Bai Yao Pu Dibuka 11 Agustus 2026, Deng Wei-Ai Mi Jadi Bintang Utama

Deng Wei dan Ai Mi bintangi Bai Yao Pu iQIYI. Syuting mulai 11 Agustus 2026, sutradara Guo Jingming, 36 episode di Hengdian-Puyuan sekitar 130 hari.

Author Image

Dyah

Bai Yao Pu Dibuka 11 Agustus 2026, Deng Wei-Ai Mi Jadi Bintang Utama

Deng Wei dan Ai Mi ditetapkan sebagai pemeran utama drama kostum iQIYI berjudul Bai Yao Pu. Upacara booting digelar 11 Agustus 2026 menandai dimulainya proses produksi di lokasi Tiongkok.

Inti artikel

  • Deng Wei dan Ai Mi ditetapkan sebagai pemeran utama drama kostum iQIYI berjudul Bai Yao Pu
  • Upacara booting digelar 11 Agustus 2026 menandai dimulainya proses produksi di lokasi Tiongkok
  • Proyek ini mengadaptasi novel Bai Yao Pu karya Sha Luo Shuang Shu di bawah arahan sutradara Guo Jingming

Proyek ini mengadaptasi novel Bai Yao Pu karya Sha Luo Shuang Shu di bawah arahan sutradara Guo Jingming. Rencana total 36 episode dengan perkiraan syuting sekitar 130 hari di Hengdian dan Jiaxing Puyuan.

Guo Jingming Pimpin Adaptasi Novel Fantasi Medis

Guo Jingming memegang kendali creatif penuh atas adaptasi ini. Novel asal tersebut mengangkat kisah Tao Yao, sosok dokter hantu yang merawat pasien manusia sekaligus siluman.

Tim produksi menempatkan cerita di tengah pertemuan seratus siluman yang menderita penyakit sekaligus persoalan manusia sehari-hari. Fokus narasi tetap pada healing, perjalanan, dan interaksi antar makhluk.

Bagi penikmat drama kostum di Indonesia, formula fantasi medis seperti ini sering menjadi penarik karena memadukan elemen petualangan ringan dengan sentuhan mistis. Optimaise News mencatat bahwa format tersebut tetap relevan untuk platform streaming regional.

Jadwal Syuting 130 Hari di Hengdian dan Puyuan

Syuting direncanakan berlangsung sekitar 130 hari. Lokasi utama berada di Hengdian serta kawasan Jiaxing Puyuan yang kaya set periodik.

Keputusan memakai dua wilayah tersebut memudahkan produksi backdrop istana, pasar kuno, dan hutan siluman tanpa perpindahan set yang berlebihan. Jadwal padat ini menuntut koordinasi kostum, makeup makhluk, dan efek visual secara simultan.

Pelaku industri kreatif lokal sering mencermati pola seperti ini sebagai acuan efisiensi set. Produksi kostum berdurasi panjang tetap bisa dikendalikan bila lokasi dipilih tepat dan kru stabil.

Peran Tao Yao Bersama Master Liu, Mo Ya, dan Gun Gun

Tokoh pusat Tao Yao digambarkan sebagai dokter hantu yang mengobati manusia dan siluman. Ia menempuh perjalanan bersama Master Liu, biksu muda Mo Ya, serta rubah Gun Gun.

Ketiga rekan perjalanan itu menambah lapisan komedi, spiritualitas, dan loyalitas di tengah konflik penyakit siluman. Cerita menitikberatkan pertemuan seratus siluman berpenyakit sambil mengurai problem manusia yang saling terkait.

Pola ensemble cast seperti ini memberi ruang banyak subplot singkat. Penonton dapat mengikuti kemajuan pengobatan sekaligus dinamika persahabatan tanpa kehilangan benang merah utama.

Format 36 Episode untuk Platform iQIYI

Total 36 episode menjadi target rilis. Durasi tersebut memberi ruang pengembangan arsip penyakit siluman dan hubungan antar tokoh tanpa terburu-buru.

iQIYI sebagai platform penayang memungkinkan distribusi global termasuk audiens Indonesia yang sudah akrab dengan drama fantasi Tiongkok. Tim kreatif menekankan keseimbangan antara aksi, pengobatan, dan humor ringan.

Bagi pembaca yang mengikuti industri konten, model episode sedang seperti ini sering menjadi pilihan aman. Produksi tetap fleksibel menyesuaikan ritme streaming bulanan.

Tanya Jawab Seputar Bai Yao Pu
Kapan syuting Bai Yao Pu dimulai?
Upacara booting dan dimulainya syuting jatuh pada 11 Agustus 2026.
Siapa yang menyutradarai dan berapa lama syuting?
Guo Jingming memimpin proyek. Estimasi durasi syuting sekitar 130 hari di Hengdian dan Jiaxing Puyuan.
Apa fokus cerita dan berapa total episode?
Kisah berpusat pada Tao Yao sang dokter hantu beserta teman perjalanannya. Rencana total 36 episode adaptasi novel karya Sha Luo Shuang Shu.
Dyah
Redaktur Hiburan

Dyah adalah redaktur hiburan Optimaise News. Meliput film, selebriti, drama Asia, dan industri hiburan regional. Menyusun berita hiburan berbasis rilis, unggahan resmi, dan konteks industri agar pembaca mendapat ringkasan yang jelas, bukan sekadar copas judul viral.