Jakarta, Optimaise News – Berdasarkan rangkuman Optimaise News, Kementerian ESDM memilih menguji B50 pada truk Mitsubishi Fuso karena ingin meningkatkan ketahanan energi nasional. PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors menyatakan kesiapannya mendukung program ini di ajang GIIAS 2026. Hasil uji jalan 40.000 km menunjukkan truk bertahan optimal.
Inti artikel
- PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors menyatakan kesiapannya mendukung program ini di ajang GIIAS 2026
- Hasil uji jalan 40.000 km menunjukkan truk bertahan optimal
- Tujuannya agar kendaraan di atas 3,5 ton seperti truk Fuso tetap bebas masalah saat mendistribusikan logistik
Mengapa ESDM Pilih Uji 40.000 Km untuk Truk di Atas 3,5 Ton
Koordinator Pokja Pengujian Hilir Migas ESDM Cahyo Setyo Wibowo menjelaskan program B50 ini dilaksanakan sejak era B25 dari 2008 untuk mendukung pengalihan minyak nabati menjadi biodiesel lebih tinggi. Tujuannya agar kendaraan di atas 3,5 ton seperti truk Fuso tetap bebas masalah saat mendistribusikan logistik. Pendekatan ini juga menjadi salah satu langkah Indonesia sebagai pionir penerapan biodiesel massal di sektor transportasi.
Canter dan Fighter X Euro 4: Apa yang Dicek Setelah Road Test
Setelah uji jalan tersebut, tim teknis pabrikan memeriksa mesin, saluran bahan bakar, serta filter bahan bakar. Hasilnya menunjukkan tidak ada kerusakan signifikan pada komponen tersebut. Aji Jaya selaku Sales and Marketing Director KTB menyatakan bahwa performa Fuso tidak terganggu meski sebelumnya sudah sepenuhnya memenuhi standar Euro 4 sejak tahun 2022.
Suara Operator 2.000 Armada: Transisi B50 di Rute Sumatera-Sulawesi
Direktur Utama PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk Ronny Senjaya melaporkan dari pengalaman armadanya yang lebih dari 2.000 unit yang melayani rute Jabodetabek sampai Sulawesi. Mesin masih berjalan lancar dengan B50. Menurutnya, kunci utama keberhasilan adalah edukasi dan pelatihan rutin agar mekanik dan ATPM siap mengelola bahan bakar yang baru.
Operator ini merasa transisi B50 berjalan mulus berkat kerja sama dengan jaringan distributor. Impasannya tidak ada downtime berarti dalam operasional logistik lintas pulau. Ini menjadi bukti nyata bahwa program ini layak dikembangkan lebih lanjut.
Peran 223 Dealer Fuso dalam Preventive Maintenance Mekanik
Jaringan purnajual 223 dealer Fuso memegang peran penting agar truk terus siap pakai tanpa hambatan teknis. Mereka menyosialisasikan preventive maintenance agar operator tetap fokus ke pelayanan. Tim ini menjadi jembatan antara pabrikan dan pengguna di lapangan.
Pengawasan Mutu FAME di Jalur Lintas Provinsi
Pengawasan kualitas B50 di jalur distribusi Sumatera jadi prioritas karena ini hotspot pengiriman barang. Partner GrahaTrans dan regulator bekerja sama memastikan distribusi tetap lancar. Sinergi antara ESDM, pabrikan Fuso, dan operator dinilai mampu mendukung implementasi bertahap tanpa gangguan.





