol.
Identitas Lengkap Korban Tewas dan Luka Rombongan Makassar

Tiga korban tewas adalah Burhanuddin (46), Oktavivin Tristianto (40), dan Ahdan Wal Mutawaq (10). Mereka semua warga Sulawesi Selatan yang sedang berwisata.
Korban luka berat meliputi Erniawati (40) dan Putri (28). Lima orang lain mengalami luka ringan, termasuk balita berusia dua tahun.
Rombongan berangkat dari Surabaya menuju Malang. Semua korban penumpang Hiace, sementara kedua sopir lolos tanpa cedera serius.
Dugaan Awal: Jarak Terlalu Dekat di Lajur Kiri KM 76+600
Polisi menduga sopir Hiace tidak menjaga jarak aman saat mengikuti truk di lajur kiri. Kecepatan dan kondisi malam diduga memperburuk situasi.
Bekas pengereman sempat ditemukan di lokasi, menyingkirkan dugaan microsleep. Human error menjadi fokus utama penyelidikan sementara.
Temuan ini mengingatkan pentingnya jarak aman minimal dua detik di jalan tol. Rombongan wisata sering abai pada aturan dasar ini, terutama malam hari.
Profil Sopir Hiace dan Truk yang Keduanya Selamat
Sopir Hiace Awang Darmawan (39) beralamat di Perum Bumi Palapa Jatimulyo, Lowokwaru, Malang. Ia warga setempat yang biasa mengantar wisatawan.
Sopir truk Adolfus Gelu (29) berasal dari Dusun Pangkalan Jihing, Nanga Tayap, Ketapang, Kalimantan Barat. Keduanya selamat dan langsung diamankan polisi.
Awang dan Adolfus memberikan keterangan terpisah. Identitas lengkap mereka membantu rekonstruksi alur perjalanan rombongan.
Proses Penyelidikan yang Masih Berjalan
Timeline singkat: kejadian Rabu malam, penanganan korban, lalu pemeriksaan intensif Kamis pagi. Status hukum masih terbuka tanpa penetapan tersangka.
Tim Gakkum Satlantas Polres Malang terus dalami faktor lain seperti kondisi ban dan rem. Optimaise News memantau perkembangan hingga laporan lengkap keluar.
Penyelidikan menekankan pencegahan laka serupa di tol padat. Jaga jarak aman jadi kunci, apalagi saat rombongan bergerak malam hari di lajur kiri.







